Petualangan Anak SMA Di Dunia Lain

Petualangan Anak SMA Di Dunia Lain
Awal Pertemuan...


__ADS_3

...Di sebuah tempat bernama Padang Rumput yang Luas, terlihat dua orang yang sedang duduk istirahat bersandar di bawah pohon yang tumbuh di tengah-tengah padang rumput.....


...Dua orang itu salah satunya terlihat tertidur dengan santai bersandar di bawah pohon, satunya lagi terlihat sedang mempersiapkan sesuatu pada barang bawaannya....


...Kemudian orang yang tertidur itu bangun dari tidurnya. Disaat bangun orang itu meregangkan tangannya dan menguap....


..."...uwahh!!" ...


..."Tuan sudah bangun?"...


..."Iya, Elies..." jawab Kruiya masih setengah sadar sambil mengusap kedua matanya....


...Dua orang yang istirahat di bawah pohon itu adalah Kruiya dan Elies yang sudah menemui Penyihir Ramalan dan melanjutkan perjalanan mereka menuju ke tempat selanjutnya yaitu daerah di wilayah Timur....


...Karena menurut Ramalan, Kruiya akan mendapati gadis yang mencintainya di daerah wilayah Timur....


..."Ha... angin spoi-spoi disini memang menyejukan" ujar Kruiya menghela napas karena menikmati angin spoi-spoi....


..."Tuan benar... angin disini memang sejuk" balas Elies sembari merapikan rambutnya yang terurai karena hembusan angin yang kencang....


...Tak lama Kruiya bangun... tanpa disengaja Kruiya melihat sesuatu dari jauh melaju dengan cepat. Kemudian Kruiya menanyakan ke Elies apa sebenarnya itu....


...Karena Elies memiliki pengelihatan yang tajam, maka dari itu Kruiya meminta Elies untuk menjawab apa yang sedang melaju itu, Karena itu kurang jelas di mata Kruiya....


..."Apa itu? Sesuatu itu melaju dengan cepat" ujar Kruiya melihatnya dengan kurang jelas....


..."Elies... apa yang sebenarnya itu?" Tanya Kruiya....


..."...tuan, itu Sepertinya Kereta kuda yang sedang melaju dengan cepat" jawab Elies melihatnya....


...Mengetahui bahwa yang melaju itu adalah kereta kuda, Kruiya tidak mempedulikannya sama sekali karena itu bukan urusan Kruiya....


...Oh, sepertinya kereta kuda itu sedang dikejar sesuatu... apa yang kulihat mungkin itu adalah sekelompok bandit? ...


...Malangnya kereta kuda yang dikejar oleh sekelompok bandit itu, mungkin akan terjadi pertumpahan darah....


..."Ternyata daerah ini ada bandit yang beroperasi" ujar Kruiya....


..."Bandit tuan?" Tanya Elies bingung....


..."Ya, bandit... lihatlah kereta kuda itu, bukankah mereka dikejar oleh bandit?" Jawab Kruiya....


..."Ternyata benar, kereta kuda itu dikejar oleh bandit. Apa sebaiknya kita menolongnya tuan?" Ucap Elies sembari membujuk Kruiya untuk menolongnya....


...Saat mendengar Elies ingin menolongnya membuat Kruiya agak sedikit terkejut karena itu....


..."Kita tidak akan menolongnya, karena itu buka urusan kita. Juga itu akan membuat kita dalam bahaya yang akan terulang lagi dan apakah kamu mau kejadian itu akan terjadi, Elies?" Jawab Kruiya menjelaskan....


..."Tidak tuan..." jawab Elies terlihat murung....


...Bagi Kruiya itu adalah keputusan yang benar, karena jika ia menolongnya itu sama saja menghadapi bahaya. Walaupun keputusan Kruiya terdengar kejam bagi Elies tapi itu adalah keputusan yang bijak saat ini....


...Tak lama Kereta kuda itu memasuki sebuah jalan menuju hutan diikuti bandit dibelakangnya, hutan itu yang akan dimasuki Kruiya selanjutnya....


..."Akhrhgh... berdiri Elies, kita lanjutkan perjalanan kita selanjutnya" ucap Kruiya dengan lega berdiri....


...Elies pun berdiri mengikuti perintah Kruiya dan melanjutkan perjalanan mereka. Elies yang sudah mempersiapkan barang-barangnya siap untuk jalan. Kruiya yang melihatnya tidak perlu untuk menunggu Elies lagi....


