pernikahan sakral

pernikahan sakral
ungkapan rasa


__ADS_3

hubungan saka dan naya Ahir Ahir ini memang begitu dekat dan semakin akrab, bagaikan dua sejoli yg tengah di mabuk asmara.sikap saka yg begitu perhatian pada Naya dan kayla jelas membuat hati Naya semakin luluh dan merasa di cintai.


sebab perlakuan saka yg hanya menjalin pertemanan dengan nya jauh lebih baik ketimbang perlakuan Riki yang jelas menjadi suami dan ayah bagi Kayla.


rupanya sosok saka mampu memikat hati Kayla dan membuat gadis kecil itu lebih dekat dengan nya ketimbang ayah kandung nya sendiri.


Naya sering kali memperhatikan dengan jelas sikap saka yg sepenuh hati menyayangi kayla sbgai mana anak kandung nya sendiri.bahkan Naya pun tau betul sebenarnya saka sudah sangat ingin memiliki keturunan dengan Nia.


namun sebuah kesempatan berkata lain.


Naya pun justru memanfaat momen itu agar saka lebih sering datang menemui dirinya dan kayla.


kecenderungan saka yg lebih menyamaratakan kasih sayang nya kepada setiap perempuan membuatnya sulit untuk menolak setiap permintaan naya.apa lagi jika menyakut soal Kayla.


malam malam begini mau kemana?''


tanya Nia yg melihat saka berjalan mengendap-endap menuju pintu kamar.matanya berkedip sayup sayup.


Nia yg tanpa sengaja terbangun Melihat gelagat mencurigakan suami nya yg hendak pergi secara diam diam tanpa sepengetahuan dirinya.


''euuummm,


saka mengentikan langkah kakinya dan berbalik arah melihat kearah Nia.


Barusan Dimas telpon,ada sesuatu hal penting yg mau di bahas.


aku sengaja jalan pelan supaya kmu GK kebangun.


soal nya aku liat kmu udh tidur pulas banget.


hehe...


''soal krjaan lagi?''


Nia langsung turun dari tempat tidur menyambangi saka yg sudah rapih dan wangi.tatapan nya penuh kecurigaan, namun ia tak berani main tuduh tanpa bukti.sebab Ahir Ahir ini saka sering sekli pergi di tengah malam.jika ditanya selalu alasan soal kerjaan.


semua tak masuk akan bagi nia.


terbesit di penak nya jika suami nya tengah ada main dengan wanita lain.bahkan setiap kali pergi saka selalu rapih dan wangi.akan tetapi Nia pun tidak berani ambil resiko jika kecurigaan nya itu salah.


ia selalu berupaya berfikir positif tentang saka.hanya itu satu satu nya cara agar dirinya terhindar dari perasaan sakit hati dan depresi.mengingat dokter pernah berpesan agar dirinya tidak terlalu banyak fikiran dan fokus pada program kehamilan nya.


saka yg hanya bisa mengangguk, mengiyakan pertanyaan istirnya.


namun di dalam hati kecilnya ia merasa bersalah telah membohongi Nia soal naya.saka bukan nya enggan bercerita soal Naya yg sudah menjalin pertemanan dengan nya bahkan seblom menikah dengan Nia.


namun saka menyadari,jika persoalan itu ia ungkapkan skrng,pasti hanya akan menjadi Mala petaka dan hanya akan mengudang pertengkaran, mengingat Nia adalah wanita yg mudah terbakar cemburu.namun saka tetap berniat memperkenalkan Naya kepada istrinya sebagai teman baik nya,namun sedang menunggu momen yg tepat.saat ini dirinya hanya ingin fokus dengan hal lain.


''ya udh aku pergi dulu ya sayang.! emuaachh..''


saka mengecup kening Nia lalu bergegas pergi meninggalkan pintu kamar yg di Biarkan terbuka.

__ADS_1


Nia berjalan kearah pintu lalu menutup nya rapat dan kembali melanjutkan tidur nya.


beberapa menit lalu Naya mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp pada saka., dirinya meminta agar saka bisa menemuinya malam ini. sebab ada sesuatu hal penting yg ingin Naya bicarakan.


menyangkut keretakan rumah tangga nya dengan Riki yg memang beberapa hari lalu sempat di bahas, entah mengapa Naya pun selalu saja melibatkan saka dalam urusan pribadi nya dengan riki.seakan sudah tidak ada lagi orang lain yg bisa ia percaya untuk berbagai rasa kecuali saka.


dan entah mengapa saka pun tidak pernah bisa menolak permintaan Naya,baginya Naya adalah wanita yg juga ikut berperan penting dalam hidup nya.


