Petualangan Anak SMA Di Dunia Lain

Petualangan Anak SMA Di Dunia Lain
Malam Yang Sulit


__ADS_3

Kesenangan telah menanti Kruiya di perjalanannya.


Di perjalanan Kruiya setelah keluar dari desa.


"Neh Elies... apa kamu tahu makhluk apa saja yang ada di dunia ini?" Ucap Kruiya sedang berjalan.


"Kenapa tiba-tiba tuan menanyakan hal itu? Bukannya tuan juga tahu?" Ucap Elies bingung.


Sebenarnya... Elies berkata begitu karena Elies mengira bahwa Kruiya berasal dari dunia ini, karena disini Kruiya bertanya hal yang umum di ketahui orang-orang di dunia ini, itu sebabnya Elies menanyakan balik mengenai pertanyaan Kruiya.


Singkatnya Elies masih belum mengetahui Kruiya berasal dari dunia lain.


"Aku hanya ingin kamu menjawab pertanyaanku bukan menanyakan apa yang aku tanyakan" ucap Kruiya sedang berjalan.


"Baiklah tuan..." jawab Elies murung.


Elies menjelaskan secara singkat dan mudah di pahami makhluk apa saja yang ada di dunia ini yang diketahui Elies.



Human/Manusia (Makhluk standar yang ada di dunia ini, makhluk yang hampir sempurna, ada yang kuat dan ada yang lemah. Ada yang pintar dan ada yang bodoh. Semua kelebihan dan kekurangan seimbang di ras Human, dan itulah mengapa Human disebut makhluk yang hampir sempurna)


Demi Human (Sesuai Namanya, Makhluk setengah manusia, Lebih tepatnya Makhluk setengah binatang dan setengah Manusia. Makhluk yang memiliki kemampuan dari jenisnya masing-masing. Memiliki fisik yang lebih kuat dari manusia tergantung jenisnya)


Dwarf (Makhluk betubuh pendek, terlihat tua mungkin? Sangat suka dengan alkohol, memiliki fisik lebih kuat dari manusia, pandai menempa, pandai menambang, makhluk yang agak bodoh)


Elf (Makhluk yang di kenal dengan parasnya yang cantik dan tampan, makhluk dengan kepintaran lebih tinggi dari manusia, memiliki tubuh lebih lemah dari manusia dalam hal stamina, tapi ada juga yang kuat. Memiliki sifat Angkuh dan sombong dalam hal kemampuan, pandai dalam memanah daripada makhluk lain)


Demon/Iblis (Makhluk jahat yang datang dari neraka, Makhluk yang sangat kuat, saking kuatnya bahkan ada yang bisa menyeimbangi makhluk terkuat ke dua di dunia ini. Makhluk yang memiliki umur panjang bahkan lebih dari puluhan ribu tahun, memiliki sayap di punggungnya dan 2 tanduk di kepalanya, dan mata khas Ras Iblis)


Dragon/Naga (Makhluk mengerikan yang dapat menguncang Langit dan Tanah, Makhluk besar bersayap mengeluarkan Napas api dari mulutnya yang dimana satu semburan Napas api dapat membakar 1 kerajaan. Memiliki Umur lebih panjang dari pada Iblis, makhluk terkuat ke Dua di dunia ini, makhluk dengan sisik terkeras bahkan Holy Sword dan Demon Sword tidak mampu melukai lebih dalam)


Makhluk Kuno? (Makhluk yang tidak di ketahui asal usul sebenarnya. Makhluk Pertama yang membentuk dunia ini mungkin? Makhluk terkuat di dunia ini, bahkan Dragon sendiri harus berkelompok untuk melawannya)



"Dragon kah... dari apa yang ku baca dari buku di dunia ku, dikatakan bahwa dragon adalah kadal terbang yang memiliki Tanduk besar, Rahang yang kuat, Sayap seperti kelelawar tapi lebih besar dan kuat, juga memiliki sisik seperti ikan tapi versi lebih kuatnya. Juga dapat menyemburkan Napas Api dari dalam mulutnya" ucap dalam pikiran Kruiya.


"Neh Elies... apakah Dragon atau Naga itu sangat kuat dari apa yang kamu jelaskan?" Tanya Kruiya memastikan.