...Kruiya dan Elies pun berjalan menuju ke hutan, lewat jalur yang akan dilewati....


...Dengan antusiasnya, Kruiya berjalan sambil melihat pemandangan sekitar yabg memukau mata. ...


..."Awan-awan yang terlihat menyerupai bentuk sesuatu hal" pikir Kruiya melihat awan-awan di langit....


..."Burung-burung yang bermacam jenis terbang berkelompok seperti menghiasi langit" pikir Kruiya melihat burung-burung aneh terbang di atas kepalanya....


..."Dan..."...


..."apa itu?!" Teriak Kruiya kebingungan saat melihatnya....


...Dengan terkejut Kruiya melihat sesuatu yang belum pernah ia lihat terbang di depan matanya saat ia melihat ke atas....


...Reaksi Kruiya menunjukan bahwa Kruiya sangat kaget saat melihatnya dan penasaran dengan apa yang ia lihat....


..."Elies, apa kamu lihat itu? Makhluk apa itu?" Tanya Kruiya ke Elies dengan semangat....


..."Tuan... itu adalah seekor Wyvern" jawab Elies....


..."Apa itu Wyvern?" Tanya Kruiya penasaran dengan makhluk yang disebut Wyvern itu....


...Elies pun juga kebingungan dengan sikap Kruiya yang sangat penasaran dengan makhluk Wyvern, padahal semua orang tahu akan Wyvern di dunia ini. Karena Kruiya bukan berasal dari dunia ini, maka itu menjelaskan sikap penasaran Kruiya. ...


...Walaupun begitu, Elies tetap berpikir positif tentang sikap Tuannya. Kemudian Elies menjelaskan tentang Makhluk Wyvern....


...Wyvern adalah makhluk yang mirip seperti Naga tapi bukan Naga, kalau Naga makhluk besar yang bisa menyemburkan Napas Apinya, sedangkan Wyvern makhluk yang lebih kecil dari Naga dan tidak bisa menyemburkan Napas Api....


...Biasanya Wyvern juga digunakan dalam kendaraan udara untuk kendaraan Perang, kendaraan transpirtasi dll....


...Tapi, ada beberapa jenis Wyvern yabg sulit untuk dijinakan. Dan yang sulit dijinakan lah yang biasanya digunakan untuk kendaraan Perang. ...


...Setelah mendengar penjelasan dari Elies mengenai Wyvern, membuat Kruiya ingin menungganginya....


..."Bagaimana rasanya menaiki Wyvern ya...?" Pikir Kruiya dalam hatinya....


...Kemudian mereka berdua memasuki sebuah hutan yang terbilang tidak berbahaya... sesaat memasuki hutan, mereka berdua hanya terus berjalan melewati semak-semak yang menghalangi jalan mereka dan melewati dahan pohon yang menghalangi membuat mereka kesulitan untuk berjalan. ...


...Sesaat akan memasuki jalan utama... Kruiya dan Elies mendengar sesuatu sangat keras dan jelas di depan jalan utama itu. ...


...Sepontan Kruiya langsung berlari dan memastikan apa yang ia dengar itu. Elies yang melihat Kruiya tiba-tiba lari, langsung mengikuti Kruiya dari belakang. ...


...Saat hampir keluar dari hutan dan memasuki jalan utama yang terdengar sesuatu yang keras, Kruiya mulai merasa menyesal saat memastikan suara itu....


..."Eh... ehhh...!" Teriak Kruiya merasa kesal dan dirinya sangat menyesal karena menghampiri sumber suara itu....


..."Tuan ada apa? ... tuan?" Tanya Elies kebingungan dengan apa yang Kruiya lihat....


...Apa yang Kruiya lihat adalah terdapat sekelompok orang yang menyerang dan mengepung sebuah kereta kuda yang berisi seseorang. Dan terdapat seseorang yang memakai armor yang melindungi kereta kuda itu....


...Orang-orang yang ada disana kebingungan dan sempat berhenti saat Kruiya tiba-tiba muncul dari balik semak-semak yang lebat. ...


..."Siapa kamu!?" Tanya salah satu dari sekelompok orang itu. ...


..."Yah ... aku hanya orang yang cuma lewat saja" jawab Kruiya sambil memaling wajahnya untuk menyembunyikan raut wajahnya. ...

__ADS_1


..."Perimisi ..." ucap Kruiya mencoba keluar dari situasi ini. ...


..."Tunggu, bisakah anda membantu kami mengalahkan para bandit ini!?" Teriak Ksatria itu memanggil Kruiya memohon agar membantunya....