''aku GK bisa nemuin kamu di rumah,GK enak sama tetangga,apalagi ini udh jam sebelas malam.''


jawab saka lewat balasan pesan yg di kirim nya melalui pesan suara.


"ya udh aku keluar kejalan raya.''


balas Naya lagi.


beberapa menit berlalu,


Naya terlihat berjalan mendekati mobil saka yg terpakir di sisi jalan.


saka membuka pintu mobil nya dan meminta agar Naya segera masuk sebab angin diluar bertiup cukup kencang.


setelah berada di dalam mobil.


kamu apa GK ada pakaian yg lebih sopan?tanya saka yg juga masih sempat melirik paha mulus Naya dalam balutan rok mini.naya yg duduk di sebelah nya justru merasa biasa biasa saja.saka sempat menelan ludah berusaha menyetabilkan keadaan.naya rupanya menyadari gelagat saka yang diam diam memperhatikan lekuk tubuh nya.


''dari dulu kmu GK berubah ya?selalu cerewet soal pakaian aku.''


ujar Naya yg kemudian menatap saka dengan tatapan mesra.


ujar saka mengalihkan pembicaraan.


kemana aja,aku stress di rumah.


pinta Naya yg kemudian terdiam menyandarkan tubuhnya pada sandaran Kursi.


''hufffttt...


hampir setengah jam sudah mereka berkeliling mencari Udara segar, memandang lampu lampu dan gedung-gedung bertingkat yg nampak begitu indah di malam hari.


di tengah kesibukan warga ibukota yg setiap hari harus berurusan dengan waktu hingga larut malam.


'ka,gue mau pulang.''


pinta Naya yg seperti nya sudah cukup puas menikmati suasana malam yg mampu membuat pikiran nya sedikit lega.setelah mengantar Naya pulang.


Naya justru meminta agar saka lebih dulu masuk kedalam rumah nya.


saka sempat menolaknya,karena tidak enak dengan tetangga sekitar.namun Naya tetap kekeh memaksa hingga Ahir nya saka menerima tawaran Naya dengan berat hati.


Naya baru saja kluar dari pintu dapur dan kembali menemui Saka di ruang tamu sembari membawa kan segelas air putih.entah apa yg membuat Naya seketika itu juga hilang kendali.ia meraba bagian dada saka dari belakang ktika saka tengah duduk di salah satu sofa yg berada diruang tamu.

__ADS_1


Naya! apa apaan sih kamu.!


sontak saja saka segera berdiri dan menjauh dari Naya.


"kenapa?''


kenapa? bukan kah kmu menyukai itu?'


Naya yg sudah kehilangan kendali justru semakin bersemangat menggoda saka.


di lumatnnya dengan lembut bibir seksi itu dengan penuh gairah.saka merasa Naya sudah benar benar sakit jiwa.tidak biasa nya Naya bertingkah demikian.


''kamu selama ini suka kan sama aku?kmu cinta kan sama aku saka!'''


ayolah saka.aku sudah lama menunggu momen ini.aku mencintai mu,bahkan sebelum aku menikah dengan laki laki brengsek itu.''


Nia berujar demikian jelas dengan keadaan sadar.ia sama sekali tidak sedang dalam pengaruh alkohol.


"loe ngomong apa sih nay?!cinta?sayang?


maksudnya loe apa?!


saka berdalih dan tidak pernah merasa bahwa dirinya jatuh cinta pada Naya.


gue GK ada rasa apa apa ke elu nay.plis loe jangan ngaco deh.loe sadar kan nay?


loe lagi GK mabuk kan?''


keduanya saling menatap dan saka melihat bola mata Naya yg menyimpan banyak misteri di dalam nya.termasuk tentang ucapannya yg berujar bahwa dirinya jatuh cinta pada saka.


terus selama ini loe perduli dan perhatian sama gue buat apa?'


klo bukan karna loe cinta sama gue.!


Naya dengan ngotot nya meminta penjelasan dari saka soal sikap nya selama ini yg memperlakukan dirinya sesepesial mungkin.


ya gue temenan lu nay,gue sahabat lu,salah klo gue memperlakukan loe dengan baik?


bajingan.!


brengsek loe saka.


Naya memaki saka habis habisan dengan kata kata kasar yg membuat saka berniat memilih pergi ketimbang semakin memperkeruh suasana.


gue pamit pulang.!


Nia pasti udh nunggu gue dirumah.


pamit saka tanpa memperdulikan keadaan Nia.


persetan dengan alasan loe.!

__ADS_1


pergi dan gak usah datang lagi di kehidupan gue.!


kemarahan Naya sudah benar benar tidak terkendali dan kini ia hanya bisa menangis setelah mendengar langsung jawaban dari mulut saka.


__ADS_2