
Liburan Part 1???
Pelayan itu melirik Suga dari tadi “Apa anda mendengar saya?” ucap Tania.
“Eh i-ya. Baiklah nona tunggu sebentar” ucap pelayan itu dan pergi dari meja Tania.
Musibah yang harus Tania hadapi sekarang ini.
Suga dan Nicolas saling menatap dengan sinis, tidak ada yang ingin mengalah.
‘Apa yang harus aku lakukan sekarang! Ayo otak kau harus berpikir keras’ batin Tania.
“Su-amiku sedang apa di sini?” Ucap Tania gugup.
‘Kau bodoh Tania’ gerutu Tania dalam hati.
“Aku sedang apa! Aku sedang melihat interaksi Istriku dengan Teman Prianya” ucap Suga menekan kata istriku dan teman prianya.
Suga menatap mata Tania, membuat Tania menjadi semakin gugup.
Dag Dig Dug
‘Kenapa jantungku! Apa aku lagi kena serangan jantung’ batin Tania.
Tania memutuskan kontak mata itu duluan. ‘Astaga jantungku, kenapa detakannya kencang’ batin Tania.
“Ti-dak suamiku bukan begitu, anu anu begini aku sama Nicolas cuman bicara saja” ucap Tania gugup.
Pelayan yang sama datang membawa minuman pesanan Tania tadi.
“Selamat menikmati tuan” ucap pelayan itu centil ke arah Suga.
‘Ini, jaga dong matamu dia itu suamiku.... Ets Suamiku! Astaga’ batin Tania.
“Suamiku ini minumanmu” ucap Tania mengarahkan minuman untuk Suga dan menekan kata Suamiku supaya pelayan itu tahu siapa pria yang ingin dia goda.
Pria yang sudah memiliki istri.
Pelayan itu tersenyum masam, di dalam hatinya menggerutu 'perempuan ini mengganggu saja sialan' pelayan itu pergi masih mengatai Tania.
"cih perempuan tidak tau malu menggoda pria tidak lihat dulu apa dia singel apa sudah menikah, menyebalkan" gerutu Tania pelan.
"Apa kau sedang mengataiku!" ujar Suga.
"Tidak suamiku" ucap Tania.
'Mana berani aku, bisa tamat hidupku saat itu juga' batin Tania bergiding ngeri.
"Benarkah?" tanya Suga.
"Kau tak percaya ucapan istrimu!" ucap Nicolas sambil menyeruput minumannya.
"Kalu aku selalu percaya dengan Tania" lanjut Nicolas.
"Kau..."
"Sudah suamiku, Nicolas aku masih ada kerjaan di toko jadi aku pergi dulu. Ayo suamiku" ucap Tania memegang tangan Suga.
'Ayo cepat pergi aku tak ingin buat masalah, bisa gawat' batin Tania.
"Tapi Tan...."
"Bye Nicolas, Bye, Bye" ucap Tania.
Nicolas berdiri memandang Tania yang mulai menjauh.
__ADS_1
"Tuan, ingin menambah sesuatu?" tanya pelayan yang sama dengan nada centil dan menggoda.
"Tidak, pergilah dari hadapanku" ucap Nicolas dingin menatap tajam Pelayan itu.
Pelayan itu berlari ngibrit terburu buru.
'Tania, aku akan mendapatkanmu' batin Nicolas.
Di dalam mobil Tania tidak ingin membuka suara, Tania takut kalu salah bicara bisa gawat.
"Ben!" panggil Suga.
"Iya tuan muda!" saut Sekretatis Ben.
"Apa kau memasukkan nomor pria itu di hp Tania?" tanya Suga.
"Tidak tuan muda, saya tidak menyimpannya" jawab Sekretaris Ben.
'Tamat sudah hidupku' batin Tania.
"Tania!" panggil Ben.
"Iya Suamiku" saut Tania tanpa sadar meninggikan suaranya.
Tania sadar dia sudah meninggikan suaranya, langsung menutup mulutnya 'Mati aku' batin Tania.
"Kau... Kenapa kau meninggikan suaramu! Apa kau ingin mati hah!" ucap Suga marah.
"Maaf sua-miku ak-aku tidak sengaja, Maaf" ucap Tania memegang tangan Suga dan memohon.
"Awas kalu kau mengulanginya habis kau" ucap Suga mencengram dagu Tania kuat.
