Perjuangan Menuju Halal

Perjuangan Menuju Halal
Bab 15 Tidak menyadarkan diri


__ADS_3

Setya baru menyadari bahwa wanita yang ada didalam mimpinya itu ternyata Ayu, ia tidak menyangka bahwa mimpinya pada malam itu akan menjadi kenyataan kemudian ia duduk di samping Ayu dan memandangi wajah Ayu.


"Yu,,, kamu yang kuat yah aku yakin kamu bisa melalui ini semua"Ujar Setya


"Kamu wanita yang hebat Yu,,, aku beruntung bisa kenal dengan wanita seperti kamu"Setya berusaha menahan air matanya


Beberapa saat kemudian Setya pun ingin keluar dari ruangan tersebut.


"Aku pamit dulu yah Yu,,, besok aku ke sini lagi jenguk kamu"Tambahnya


Ayu masih belum sadarkan diri ia hanya bisa terbaring tak berdaya, kemudian Setya dan Ica keluar dan gantian dengan keluarga-keluarga Ayu yang lain untuk menjenguk Ayu.


Setya kemudian pamit kepada ayah dan ibu Ayu.


"Pak,,, Bu,,, saya pamit pulang yah"ujar Setya


"Iyaaa silahkan hati-hati yah"ujar ayah Ayu sementara Bu Lastri hanya diam ia masih menunjukkan sikap tidak sukanya kepada Setya


Setelah keluarga selesai melihat Ayu mereka pun satu per satu izin untuk pulang sementara itu Ica di suruh tinggal untuk menjaga Ayu jika Bu Lastri dan ayahnya Ayu pulang sebentar ke rumahnya, Ayu juga merupakan seorang anak tunggal sama seperti Setya sehingga ibunya ingin menjodohkan anaknya dengan orang yang statusnya sama dengan keluarganya.


Saat tiba di rumah Setya langsung dihampiri oleh ibunya.


"Bagaimana keadaan Ayu Ta?"Tanya ibunya


"Ayu masih koma Bu dia sudah jalani operasi tapi kondisinya masih belum sadarkan diri"jawab Setya


"Ya Allah Ta,,,, padahal Ayu anak baik mungkin ini menjadi jalan penghapus dosa-dosanya"


"Aamiinnn,,, Bu"


"Kok bisa kecelakaan Ta,,, bagimana kejadiannya"


Setya kemudian menceritakan kepada ibunya tentang apa yang diceritakan Ica kepadanya sewaktu di rumah sakit.


"Jadi tadi Tata,,,, diceritain sama asistennya Ayu Bu katanya waktu Ayu sudah mau dipasangkan cincin pertunangan Ayu menolak Bu dia kemudian lari meninggalkan rumahnya dengan mobil beberapa saat kemudian keluarga mendengar kabar kecelakaan Ayu Bu,,,"

__ADS_1


"Ya Allah Yu,,,, saking tidak maunya di jodohkan ia sampai nekad begitu,,,, jadi bagaimana respon ibunya Ayu saat kamu ke rumah sakit tadi Ta?'' tanya ibunya lagi


"Bu Lastri tidak ada ngomong apa-apa Bu dia hanya diam mungkin dia masih terpukul dengan kejadian ini kita doakan Ayu yah Bu supaya bisa cepat pulih"ujar Setya


"Aamiinnn,,, Ta kamu doakan Ayu di sholat tahajjud mu mungkin di Jabah sama Allah"


"Iyaaa Bu" ujar Setya


Karena sudah magrib Setya kemudian melakukan sholat magrib, setelah sholat ia terus menghubungi Ica menanyakan kabar Ayu.


"Assalamualaikum Ca,,, bagaimana kondisi Ayu sekarang?"tanyanya


"Waalaikumsalam Ta,,, aku masih belum sadarkan diri Ta,,,"


"Kamu ada Al Qur'an tidak Ca?"


"Tidak ada ni Ta aku belum sempat pulang karena Bu Lastri dan bapak tadi pulang sebentar, ada sih tapi di aplikasi di hp saya kenapa Ta?


"Coba kamu dengarkan lantunan ayat suci Al-Quran ke telinga Ayu bisa juga lewat rekaman tapi lebih bagus kalau kamu yang bacakan secara langsung"ujar Setya


"Ooh iyaaa Ta nanti aku dengarkan kepada Ayu ayat-ayat suci Al-Qur'an"


Keesokan harinya Setya bangun lebih awal sebelum ia mengajar ia menyempatkan untuk ke rumah sakit sambil membawa beberapa makanan.