"Iya tuan... sangat kuat. Saat dihadapan Naga tubuh akan menjadi tak bergerak seperti patung dan akan merasa mual saat melihatnya" ucap Elies menjelaskan.


"Begitukah... jadi, dimana aku bisa bertemu langsung dengan Dragon itu?" Tanya Kruiya sambil berjalan.


Kruiya semakin penasaran dengan apa yang dijelaskan oleh Elies mengenai ras dan terutama Dragon, Kruiya memiliki keingintahuan nya tentang dunia ini karena dia tidak tahu banyak tentang semua hal tentang dunia ini.


"...kenapa tuan ingin menemui Makhluk perkasa dan mengerikan seperti Dragon! Lebih baik tuan tidak bertemu secara langsung dengan Dragon" ucap Elies terkejut sembari ketakutan saat tuannya ingin bertemu dengan Dragon.


Keadaan Elies semakin ketakutan karena Tuannya Kruiya ingin bertemu secara langsung dengan Dragon, Makhluk terkuat ke-dua.


"Kalau sebegitu takutnya kamu dengan Dragon, itu membuatku semakin penasaran seberapa hebatnya Ras Dragon itu" ucap Kruiya merasa mengabaikan peringatan Elies.


Kruiya dan Elies masih berjalan menuju penggunungan agar lebih aman sampai ke tujuan Rumah Penyihir.


Pepohonan yang indah, bunga yang berwarna-warni, hewan yang unik, dan Pohon besar yang teramat besar tumbuh di dalam hutan.


Perjalanan Kruiya dan Elies masih panjang untuk menuju penggunungan, seperti melihat pemandangan yang sangat indah. Itulah dunia ini.


"Maaf menanyakan ini, apakah tidak ada orang yang ditakuti tuan di dunia ini?" Tanya Elies begitu penasaran.


"Takut? Tidak ada orang yang kutakuti di asalku" ucap Kruiya.


Maksud dari asalku adalah tempat dunia Kruiya Berasal sebelum pindah ke dunia ini atau dunia lain.


Saat di dunia Kruiya berasal, tidak ada orang satupun yang ditakuti Kruiya. Sehebat apapun Orang itu pasti tidak ada yang bisa lebih hebat menandingi Kruiya.

__ADS_1


Dalam hal Akademis maupun Non Akademis.


"Neh Elies... apa kamu percaya bahwa aku tidak pernah kalah sekalipun dalam pertarungan di asalku?" Tanya Kruiya ingin tahu reaksi Elies.


"Kalau tuan mengizinkan... aku mungkin percaya apa yang tuan omongkan" jawab Elies ragu-ragu.


"Mungkin? Kalau begitu aku akan membuktikannya lain waktu" ucap Kruiya merencanakan sesuatu.


Perjalanan mereka masih berlanjut... sampai matahari terbenam mereka berdua mendirikan tenda dan membagi tugas. Kruiya membuat api unggun dan mencari kayu bakar juga air minum sebelum gelap, sedangkan Elies seperti biasa memburu kelinci atau sebagainya untuk makan malam.


Malam hari telah tiba, suara raungan binatang buas mulai bertarung, suara serangga mulai bernyanyi. Tapi malam satu ini depenuhi dengan rasa mencekam dan saling mengawasi, mata di balik kegelapan malam terlihat, sesuatu seperti melihat kearah mereka berdua. Entah apa itu mereka berdua masih membuat makanan untuk dimakan bersama. Mata-mata itu masih mengawasi mereka berdua yang sedang makan makanan yang baru matang. Terlihat 2 mata yang membedakan dari mata lainnya, mata itu terlihat seperti mata penuh rasa penasaran yang tinggi. Sesuatu mendekati mereka berdua yang sedang makan. Sesuatu itu bergerak semakin cepat dan cepat, menabrak rerantingan pohon dan menerobros semak-semak...


"Wrush...!"


Seseorang datang melewati kegelapan malam. Dan orang itu tiba-tiba terjatuh di hadapan mereka berdua yang sedang makan. Orang itu tampak terlihat terluka di bagian badan dan lengannya, seperti berlari dari ketakutan.


Saat orang itu jatuh di hadapan mereka berdua, orang itu meminta "Tolong" kepada mereka berdua.


"Siapa wanita ini?" Ucap Kruiya sedang makan malam dengan santai.