'Sa-sakit' batin Tania, Tania kesakitan di bagian dagunya yang di cengram kuat Suga.
"Aku mengampunimu kali ini tapi kalu kau mengulanginya lagi habis kau" ucap Suga menghempaskan dagu Tania.
'Sakit banget, Mama tolong' batin Tania.
Saking kuatnya cengraman Suga, Tania meneteskan air mata. Tania segera menghapus air matanya.
Suga melirik Tania dari ekor matanya, Suga juga tau kalu Tania menangis.
'Apa aku terlalu kasar!' batin Suga.
****
Skip skip skip
Hari ini tiba, yang selalu di tunggu tunggu Arana dan Irana Liburan bersama sama.
Kenapa di tunggu tunggu?
Setiap ada rencana liburan keluarga Suga selalu tidak ikut banyak alasan yang Suga lontarkan.
Di keluarga Suga, Lucas dan Suga memiliki kepribadian yang sama yaitu introvert dingin dan datar kalu orang tidak kenal pasti mengira sombong dan arogan.
Arana Irana dan Lex memiliki kepribadian ekstrovert santai dan ceria.
Yera perpaduan introvert dan ekstrovert, Yera akan menyesuaikan orang yang sedang berinteraksi dengannya atau sesuai hatinya.
(Kembali ke cerita)
Tania sedang menyiapkan pakaian untuk dirinya dan Suga.
"Apa aku juga yang harus menyiapkan pakaiannya! Tidak masalah kalu baju biasa, lah ini pakaian dalam" ucap Tania pelan.
__ADS_1
Kenapa tidak pelayan yang menyiapkan pakaian?
Suga sendiri meminta Tania yang menyiapkan pakaian sebagai hukuman karena kejadian waktu itu.
"Gimana nih, apa aku menyuruh yang lain ya? Tapu kalu aku menyuruh yang lain pasti Suga makin marah, aduh menyebalkan" gerutu Tania.
"Lambat, apa kau tidak bisa cepat. Aku sudah mengantuk cepatlah" ucap Suga.
'Enak sekali bicara, sini siapin sendiri pakaianmu atau suruh pelayanmu yang banyak itu untuk menyiapkan pakaianmu' gerutu Tania dalam hati.
"Apa kau tak suka menyiapkan pakaianku, kalu tak suka lebih baik Pak Gion saja" ucap Suga.
'Panggil, panggil sana Pak Gion kan enak kau ada Pak Gion tidak capek aku menyiapkan ini semua' batin Tania
"Tidak suamiku aku suka" ucap Tania tersenyum.
'Yang benar saja, sialan' umpat Tania dalam hati.
"Cepatlah" ucap Suga.
"Yah suamiku ini sebentar lagi selesai" ucap Tania.
'Sudahlah masukan saja asal asal' batin Tania.
Tania mematikan lampu dan berbaring.
Keesokkan harinya, semuanya sudah siap mau berangkat untuk berlibut, namun ada orang lain yaitu Mira.
"Kenapa dia ikut sih?" ujar Yera pelan.
"Kak Suga, aku tidak masalahkan kalu ikut?" tanya Mira centil dan memegang tangan Suga.
Suga sebelum menjawab melirik dulu ke Tania.
"Tidak masalah" ucap Suga.
"Ayo semuanya nanti telat, Mira ikut di mobil tante saja!" ucap Arana.
"Tante aku satu mobil dengan Kak Suga saja ya?" ucap Mira dengan mata memelas.
"Suga!" ujar Arana meminta persetujuan Suga.
"Tidak perlu, Mira kau bareng dengan kami saja" ucap Yera.
"Tapi aku...."
"Sudah ikut di mobil kami saja" ucap Yera menyeret Mira untuk masuk ke mobil.
"Kak suga..." panggil Mira tapi tidak di hiraukan Suga.
"Apaansi Yera!" ucap Yera menghempaskan tangan Yera.
"Akukan ingin sama Kak Suga" ucap Mira memelas.
"Hey ingat ini, kau itu di sini cuman numpang jadi jangan banyak tingkah mengerti!" ucap Yera.
Saat kedatangan Mira, Yera punya firasat kalu Mira ingin menggoda Suga.
Jadi sebisa mungkin Yera akan mencegah jangan sampai kecolongan, dan Yera harap Tania juga mencegahnya dengan tegas.
Semua orang masuk ke dalam mobil masing masing.
-
-
__ADS_1
-