...Sudah kuduga, apakah tidak ada hari dimana aku bisa tenang? Kenapa selalu ada masalah yang melibatkanku. Mau bagaimana lagi, aku harus menjelaskan bahwa aku tidak bisa membantunya....


...Tak lama Kruiya akan menolak permohonan dari Ksatria itu, tiba-tiba Elies muncul dari balik semak-semak, dan itu membuat para bandit yang ada langsung tertuju kearah Elies tak terkecuali Ksatria itu....


..."Tuan ... apa Tuan disini?" Ucap Elies memanggil sembari keluar dari semak-semak....


..."Bukannya dia adalah seorang Elf? Kita mendapatkan bonus tangkapan juga, ahahahahaha." ucap salah satu bandit tertawa karena senang....


...Gawat ini! Kalau saja Elies tidak muncul secara tiba-tiba seperti itu bisa saja aku berhasil keluar dari masalah ini....


..."Hei nak! Serahkan budak Elf itu kepada kami, dan kami akan melepaskanmu. Benarkan anak-anak" ucap pemimpin bandit itu memberi pilihan kepada Kruiya....


..."Benar boss!" Jawab bandit itu bersama-sama....


..."Baiklah ... aku akan membantumu tuan Ksatria" ucap Kruiya membalas jawaban Ksatria itu tadi....


...Kruiya yang sudah siap untuk melawan para bandit itu, memegang tombaknya dan mengarah kan ke bandit-bandit itu....


...Posisi Kruiya sekarang dikepung dari semua arah dan sulit untuk menghadapinya hanya dua orang saja. ...


..."Tuan, anda serang dari arah belakang dan aku akan menyerang dari arah depan" ucap Ksatria itu memberi komando....


..."Iya." Jawab Kruiya....


...Pertarungan dimulai dengan bandit yang menyerang Kruiya. Bandit itu mengayunkan belatinya dari arah atas, Kruiya dengan sigap menghalau serangan itu dengan tombaknya dan berhasil menangkis serangan dari bandit itu. ...


...Sedangakan Ksatria yang bersama Kruiya menyerang para bandit dengan sangat luarbiasa hebat karena kemahirannya menggunakan pedang. Ksatria itu melawan 3 bandit sekaligus, walaupun sedikit kesulitan saat melawannya, ksatria itu berhasil membunuh salah satu dari ketiga bandit itu....


...Kruiya yang sedang melawan 1 bandit agak kesulitan melawan karena bandit yang Kruiya lawan sedikit lincah dan gesit, bandit yang Kruiya lawan hanya bersenjatakan belati dan itu membuatnya bisa mengendalikan serangan....


...Bandit itu mulai menyerang Kruiya lagi tapi dari arah titik buta Kruiya, dan hampir saja Kruiya sempat menghindar dari serangan itu....


...Apa-apaan tadi itu? Dia menyerang dari titik buta ku dan hampir saja aku terkenan serangannya, dia bukan bandit biasa. Tidak ada bandit yang memiliki keahlian yang seperti itu....


...Setelah serangan dari titik buta gagal, bandit itu mundur sejenak setelah itu langsung maju dengan zig-zag menuju kearah Kruiya memegang belatinya dan mencoba menusuk mata Kruiya. Kruiya yang hampir terkena serangan yang cepat itu dan hampir sedikit lagi mengenai mata Kruiya, dengan refleks Kruiya langsung mundur menjaga jarak dan mengayunkan tombaknya kearah bandit itu. ...


...Bandit itu berhasil menghindar serangan dari Kruiya, namun Kruiya tidak berhenti di satu serangan... Kruiya terus melancarkan serangannya terus menerus kearah bandit itu. ...


...Alhasil bandit itu kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh. Kruiya yang melihat kesempatan itu langsung berlari menuju bandit itu dan menusukkan tombaknya. ...


...Dan bandit itu terkena serangan Kruiya pada bagian lengan kanan atas bandit itu. Dan saat terkena serangan dari Kruiya, bandit itu langsung menghindar kearah kiri. Menyadari hal itu, Kruiya langsung menendang bandit itu tepat diperutnya sampai terpental cukup keras. ...


...Bandit itu pun langsung kesakitan akibat tendangan Kruiya, bandit itu terus menahan rasa sakit dibagian perutnya....


...Kruiya pun menghampiri bandit itu yang tergeletak kesakitan sambil memegang perutnya....


..."Apa itu sakit?" Tanya Kruiya dengan tatapan tajam mengarah ke bandit itu. ...