Karena Kruiya tidak begitu terkejut karena kedatangan wanita itu, Kruiya langsung menyadari sesuatu. Sebenarnya wanita itu adalah...


"Hei... jika kamu ingin makanan ini, beritahu siapa kamu?" Ujar Kruiya sambil makan.


Sebenarnya Kruiya menyadari bahwa wanita itu sedang kelaparan karena sudah tinggal di dalam hutan ini tanpa makanan dan minum, mungkin selama 3 hari kurang lebih. Dilihat dari penampilannya saja Kruiya sudah tahu itu. Wajah yang pucat, mata yang kantuk, pipi yang mengkerut, bibir kering dan pecah-pecah, dan suara perut yang keras berbunyi karena rasa lapar.


Karena Kruiya tidak terkejut, tapi tidak dengan Elies, dia segera langsung membantu wanita itu dan ingin memberikan makanannya.


"Ini makanan untukmu" ucap Elies memberikan makanan yang ada.


"Siapa yang suruh kamu untuk memberikan makanan ini kepada wanita itu... Elies?" Ucap Kruiya dengan nada tegas.


"T...tapi tuan wanita ini terlihat mengkhawatirkan?" Jawab Elies merasa khawatir dan takut ke Kruiya.


Suasana menjadi panas... walaupun malam ini terasa dingin, tapi suasana menjadi panas karena Elies yang ingin memberikan wanita itu makanan cuma karena kasihan.


Setelah mendengar ucapan Kruiya, Elies menjadi terdiam dan menuruti perkataan Kruiya, walaupun dihadapan mereka ada orang yang sedang kesusahan.


Keadaan wanita itu sangat lemah, dia terjatuh terbaring di tanah dan terlihat susah untuk berdiri. Bahkan untuk mengucapkan satu kata saja sangat sulit bagi wanita itu. Jika satu kata saja sulit baginya, maka itu juga sulit baginya untuk mendapatkan bantuan dari Kruiya, dan jika itu terjadi maka, kematian lah yang akan membantunya menghilangkan penderitaan wanita itu selamanya.


Saat ini Kruiya hanya duduk di sebuah batang pohon sambil makan dengan santainya. Seakan Kruiya tidak peduli dan mengabaikan apa yang terjadi sekarang. Namun, Elies makan dengan rasa takut juga kasihan. Kebanyakan orang akan risih jika mereka sedang makan, tapi disamping mereka ada orang yang kelaparan dan meminta makanan.


Hanya Kruiya saja yang tidak peduli akan hal itu.


"Jika kamu masih diam saja, maka makanan ini akan habis selama kamu masih diam" ucap Kruiya melihat kearah wanita itu dengan tatapan tajam.


"S...-E...-R...-R...-A..." ucap Wanita itu menyebutkan namanya dengan sangat lirih karena sulit untuk menyebutnya.


"Ini makanan untuk mu, karena telah menjawab pertanyaanku sebelumnya" ucap Kruiya memberikan makanan ke wanita itu.


Melihat Wanita itu makan hanya dengan menjulurkan lidahnya saja, Kruiya seperti melihat seekor binatang yang penurut saat diberi makanan.


"Tidak bisa makan kah...? Elies, suapi wanita itu yang sedang terbaring!" perintah Kruiya ke Elies.


"Baik tuan..." balas Elies kemudian menyuapi wanita itu.


Elies menyuapi wanita itu dengan perlahan menggunakan sendok kayu, wanita itu masih dalam keadaan yang sama, mungkin mengenaskan dalam artian Kasihan di mata Elies.


Setelah beberapa menit, Elies selesai menyuapi wanita itu, dan wanita itu masih terbaring.


"Elies... bantu dia berdiri dan posisikan dia untuk duduk" Ucap Kruiya sambil melihat wanita itu.


Tanpa jawaban, Elies langsung melaksanakan perintah tuannya Kruiya, sekarang wanita itu dalam keadaan duduk dan setelah itu Kruiya mengeluarkan sesuatu dalam tasnya, itu adalah sebuah kain untuk menyelimuti wanita itu. Kemudian Kruiya memberikan sebuah air minum untuk wanita itu yang di ambil Kruiya dari sungai untuk minum.


Wanita itu menerima air minum dari Kruiya dan meminumnya dengan terburu-buru, seakan dia sangat ingin minum. Itu bisa saja terjadi, juga mendapati bahwa dia tidak makan dan minum mungkin selama 3 hari Kruang lebih.

