pernikahan sakral

pernikahan sakral
adopsi.


__ADS_3

"apa?!


adopsi anak?!" apa GK ada cara lain?'


tanya Bu ayu dengan raut wajah cemberut.pendapat saka rupanya tidak di setujui sama sekali oleh ibunya.


lagi lagi Bu ayu harus menyalahkan Nia, beliau Memang kurang menyukai menantu nya itu sejak awal.apapun yg di lakukan oleh Nia selalu salah di mata nya.


maaaa...,mama GK bisa gitu aja nyalahin Nia dong?"


ini bukan sepenuhnya salah dia.!


saka berusaha membela istrinya yang slalu di salah kan oleh ibu nya.


bela aja terus istri mu itu.! mama kan udah bilang dari awal dia itu bukan perempuan yg terbaik buat kmu.!"


mama Ngomong apa sih?!


kesini niat nya cari solusi malah nambah masalah.


saka memutuskan pergi dari rumah ibunya setelah pendapat nya tidak di setujui Bu ayu .


ia memutuskan kembali menuju kerumahnya,di tengah-tengah perjalanan,hujan turun dengan deras secara tiba-tiba.


seorang wanita duduk di halte bus dengan raut wajah murung.saka menepi kearah trotoar jalan.memelankan laju mobil nya dan berhenti tepat di depan halte.


hujan semakin deras Hawa dingin kian menusuk tulang belulang.namun wanita itu terlihat sama sekli tidak merasa kan dingin nya udara di tengah malam.


waktu sudah menunjukkan puku l23:12. dini hari.jalanan sudah cukup sepi karena hujan yg mengguyur tanpa henti.


rasa iba itu muncul di benak nya.saka membuka pintu mobil nya sembari membuka payung yg ia bawa dari dalam mobil nya.


wanita cantik dengan rambut pirang ke emasan.kulit nya putih mulus berbalut rok mini dengan atasan kemeja lengan pendek berwarna terang.


mba,mba..!''


nunggu siapa?!


pekik saka mengeraskan suaranya.


lantaran suara hujan yg begitu keras menggema di telinga nya.


wanita itu melihat saka dengan tatapan kosong.


ia sepertinya sedang banyak masalah.terlihat dari sikap dan raut wajah nya.


saya antar pulang ya?!


rumah mba dimana?".


udh malam Lo mba.jam segini taksi GK bakal ada,apalgi hujan deras.!"


tawar saka dengan sungguh' sungguh.melihat nya iba sekaligus senang dapat berdua satu mobil dengan wanita cantik.


hah,mata laki'laki memang selalu begitu.


tapi rumah saya jauh mas.!"


ucap wanita itu yg lalu beranjak dari tempat duduk nya,menenteng tas yg semula berada di pangkuan nya .


gak apa'apa,dri pada mba nunggu di sini Sampai pagi?!


triak saka lagi meninggi kan nada suara nya.


wanita itu menggangguk menuruti tawaran saka.mereka masuk kedalam mobil lalu pergi dengan cepat menyusuri jalan yg lancar di tengah hujan deras yg terus mengguyur.

__ADS_1


''sepi ya mas..


ujar wanita itu memulai perbincangan.


iya.''.


saka sempat menengok Dan mencuri pandang gadis cantik yg kini duduk di sebelah Nya.


seperti normal nya mata laki laki berfungsi.saka pun juga begitu.matanya akan melotot ketika melihat Wanita berparas cantik dan anggun..


namun semua ia lakukan hanya atas dasar insting dan normal nya ia sebagai kaum Adam.


bukan untuk hal hal yg lebih atau bertindak tidak senonoh..


"biasa nya jam segini masih macet.


tambah wanita itu sembari mengibas kan rambut nya kebelakang.punggung.


''mungkin Krna hujan, orang'orang lebih memilih diam dirumah atau Tidur .


hehehe..


ucap saka sembari bercanda.


iya sih mas,klo hujan gini enak banget buat Tidur,tarik selimut.


lama kelamaan kedua nya saling mengobrol dan bercanda ria.hampir kurang lebih dua puluh menit perjalanan,saka tiba di sebuah kontrakan kecil di pinggiran gang dan jalan yg tidak bisa di lalui mobil.


"mobil nya parkir sini aja mas.


pinta wanita itu.mereka berhenti di depan jalan utama yg menuju masuk kedalam gang di mana wanita itu tinggal dan mengontrak.


