
"Oke kalian sudah melihat wajah putri pertama dari pemilik sekolah ini, pasti kalian juga penasaran bukan dengan namanya?" Stella bertanya dan di balas dengan anggukan dari banyak siswa SMA ANTARA.
"Baiklah kalian semua sudah penasaran sekarang kita berlanjut ke acara yang kedua yaitu menyanyi bersama untuk acara puncak dari perayaan ulang tahun ini."
Tak lama kemudian cake dengan warna putih di hiasi bungan dengan warna kuning ke emasan telah berada di atas panggung di depan bella. Sedang Bella yang melihat cake itu hanya tersenyum lalu melirik ke arah Sinta dengan senyum penuh arti.
"Untuk Ayah, Bunda dan Adek silahkan segera naik ke atas panggung," ucap bella lalu tak lama Pak antara dan Ibu vialana pun naik beriringan ke atas panggung dan tak lupa pula abel yang berada di genggaman sang ibu.
Mereka pun langsung menyanyikan lagu happy birthday setelah selesai menyanyikan lagu itu akhirnya Bella meniup lilin tersebut tak lupa pula dengan di iringi oleh berdo'a.
__ADS_1
"Ini buat Bunda yang udah ngelahirin anak yang bandel seperti aku." Ucap Bella lalu menyuapi bunda nya.
"Ini buat Ayah karena udah mau kerja keras buat hidupin keluarga Ayah." lalu menyuapi bunda nya.
"Dan ini buat adik abel yang udah di ketemuan setelah bertahun-tahun hilang dari rumah." ucap Bella dan menitikkan air mata nya sambil menyuapi sang adik lalu memeluknya.
Setelah adegan sedih-sedihan akhirnya Bella pun mememberikan kode kepada sinta untuk menjalankan rencana yang sudah mereka rancang matang-matang, sinta yang mengerti pun lalu mengambil flashdisk lalu menyetel laptop yang terhubung langsung dengan layar yang berada di belakang Bella dan kedua orang tuanya.
Setelah sinta memperhatikan gerakan Bella, Sinta pun mengerti lalu mengurungkan niatnya untuk segera menampilkan semua bukti atas kejahatan rina dan teman-temannya yang telah mereka kumpulkan.
__ADS_1
rina yang kelewatan senang karena di ajak naik ke atas panggung pun segera menebar-nebarkan pesona membuat kaum adam muak dengan tingkahnya sedang Nadya dan Mia hanya berjalan seperti biasa dan berada di belakang rina.
Bella yang melihat tingkah rina semakin tersenyum lebar menghayal kan bagaimana rencana yang telah di dusun rapi itu, apakah berjalan seperti apa yang di hayalkannya atau tidak?
"Bentar, aku mau ke kepala sekolah dulu mau ngomongin sesuatu." pamit Bella lalu berjalan ke arah kepala sekolah.
"Permisi pak, maaf bukan bermaksud tidak sopan dengan kelakuan saya nanti tapi tentunya bapak pun akan melakukan hal yang sama jika bapak berada di posisi saya, jika bapak keberatan dengan apa yang akan saya lakukan sebentar dengan putri bapak, silahkan komplain tapi jangan komplain saat rencana saya masih di pertengahan sebab jika bapak melakukan hal itu di pertengahan bapak akan menyesal setelah melihat akhir dari yang saya lakukan, baik terimakasih permisi pak." setelah mengucapkan panjang lebar dengan kepala sekolah Bella pun segera kembali ke atas panggung untuk menjalankan rencananya.
"Maaf yah lama."
__ADS_1
"Eh nggak kok, santai aja." jawab rina.