__ADS_1


Suasana malam yang tadinya panas menjadi tenang dan sekarang Kruiya sedang duduk menghangatkan diri dari api yang dibuat Kruiya, juga Elies. Wanita itu memakai kain yang diberikan Kruiya untuk menghangat tubuh wanita itu, karena saat dia datang wanita itu terlihat setengah telanjang. Pakaiannya sobek dan compang-camping, atas dan bawah. Jika dilihat pakaian yang menutupi Dada wanita itu hampir terbuka.


Badan yang penuh luka juga lengannya.


"Ini Potion untukmu..." ucap Kruiya memberikan Potion yang dikeluarkan dari tasnya.


"Dengan satu syarat... kamu harus mengganti semua yang aku berikan dengan setimpal apa yang aku berikan kepadamu" ucap Kruiya menegaskan Wanita itu.


Setelah melihat Kruiya memberikan Potion untuk menyembuhkan wanita itu, wanita itu terlihat bersedih dan menangis dalam kebahagian.


"Hiks... hiks... hiks..." suara tangisan wanita itu.


Kemudian Wanita itu meminum habis Potion yang diberikan Kruiya.


Seketika luka di tubuh dan lengan wanita itu terlihat sembuh, dan wanita itu seperti kembali sehat tanpa luka dan rasa sakit.


Itu karena Potion kualitas tinggi yang diberikan Kruiya.


****************************************


Potion dibagi menjadi beberapa Tingkatan



Tingkat [Rendah] 75% Campuran, 25% Potion Asli.


Tingkat [Normal] 50% Campuran, 50% Potion Asli.


Tingkat [Menengah] 25% Campuran, 75% Potion Asli.


Tingkat [Menengah Tinggi] 15% Campuran, 85% Potion Asli.


Tingkat [Tinggi] 0% Campuran, 100% Potion Asli.



Tingkat [Rendah] : Dapat Menyembuhkan Luka Ringan Seperti luka Gores atau bekas luka dan semacamnya.


Tingkat [Normal] : Dapat Menyembuhkan Penyakit dan Luka sedang dalam kurun waktu yang dekat.


Tingkat [Menengah] : Dapat menyembuhkan Luka berat seperti luka bakar yang parah dan dapat menyembuhkan penyakit tingkat menengah dalam waktu yang singkat.


Tingkat [Menengah Tinggi] : Bisa menyembuhkan luka yang lumayan serius, biaa menyembuhkan pengakit yang lumayan mematikan dalam beberapa detik.


Tingkat [Tinggi] : Dapat Menyembuhkan hampir semua luka dan dapat menyembuhkan hampir semua penyakit dengan instant setelah meminum Potion. Tubuh seperti kembali sehat tanpa Luka atau rasa sakit.


****************************************


Sekarang keadaan wanita itu seperti semula kembali, tidak seperti tadi yang terlihat kurus dan penuh luka, sekarang wanita itu terlihat... "Mungkin Cantik" untuk menggambarkan wanita itu sekarang.


Waktu sudah mulai tengah malam... saatnya mereka tidur... tapi wanita itu yang bernama "Serra" akan tidur dimana? Itulah sekarang yang ada dipikiran Kruiya. Karena hanya ada 1 tenda untuk dua orang... dan tidak mungkin tidur 3 orang dalam satu tenda, itu yang dipikiran Kruiya sekarang... tapi hasilnya adalah... mereka tidur bertiga dalam satu tenda karena Kruiya tidak akan membiarkan wanita itu tidur di luar yang penuh bahaya yang menanti, karena nanti wanita itu akan membayar semua yang diberikan Kruiya ke Serra. Ini mungkin terdengar menyenangkan tidur bersama 2 wanita, tapi tidak untuk Kruiya. Walaupun Kruiya tidur diantara gadis-gadis cantik, Kruiya merasa susah tidur karena untuk tidur leluasa begitu sulit bagi Kruiya.


Mungkin malam ini malam yang sulit bagi Kruiya.


"Bagaimana ini... aku tidak bisa tidur...!" Keluh Kruiya dalam hati.


-


-


-


-


Perjalanan Kruiya berakhir disini? Tidak...! Perjalanan Kruiya masih berlanjut. Dan siapakah wanita itu sebenarnya dan darimana berasal?

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2