pernikahan sakral

pernikahan sakral
cinta kedua.


__ADS_3

raut wajah nya di tekuk muram.saka nampak lusuh dan kucel dengan kaos polos berwarna hitam di padu dengan celana boxser.


ia terdiam sembari duduk dengan santai di teras rumah nya. menghisap rokok yang di hirup nya dengan nikmat.


seluruh peluh dan kecewa itu kian menusuk di dada.mendekap seluruh luka yg luluh lantah menghancurkan semua pondasi bangunan cinta yg kian hancur karena ego.


pagi itu Lisa baru saja terbangun dari tidurnya, suara ketukan pintu berulang kali terdengar di telinga Nya, padahal hari masih sangat pagi karena matahari baru saja menampakkan sinarnya di ufuk timur.


seorang wanita berdiri di depan pintu,ia nampak begitu rapi dengan kemeja atasan di padu rok sepan berwarna putih.


wanita itu sontak saja mengambil sejumlah uang dari dalam tas yg di jinjing Nya.


''ini uang buat loe,! dan gue minta gugurkan kandungan loe secepat nya.!


pinta wanita asing yg jelas' jelas tidak di kenal oleh lisa.


wanita itu tak lain adalah Naya.


rupanya Naya sudah mengetahui rencana saka untuk mengadopsi anak yg di kandung oleh lisa.


jika saja saka dan Nia Berhasil mengadopsi anak yg di kandung Lisa saat ini.usaha Naya untuk mendekatkan Kayla pada saka akan sia'sia dan dia tidak akan pernah bisa mendapatkan saka jika saja Nia dan saka Ahir nya fokus mengurus seorang bayi yg di adopsi Nya.


hubungan mereka akan kembali membaik dan itu bukanlah sesuatu yg di inginkan oleh Naya.


memanfaatkan Putri semata wayangnya nya hanya demi ambisi untuk mendapatkan cinta dari pria yg sudah beristri.


Naya tak pernah perduli dengan setatus saka,segala macam cara dan upaya akan di tempuh nya demi mendapatkan apa yg dia inginkan.termasuk saka.


uang yg di lempar nya berjumlah kira kira Lima juta rupiah dengan pecahan seratus ribu itu jatuh berhamburan di lantai teras kontrakan milik Lisa.


lembaran demi lembaran uang itu jatuh berserakan.


Lisa terpelongok mendapati wanita yg tiba'tiba datang dan melemparnya uang dengan jumlah yg tidak sedikit.jelas'jelas ia merasa tidak mengenal sama sekali wanita itu.


loe siapa sih?!


tanya Lisa mendongak.


tiba tiba bersikap sombong sama gue,loe udh kaya banget ya, lempar'lempar duit ke muka gue!


sikap Lisa yg berani dan tegas membuat nya enggan di sepelekan oleh orang lain.seklipun dirinya bukanlah wanita baik'baik.


hahaha..


Naya tertawa sombong dengan lagak nya yg sudah seperti bos besar.


heh,! prempuan bejat Kaya loe itu apa sih yg di butuhin klo bukan duit?"


kenapa? kurang ya?''

__ADS_1


gak usah nyombong lah.


Naya bersikap semakin tidak terkendali, Tutur kata dan bahasa nya sama sekli tidak bisa di terima oleh lisa.


Lisa yg tersulut emosi langsung menjambak rambut Naya yg panjang tergerai..


''lepasin!'lepasiiiiin'!


triak Naya sembari berusaha membalas Lisa.tangan nya dengan cekatan meraih dan mencakar punggung Lisa.


warga sekitar yg menyaksikan kejadian itu langsung berusaha melerai.


''mbak udah mbak,malu, pagi- pagi masa berantem.!


ucap seorang ibu yg sebenar menahan tawa.


''iya mba,malu sama orang lain.


sahut ibu lain nya.


dia dulu yg mulai buk.!


kata Lisa menunjuk wajah naya.naya yg pada saat itu tersulut emosi,wajah nya turut serta memerah dengan deru nafas yg terdengar ngos'ngosan.


"pungut lagi uang mu dan bawa pulang!''


gue gak butuh uang lho'!


Lisa membanting pintu cukup keras hingga membuat Naya sedikit menjingkat.


