Perjuangan Menuju Halal

Perjuangan Menuju Halal
Bab 5 Menyelesaikan pendidikan


__ADS_3

Memasuki masa-masa akhir perkuliahan Ayu dan Setya mulai sibuk mengerjakan tugas akhir perkuliahannya Setya, selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan Setya berusaha menyelesaikan tugasnya itu untuk mengejar lulus dengan tepat waktu di sisi lain Ayu yang juga sedang mengerjakan penelitiannya Mahasiswa berprestasi itu tampak tidak kesulitan dalam menyelesaikan tugasnya itu,


Tibalah saatnya melakukan sidang Ayu telah dinyatakan lulus dengan baik sedangkan Setya harus melakukan beberapa kali revisi hingga akhirnya mampu menyelesaikan pendidikannya selama 4 tahun tinggal menunggu dilaksanakannya Wisuda.


"Selamat untuk Mahasiswi yang bernama Ayu Sulastri mahasiswi yang berasal dari Indonesia karena dinobatkan sebagai lulusan terbaik di US University"terjemahan dalam bahasa Inggris. seketika Ayu tercengang dan tidak mampu berkata apa-apa hanya wajah terharu dan air mata kebahagiaan yang terpancar dari wajahnya, sambil memeluk Ayah dan Ibunya ia terus menangis haru


"Selamat yah nak kamu memang kebanggaan keluarga"Ujar Ayah Ayu yang dikenal sebagi pengusaha Sukses itu, Ayu kemudian naik ke atas panggung dengan sorak-sorai dan tepuk tangan dari semua peserta yang hadir dalam acara itu


Sementara itu Setya juga melangsungkan wisuda kelulusannya walaupun ia tidak menjadi lulusan terbaik tapi ia mendapat nilai yang cukup baik.


"Selamat yah Ta,,, ibu bangga dengan kamu"ucap wanita separuh baya itu


"Iyaaa Bu,,, ini Tata persembahan untuk Ibu"sambil memeluk wanita yang dia percaya bahwa wanita itulah yang mencintainya tanpa syarat.


Merekapun memasuki babak baru dalam hidup Ayu yang telah tiba di bandara disambut oleh pihak keluarganya karena keluarga mereka akan melakukan acara untuk merayakan keberhasilan Ayu tersebut, saat diperjalanan pulang ke rumah Ayu mampir ke sebuah supermarket untuk membeli sesuatu, saat sibuk mencari barang yang diinginkannya ia tidak sadar kalau ternyata Setya juga berdiri di sebelahnya,


"Ayu,,,,"Setya menegur orang yang dia yakini kalau itu adalah Ayu


"Eeeh kamu Setya kan? teman SMA aku dulu"


"Hehehe iyaaaa aku Setya, btw kamu kapan pulang?"tanyanya


"Aku baru tiba tadi di bandara dan singgah dulu di sini sebentar


"Wajah,,, kamu apa kabar Yu aku banyak membaca berita tentang kamu loh hebat yah kamu Yu"Setya terus memuji-muji Ayu


"Makasih Yah Ta, eeeh aku duluan yah Ta btw ini ada kartu undangan buat kamu keluargaku akan melangsungkan acara kamu datang yah"


"Eeh,,, iyaaa makasih Yu aku datang kok"

__ADS_1


Ayu pun berlalu meninggalkan supermarket dan kembali menaiki mobilnya untuk pulang ke rumah.


Setibanya Setya dirumah ia kemudian membuka kartu undangan yang diberikan Ayu waktu di supermarket.


Duh,,,, harus pakai baju apa ini aku tidak punya baju mewah"ujarnya.


Ia pun kemudian memberitahu ibunya


"Bu ini ada teman Tata undang datang ke acara keluarganya tapi Tata tidak punya baju bagus bu gimana ni"


"Wah kan baju kamu masih banyak tu yang bagus-bagus di lemari nanti ibu Carikan"


"Ya udah deh Bu acaranya besok mulai jam 8 pagi Bu"


Keesokan harinya Setya bersiap-siap untuk menghadiri acara Ayu dengan berpenampilan rapi menggunakan kemeja berwarna abu-abu ia merapikan rambutnya setelah itu ia berpamitan dengan ibunya dan segera mengendarai motor tuanya menuju ke alamat yang ada dikartu undangan miliknya


Setelah tiba pada alamat yang ditujunya iyaaa kaget melihat rumah yang begitu megah berdiri di depannya seperti istana, ia sempat ragu untuk masuk tapi setelah mengumpulkan buat dia kemudian memarkirkan motornya kemudian masuk melalui gerbang setinggi tiga meter itu, saat tiba didalam ia langsung bertemu dengan temannya sewaktu SMA dulu.