"mampir dulu yuk mas.cuaca dingin.nanti saya buat kan teh hangat.biar badan mas saka juga enakan.


,''gk usah Mel,aku langsung balik aja ya.. takut nya istri aku nungguin.


Bentar aja kok mas.anggap aja sbgai ucapan terimakasih Krna mas saka sudah mengantar kan saya pulang."


pinta gadis belia berusia 22 tahun itu yg ternyata bernama Melisa.


wajah nya memohon dengan tatapan memaksa.


saka Ahir nya tidak bisa menolak permintaan Melissa, meksi dengan sedikit keterpaksaan.


sesampai nya di kontrakan.


Melissa,atau akrab di sapa Lisa,ia pergi ke dapur setelah membiarkan saka duduk dengan tenang di kursi yg berada di ruang tamu.


ia membawa kan secangkir teh hangat dengan tambahan biskuit lemon yg di tata rapi dalam piring saji.


''ehhh repot'repot banget .


gk apa apa mas,cuma teh hangat kok.


Lisa duduk serta di salah satu kursi yg bersebelahan dengan nya.jarak mereka tersekat oleh meja.


dengan posisi bersebelahan.


dilihat lihat dengan seksama,wajah gadis itu seperti tidak asing bagi saka..ia seakan pernah melihat nya di suatu tempat.


tpi entah kapan dan di mana?''


''minum mas teh nya.


Lisa menawarkan teh hangat yg baru' saja di buat nya.

__ADS_1


iya,..


saka meneguk nya perlahan dengan nikmat.


kmu tinggal sendiri?''


kedua Mata nya melihat sekeliling ruangan sempit yg hanya berukuran kecil dengan kamar Tidur yg menyatu dengan dapur.


iya mas,aku di sini sendiri.",


jawab Melisa dengan wajah sendu.


bbrp menit lalu ia sempat menerima panggilan masuk dari seseorang.


pria itu meminta nya agar segera datang ke suatu tempat, padhl wktu sudah sangat larut malam.


lisa sempat menolak,namun Krna sebuah kebutuhan dan paksaan Ahir nya ia menyetujui untuk menemui pria itu di sebuah hotel.


dari gelagat nya.lisa terlihat bingung dan serba salah.


berulang kali ia menggosok lututnya.


kmu kenapa?"


saka memperhatikan dengan seksama gelagat Lisa yg sejak beberapa menit lalu seperti sedang mencemaskan sesuatu.


''euuhh..aku,,


aku mau ini,mau ketemu teman aku mas.tdi Barusan dia tlpon.!


pas waktu aku ke dapur.


eeuum,,mau keluar?"


tpi ini udh malam.''


tanya saka yg nampak nya sedikit curiga dengan alasan Lisa yg tidak masuk akal.mengapa teman nya harus mengajak diri nya bertemu di tengah malam begini.


emang penting banget ya?"


ini udh malam lho?"


saka kembali memperjelas pertanyaan nya menekan pada lisa.


euuhh..,iya, penting banget ini tuh.maka nya minta nya mendadak ketemunya.


hehehe..


ucap Lisa tertawa kecil.


dan masih dengan kecemasan yg sama.


owh..,ya udh kalo gitu aku juga mau pamit pulang Lis,Nia pasti udah nunggu lama di rumah.,


Lisa dan saka Ahir nya saling mengenal satu sama lain.


namun saka tak pernah tau jika Lisa adalah wanita nakal yg selalu keluar masuk club malam hanya untuk bertemu dengan laki'laki hidung belang.


bahkan tak sungkan 'sungkan menjadi simpanan sugar Daddy yg begitu banyak memberikan nya kebutuhan hidup.


namun dengan semua itu, tidak lah membuat Lisa merasa tenang dan bahagia, apalgi sejak ia tau bahwa saat ini dirinya tengah mengandung buah cinta nya dengan laki'laki yg malam itu mengajak nya tidur di sebuah hotel bintang lima.


pria tampan itu sudah membuat nya lupa daratan hingga membuat nya hamil di luar nikah.


namun sayang nya.lisa sama sekli tidak akan bisa menuntut hak nya atas ayah dari anak yg sedang ia kandung.ia pun sadar bahwasanya laki'laki yg tidur dengan nya pun bukan hanya satu atau dua orang saja.sebab itu Lisa tak pernah ambil resiko untuk meminta pertanggung jawaban dari ayah calon bayi nya.

__ADS_1


__ADS_2