
"Eh nggak kok, santai aja." Jawab rina dan dibalas senyuman oleh Bella.
"Mau cake nggak?" tawar Bella.
"Boleh."
rina pun ingin mengambil cake tersebut lalu memakannya sedang Mia dan Nadya hanya melihat tanpa berniat memakannya.
"Kalian berdua nggak mau?"
"Eh nggak kok, makasih." jawab kompak mereka berdua.
"Oke berhubung acara makan-makan kue udah selesai, kalian boleh kok makan makanan yang udah di sediain, selamat menikmati," ucap Stella dan orang-orang yang berada di tempat itu pun dengan segera mengisi perut mereka Masing-masing.
"Kalian gak makan dulu?" tanya bella.
"Sebenarnya sih pengen makan dulu," jawab rina dan di anggukan oleh kedua temannya.
"Yaudah kalian makan dulu, soalnya gue juga pengen makan dulu."
__ADS_1
rina dan teman-temannya pun segera turun dari panggung untuk mengisi perut mereka yang sudah sangat lapar, sedangkan bella terlebih dahulu berpamitan dengan kedua orang tuanya untuk bergabung dengan kedua temannya, setelah mendapat persetujuan dari orang tuanya ia pun segera menghampiri kedua temannya.
"Stella, sin, semuanya aman kan?" tanya bella memastikan.
"Aman kok, yaudah yuk makan dulu." jawab sinta mewakili.
Setelah makan bella pun kembali ke atas panggung tak lupa pula dia mengajak Rina dan kedua temannya untuk bergabung di atas panggung.
"Haii... Oke sekarang tahap dimana gue perkenalan." ucap bella sambil memegang mikrofon agar semua orang berada disana mendengar apa yang di ucapkan nya.
"Yaudah lah neng cepetan udah penasaran abang ini."
"Sok imut banget sih."
'Heran gue sama orang-orang jelek dihina cakep jadi iri.' batin Bella.
"Kenalin nama gue bella sahpira antara , anak pertama dari bapak Maulana antara dan Ibu Oktaviana." ucap Bella sedangkan mereka yang mendengar belum hanya ber oh ria.
"Nama panggilan gue sih sebenernya Bella tapi kalau di sekolah gue di panggil cupu," terang bella sedangkan rina yang mendengar hanya menampilkan wajah kaget.
__ADS_1
"Gue juga sekolah disini kok, kelas sebelas ipa 2, pasti tau dong gue siapa."
Semua siswa dan siswi yang berada disitu menampilkan ekspresi kaget karena orang yang mereka buli selama ini adalah anak pemilik yayasan.
"sin lo bisa tunjukin sekarang gak?"
Sinta yang mendengar penuturan bella hanya mengangguk lalu mengotak atik laptop yang ada di hadapannya, tak lama kemudian di layar belakang pun menampilkan dimana Bella yang di bully oleh Rina saat di kantin, rina dengan sengaja menumpahkan kuah bakso panas di badan Bella.
"Lo tuh cupu, gak pantes sekolah di tempat elit kek gini, lo tuh cocoknya di tempat pembuangan sampah." ucap rina dengan lantang membuat seisi kantin tertawa terkecuali Sinta dan Stella yang ingin membantu.
"Mia siniin jus alpukat gue," ucap rina dan di turuti oleh Mia.
"Nih gue mandiin kasian tuh baju lu kepanasan mending gue mandiin pake jus alpukat biar dingin dikit habis itu lo mandi di air mengalir dekat pembuangan sampah itu kan cocok buat lo." Lagi-lagi Rina membuat bella menjadi kotor dengan jus alpukat itu, bukan dengan cara menuangkannya tetapi dia meminum jus alpukat itu terlebih dahulu lalu bukannya menelan jus itu tetapi dia malah menyiramkan itu ke wajah bella, , dengan cepat Stella dan Sinta menarik tangan bella.
Saat sinta ingin melanjutkan apa yang di perbuat rina selama ini bella dengan cepat mengidentifikasi sinta untuk tidak perlu menunjukkan lagi apa yang telah mereka siapkan, bukan karena kasian terhadap rina tetapi karena kepala sekolah yang terus di gunjingkan karena di sebut tak becus mengurus anak karena tak tega akhirnya bella memberhentikan semua rencananya.
'Gue gak tega, kasian gue sama kepsek yang terus di kata-katain, keknya gue udah keterlaluan deh.' batin Bella merasa bersalah setelah melihat kepala sekolah yang menatapnya dengan tatapan rasa bersalah.
Hay guys terima kasih telah mengikuti kisahnya.
__ADS_1
TAMAT