'brengsek..! gua gak bakal biarin saka adopsi anak itu.!


jika saja Nia dan saka Berhasil mengadopsi anak yg di kandung Lisa.otomatis keharmonisan mereka akan kembali terjalin.dan itu bukan lah sesuatu yg di inginkan oleh Naya..


susah payah ia masuk kedalam celah sempit untuk merusak rumah tangga pria yg selama ini di cintai nya.dan tidak akan semudah itu Naya menyerah pada tujuan nya.


malam ini naya tiba'tiba saja meminta agar saka datang menemui nya kerumah karena ada sesuatu hal penting yg ingin di bicarakan.


tanpa rasa curiga sedikitpun saka menerima permintaan Naya,meski dengan itu ia harus datang secara diam diam.


sesampai nya di sana,Naya sengaja menjebak saka dengan memberikan nya obat tidur pada segelas minuman yg di suguhkan untuk nya.


setelah tertidur lelap di ranjang yg sama.


beberapa menit berlalu,


sepenggal chat singkat masuk di kotak WhatsApp milik Nia.


seseorang mengirimkan sebuah Poto suaminya dengan wanita lain yg ternyata adalah Naya.

__ADS_1


kedua nya tengah berduaan di tempat tidur, sementara saka sama sekli tidak sadarkan diri.


''liat noh.suami lho lagi tidur sama gue.


tulis caption dari Poto yg dikirim oleh Naya dengan emoji mengejek.


di dalam Poto itu terlihat jelas bahwasanya saka tengah dalam posisi tidur dengan telanjang dada.tubuh nya sebagian tertutup selimut yg menjadi satu menutup serta tubuh Naya.


wanita mana yg tidak hancur perasaan nya ketika melihat suami nya tidur dengan wanita lain.


Nia membanting handphone nya keatas lantai dengan keras.


brengseeeeek!!


triak Nia meremas rambut nya dengan kencang,tubuh nya tersungkur kelantai dengan deraian air mata yg tidak lagi dapat terbendung.


hisak tangis itu begitu sangat menyesak di dada.bahkan rintihan nya tidak lagi terdengar ketika mata nya mulai sembab.


ia terdiam duduk di sudut ruangan.


meratapi nasibnya yg lagi'lagi Harus di kecewakan oleh saka.bagi nya,patah hati untuk ke


sekian kali nya bukan lah sesuai yg biasa, berulang kali Nia memaafkan saka.namun berulang kali juga saka mengecewakan nya.


hingga pada Ahir nya,Nia memutuskan untuk pulang ke rumah orang tua nya lagi.hanya untuk mencari ketenangan sembari berpikir tentang hubungan kelanjutan nya dengan saka.


Lisa yg kini mulai akrab dengan saka, rupanya diam'diam menaruh hati pada nya.


bahkan semenjak ia hamil dan anak yg di kandung nya itu nantinya akan menjadi anak angkat Nia dan saka.,hampir setiap hari saka datang ke kontrakan nya demi membelikan apapun yg di minta oleh lisa.memenuhi segala kebutuhan nya.bahkan Lisa merasa ia memiliki seorang suami.


dan tanpa sadar,saka telah melalaikan tugas nya sbgai suami dari Nia yg kini sedang berada jauh dari nya.


entah mengapa saka sama sekali bersikap dingin pada Nia.


bahkan ia beranggapan Nia nantinya akan pulang ke Jakarta dengan sendiri nya.


''aku sudah jelaskan pada nya berulang kali.


Naya hanya menjebak ku.dan aku tidak pernah merasa menyentuh tubuh Naya ataupun merasa kenikmatan dari tubuh nya.


penjelasan saka hanya membuat Lisa tersenyum tipis sembari mengelus'elus perut' nya yg semakin membesar.


terus,apakah mba Nia nantinya bakal pulang sendiri?!"


harus nya mas saka jemput aja.''


pinta Lisa yg sesungguhnya berbanding terbalik dengan ucapan nya.


ia justru ingin agar Nia tidak pernah kembali.

__ADS_1


"iya nanti aku jemput kalo udah ada waktu.


ujar saka dengan gaya bahasa yg sungkan'sungkan.


__ADS_2