"Permisi pak Bu ini ada makanan dari ibu saya walaupun sederhana tapi masakan ibu saya enak loh pak Bu dicoba yah"Setya memberikan sebuah tempat makanan yang lengkap dengan nasi dan lauk pauk.


"Makasih nak"ujar ayah Ayu sambil menerima makanan tersebut.


Ibu Lastri hanya diam dengan tatapan yang kurang senang dengan Setya.


"Saya izin pamit yah pak Bu saya ada jam mengajar pagi ini"Setya kemudian pamit


"Iiih papah main terima-terima aja, makanan apa lagi tu"ujar Bu Lastri


"Sudah Bu tidak baik jika menolak makanan"Ayah Ayu mengingatkan istrinya

__ADS_1


Setya yang sudah tiba di sekolah tempat dia mengajar langsung menuju ke ruangan kelas.


"Assalamualaikum anak-anak saya ingin menyampaikan sesuatu"ujar Setya didepan murid-muridnya


"Jadi kemarin ibu Ayu orang yang telah membantu mendirikan musholla di sekolah kita mengalami kecelakaan dan sekarang koma, saya minta kerja samanya untuk mendoakan Bu Ayu semoga cepat diberikan kesembuhan, berdoa mulai"Setya memberikan instruksi kepada murid-muridnya untuk mendoakan kesembuhan untuk Ayu


Setelah itu Setya kemudian lanjut mengajar seperti biasanya tapi ia tidak fokus yang ada dipikirannya cuma Ayu ia ingin cepat-cepat pulang dan melihat kondisi Ayu di rumah Sakit.


Disatu sisi Bu Dewi dan Roy datang ke rumah sakit dan bertemu Bu Lastri


"Bagaimana kondisi Ayu jeng,,,?"tanya Bu Dewi


"Dia masih belum sadarkan diri jeng,,,"ujar Bu Lastri


"Sebaiknya pertunangan antara Roy dan Lastri kita hentikan dulu sambil menunggu Ayu pulih"Bu Dewi langsung membahas pertunangan itu


Bu Dewi kaget dan sedih karena ia masih dalam kondisi yang sedih ditambah lagi tunangan Ayu dan Roy dihentikan


"Tapi kalau Ayu pulih, perjodohan tetap dilanjut kan jeng,,,?"tanya Bu Lastri


"Kita tunggu nanti yah jeng,,, kita lihat kondisi Ayu bagaimana"


Bu Lastri sedikit terpukul mendengar perkataan Bu Dewi yang seolah-olah tidak bisa menerima kondisi Ayu pasca kecelakaan kemarin.


Bu Dewi kemudian pamit pulang tanpa melihat Ayu di ruangannya terlebih dahulu. Ternyata ia hanya ingin menyampaikan hal tersebut.


"Saya pamit pulang yah,,, jeng masih ada kerjaan yang saya dan Roy harus selesaikan"


"Iyaaa jeng,,, tidak mau lihat Ayu dulu jeng"


"Lain waktu yah jeng soalnya ada kerjaan penting yang harus kami selesaikan"Bu Dewi kemudian pergi begitu saja.


Setelah Bu Dewi dan Roy pergi Bu Lastri merasa sangat sedih dan makin terpukul ia kembali meneteskan air mata kesedihannya, ia tidak menyangka di situasi seperti ini Bu Dewi justru menghentikan pertunangan anaknya dan berlalu begitu saja meninggalkan mereka di rumah sakit.


"Pah,,,, kenapa Bu Dewi tega membatalkan pertunangan anak kita disaat kondisinya Ayu seperti saat ini"Bu Lastri kemudian bercerita kepada suaminya

__ADS_1


"Sudahlah mah,,, mungkin mereka kecewa dengan aksi Ayu kemarin yang langsung meninggalkan Roy, sudah sekarang kita fokus merawat dan mendoakan semoga Ayu cepat sadar dan bisa pulih kembali"ujar ayah Ayu.


Sementara itu Ica terus mendampingi Ayu karena ia sangat menyayangi majikannya itu yang juga merupakan sahabatnya, ia terus berada di samping Ayu dan setia mendampingi Ayu.


__ADS_2