Pernikahan Yang Tidak Terduga

Pernikahan Yang Tidak Terduga
BAB 15 - LANJUT???


__ADS_3

Lanjut???


“Kakak ipar jangan di hiraukan kak Yera memang seperti itu” ucap Irana.


“Pemalu sama orang baru” ucap Irana berbisik bisik tapi masih di dengar Yera.


“Enak saja mana ada aku pemalu, ish” ucap Yera tidak terima.


“Biasa aja dong kak kalu memang tidak pemalu” ucap Irana mendapatkan lemparan bantal dari Yera.


“Aduh sakit tahu kak” ucap Irana.


“Mana ada di lepas juga pelan kok” ucap Yera.


“Oh pelan ini rasakan” ucap Irana melempar bantal ke Yera.


Tapi malah mengenai Tania. Pak Gion lewat dan melihat Tania mendapatkan lemparan bantal dari Irana.


“Itu salah paham Pak Gion, jadi jangan bilang ke Kak Suga” ucap Irana melihat ke pak Gion.


“Benar pak, Irana tidak sengaja mengenaliku” ucap Tania membenarkan perkataan Irana.


Pak Gion pergi begitu saja, Irana menghela nafasnya.


“Terima kasih kakak ipar” ucap Irana memegang tangan Tania.


“Kakak ipar harus tahu ini” ucap Irana.


“Apa?” tanya Tania penasaran.


“Pak Gion itu mata-mata kak Suga di rumah ini” ucap Irana berbisik.


“Benar apa pun yang kita lakukan pasti kak Suga tahu mau di rumah atau di luar rumah, menyebalkan” ucap Yera membenarkan ucapan.


Yera dan Irana umurnya tidak jauh berbeda sekitar setahun saja kurang lebih.

__ADS_1


“Berarti suamiku selama ini cenayang ya?” tanya Tania berbisik.


“Cenayang? Cenayang itu apa?” tanya Irana dan Yera juga tidak mengerti.


“Cenayang itu orang yang tahu segalanya, masa kalian berdua tidak tahu?” Tanya Tania heran di jaman ini masih ada orang yang tidak tahu kalimat tersebut.


“Bukankah itu berarti paranormal ya?” tanya Yera.


“Hampir mirip sih, itu bahasa gaul yang biasa di pakek orang” ucap Tania.


“Masa kalian tidak tahu, kalian kan punya media sosial” ucap Tania.


“Kami memang punya dan banyak pengikutnya, tapi walau begitu kita masih dibatasin kakak ipar” ucap Yera dan Irana mengangguk setuju.


“Kesihan” ucap Tania menggeleng kepala.


“Kak ipar juga kan!” tanya Irana.


“Hehe benar sifat kakakmu gak bisa di cegah, hahah” ucap Tania tertawa.


"Btw, Jadi kakak ipar sibuk tidak?" tanya Irana.


"Lihat saja nanti aku akan mengabarimu adik ipar" jawab Tania.


"Ya sudah, oh iya kita belum bertukar nomorkan? Ayo bertukar nomor!" ucap Yera.


Mereka bertiga bertukar nomor dan media sosial.


Kenapa Irana tiba-tiba setuju Tania menjadi kakak iparnya? Kenapa sekarang tidak bermusuhan dengan Tania.


Sebab karena peristiwa di toko Tania waktu itu Irana jadi sadar setelah di nasihati oleh Suga secara singkat padat dan jelas.


“Nona muda” panggil Pak Gion.


“Astaga” ucap Tania kaget dengan kemunculan Pak Gion tiba-tiba bukan hanya Tania, Irana dan Yera juga kaget untung hp yang mereka pegang tidak melanting.

__ADS_1


“Iya ada apa Pak Gion?” tanya Tania.


“Nona sudah mengecek ponsel anda?” tanya Pak Gion.


“Belum ada apa?” tanya Tania.


“Silakan nona muda” ucap pak Gion, Tania sama sekali tidak mengerti dengan perkataan pak Gion.


“Maksudnya, kakak ipar cek ponsel” ucap Yera melihat Tania bingung.


“Nona Irana, Nona Yera” ucap Pak Gion yang langsung di mengerti oleh Irana dan Yera.


“Kakak ipar aku ke kamar dulu ya, bye!” ucap Yera dan Irana barengan jalan menuju kamar mereka.


“Saya permisi nona” ucap Pak Gion.


‘Emang ada apa sih’ batin Tania.


“Astaga banyak banget dia kirim pesan” ucap Tania pelan, banyak pesan masuk semua atas nama Suamiku.


“Datang ke kantor sekarang?”


“Emang ada apa?” ucap Tania bingung.


“Nona muda, mobilnya sudah siap” ucap Pak Gion.


“Baik pak terima kasih” ucap Tania.


‘Dia menyuruhku ke kantor hanya untuk menyuruhku ini dan itu, pasti. Menyebalkan’ gerutu Tania.


-


-.


-

__ADS_1


__ADS_2