...Bandit itu yang melihat tatapan mengerikan dari Kruiya langsung ketakutan dan ketakutannya itu mengabaikan rasa sakit diperutnya. Dan bandit itu langsung bersujud kearah Kruiya karena sangat takutnya kepada Kruiya....


..."A ... ku min ... ta ma ... af! Ka ... rena meng ... gangumu dan sebagainya" ucap Bandit itu dengan terbata-bata dan gelagapan....


...Kruiya pun langsung mengikat bandit itu dengan tali yang diambil Kruiya dari tasnya....


..."Hei bodoh!, apa yang kau lakukan bersujud di depan bocah itu!?" Teriak pemimpin bandit kepada bandit yang diserang Kruiya tadi....


..."T ... uan" ucap Elies ketakutan....


..."Bagaimana!? Apa kamu ingin menyerah? Bocah!" Ejek Pemimpin bandit sembari meraba-raba *********** Elies....


...Saat melihat bos bandit itu melecehkan Elies, Kruiya sangat marah akan hal itu. Seolah-olah sedang mempermainkan Kruiya yang tidak bisa berbuat apa-apa selain menyerah. ...


...Elies yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya menunggu keputusan Kruiya, terlihat rasa takut Elies dari wajahnya yang meneteskan air mata....


..."Baiklah, aku menyerah" jawab Kruiya sembari meletakkan senjatanya ke tanah. ...


..."HA HA HA HA HA!, Bagus-bagus. Itulah jawaban yang kuinginkan" tertawa bos bandit itu merasa senang....


...Elies yang mendengar jawaban Kruiya hanya pasrah dan putus asa akan apa yang dilakukan Kruiya....


..."Sekarang, lemparkan semua barang mu ke sini! ... Cepat" perintahnya....


...Kruiya pun mematuhi perintah bos bandit itu dan melemparkan tasnya ke bos bandit itu. Setelah tasnya terlempar di bawah kaki bos bandit itu. Saat bos bandit itu hendak mengambil tas Kruiya yang ada di bawah kakinya, dengan kesempatan itu Kruiya langsung menendang wajah bos bandit itu saat membungkuk untuk mengambil tasnya Kruiya....


..."Crack"...


...*Tulang Patah*...


...Bos bandit yang melihatnya tidak sempat untuk menghindari tendangan Kruiya, alhasil Bos bandit itu jatuh terkapar tak sadarkan diri akibat tendangan keras dari Kruiya. ...


..."Elies..." ucap Kruiya memanggil...


..."... Tuan" jawab Elies menangis....


..."Hiks ... hiks ... hiks ..."...


...*Tangisan*...


...Tak lama, seseorang keluar dari kereta kuda. Orang itu keluar dengan pintu yang dibuka oleh ksatria tadi. Dan sosok gadis cantik terlihat turun dengan elegan, kecantikan gadis itu membuat Kruiya kagum melihatnya....


..."Terima Kasih, penyelamat kami ..." ucap gadis itu tersenyum memberi sambutan dengan sopan....


...Gadis itu terlihat sopan di depan Kruiya dan Elies yang sedang mengusap air matanya. Kruiya yang melihatnya langsung berkesimpulan bahwa gadis itu adalah seorang bangsawan. ...


...Seorang gadis bangsawan yang bersama 1 ksatria dan 1 pelayan. Anehnya, pelayan itu tak kunjung keluar. Yah ... itu bukan urusanku....


...Kemudian sosok pelayan yang masih didalam kereta kuda keluar dan berdiri di belakang gadis itu....


...Ksatria yang tadi pun bertekuk lutut dan itu membuat Kruiya semakin kebingungan, karena dipikiran Kruiya kenapa bukan gadis itu yang terakhir keluar dulu, dan kenapa saat pelayan itu keluar ... ksatria itu malah bertekuk lutut seolah-olah menghormati pelayan itu?....


..."Ekhem! ... kalau boleh tahu siapa nama anda penyelamat kami?" Tanya pelayan itu....


...Dari nada bicaranya, gerakannya ... mungkin saja dia bukan pelayan biasa yang kuketahui. Tidak mungkin pelayan biasa yang bersama dengan seseorang yang terlihat penting....


..."... Namaku, Kruiya aku seorang pengembara yang mengunjungi berbagai tempat" jawab Kruiya memperkenalkan diri....