"Eeehh Carolyn iyaaa kemarin sempat ketemu di supermarket dan Ayu memberikan kartu undangan buat aku"


"Ooh gitu bagaimana kabar kamu Ta kamu dah lulus kuliah juga kan? kamu rencananya bekerja di mana?"


"Hmmm iyaaa Lyn aku sudah lulus untuk tempat kerjanya masih nyari-nyari juga sih"


Saat mereka asik mengobrol pembawa acara telah membuka acara itu dengan suasana penuh hiasan mewah tepat di depannya ada kolam renang yang sangat luas dan dikelilingi oleh peserta undangan.


Acaranya pun segera dimulai dari sambutan dan ucapan syukur pihak keluarga Ayu hingga tiba pada acara intinya di mana saat itu seorang gadis cantik menggunakan dress panjang berwarna putih dipersilahkan naik ke atas panggung untuk menyampaikan beberapa kata,


Setya seketika terpana melihat begitu anggunnya Ayu seperti permaisuri setelah beberapa saat ini sadar dan kemudian menundukkan kepalanya karena selama kuliah ia banyak mempelajari ilmu agama.

__ADS_1


"Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang menyempatkan diri untuk hadir, hari ini saya hanya ingin mengucapkan rasa syukur atas apa yang saya raih hingga saat ini saya mengucapkan terimakasih terutama untuk kedua orang tua saya yang selalu mensupport saya I love you mom dad" ucap Ayu dan disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari seluruh tamu undangan, setelah menyampaikan beberapa kata ia sadar kalau ternyata Setya hadir dalam acaranya itu ia kemudian dipersilahkan untuk turun dari panggung kemudian ia langsung menghampiri Setya.


"Haaii,,, Ta makasih yah sudah hadir ke acara ini"


"Iyaaa sama-sama Yu acaranya luar biasa megah yah"ujarnya


"Ooh iyaaa Ta' silahkan diminum dulu"sambil memberi tata secangkir minuman buah segar


"Kalau mau makan silahkan yah jangan malu-malu"


"Iyaaa Yu makasih sekali lagi"


Pesta tersebut menjadi lebih meriah saat penampilan grup band yang diundang oleh keluarga Ayu menampilkan beberapa penampilan musik.


Setelah acara telah selesai Setya berusaha mencari Ayu untuk berpamitan,namun langkahnya terhenti saat melihat Ayu sedang bersama Ayah dan ibunya,Setya merasa minder karena dirinya hanya seorang laki-laki biasa.


Setya kemudian berjalan untuk meninggalkan acara itu,ia berjalan menuju ke parkiran tempat motor tuanya diparkiran,beberapa orang yang melihatnya berbisik-bisik


"eeh itu siapa kok Ayu mau berteman dengan laki-laki pakai motor butut begitu"


Setya sebenarnya menyadari bahwa ia menjadi target nyinyiran dari orang-orang kaya yang melihatnya,tapi Setya tidak menghiraukannya.


Setya mulai menyalakan motor tuanya itu.


"Breekk breek breek" suara yang keluar dari motor Setya.


Ia kemudian berlalu meninggalkan kediaman mewah Ayu dan menuju jalan pulang, disepanjang perjalanan Setya kembali memikirkan saat ia menjadi pusat perhatian orang-orang rese yang ikut hadir dalam acara Ayu.


"aahh,,,sudahlah tidak perlu dipusingkan terserah Meraka mau bicara apa tentang aku" ujar Setya disepanjang perjalanan pulang menuju rumahnya.

__ADS_1


karena melamun Setya hampir saja tidak menyadari bahwa didepannya sedang lampu merah,untungnya ia cepat menginjak rem motornya.


__ADS_2