..."... Kruiya? Nama yang bagus, baiklah tuan Kruiya, sebagai hadiah terima kasih kami karena telah menyelamatkan kami dari para bandit itu, jika Tuan Kruiya menginginkan... tuan bisa pergi bersama kami menuju ke kota selanjutnya" balas pelayan itu....


..."Itu benar... jika Rui bisa pergi bersama kami, maka kami akan lebih aman... benarkan Luis?" Balas gadis itu meminta....

__ADS_1


..."Iya, itu benar Putri" jawab ksatria itu....


...Jadi nama ksatria itu Luis? Dan apa-apaan tadi itu? Dia barusan memanggilku Rui? ... Tidak tidak, kesampingkan hal itu. Jika aku pergi bersama mereka maka itu juga menguntungkan bagiku, karena aku tidak akan berjalan kaki lagi. Itu penawaran yang bagus....


..."Baiklah aku dan Elies akan pergi bersama kalian." Jawab Kruiya menerima permintaannya....


..."Terima kasih" balas Gadis itu tersenyum kearah Kruiya....


..."Sebelum itu... apa yang akan kita lakukan terhadap 2 bandit yang masih hidup itu sekarang?" Ujar Ksatria yang bersama gadis itu. Melirik tajam kearah bandit yang diikat Kruiya....


...Hampir aku kelupaan terhadap bandit yang kukalahkan. Sebelum itu aku akan mengambil beberapa barang mereka sebagai hasil aku mengalahkan mereka, apa mereka punya sesuatu yang berharga? Dari pekerjaan mereka seharusnya mereka punya....


..."Baiklah mari kulihat ada berapa barang yang bandit itu miliki?" Guman Kruiya mengarah ke bandit yang diikat....


...Kruiya berjalan menuju bandit yang diikat oleh Kruiya. Bandit itu masih saja ketakutan akan tatapan Kruiya yang mengerikan, saat Kruiya akan mendekatinya, bandit itu seperti mengelak dan menutup matanya saat tangan Kruiya akan menggapainya....


...Kruiya mulai mendekatinya dan Kruiya mendekatkan mulutnya ke telinga bandit itu....


..."Hei... aku tahu kamu seorang wanita terlihat dari parasmu dan bentuk tubuhmu, karena itu aku tidak menendangmu dengan keras saat itu" bisik Kruiya didekat telinga bandit itu....


..."Apa!? Tidak mungkin identitasku ketahuan begitu saja? Apalagi hanya dengan melihatkku dari paras dan bentuk tubuh saja bisa sampai mengenaliku bahwa aku seorang wanita. Dan juga tidak keras katamu? Siapa dia sebenarnya? Waktu itu aku yakin sekali tendangan itu sangat keras, sampai saat ini rasa sakit itu belum hilang. Dan dia bilang tidak menendang dengan keras?" Pikir bandit itu sambil ketakutan mendengar ucapan Kruiya....


...Kalau kamu tidak ingin dibunuh olehku, serahkan semua barang berharga atau uang yang kamu punya, dan akan kuampuni dirimu karena berani melawanku" bisik Kruiya ke telinga bandit itu....


...Bandit itu yang mendengar bisikan ancaman dari Kruiya terlihat ketakutan, terlihat dari reaksinya yang panik. ...


..."A ... apa yang sebenarnya kamu inginkan?" Tanya bandit itu dengan lirih memberanikan diri....


..."Bukannya sudah kujawab? Aku hanya ingin barang berhargamu dan uangmu, itu saja." Jawab Kruiya membisikan mulutnya ks telinga bandit itu....


..."... dan satu hal lagi, aku ingin kamu bekerja denganku dibawah perintahku. Kamu bebas memilih, pilih mati di tanganku dengan cara yang hina atau bekerja dibawah perintahku!? Pilihanmu itu akan menjadi tujuan akhirmu" ucap Kruiya menegaskan....


...Kruiya yang terlihat memberi pilihan kepada bandit itu dengan nada yang mengancam, membuat bandit itu semakin takut dengan Kruiya. ...


...Pada akhirnya bandit itu tidak punya pilihan lain selain bekerja di bawah perintah Kruiya....


..."Aku memilih bekerja dibawah perintahmu" jawab bandit itu lirih dengan nada ketakutan....


...Kruiya tersenyum dengan senyuman yang memiliki niat tersembunyi setelah mendengar jawaban bandit itu....


..."Bagus, itu jawaban yang ingin kudengar. Baiklah ... sekarang akan kuberi perintah pertama yang akan kamu kerjakan" balas Kruiya....


..."He...! perintah apa itu?" Dengan terkejut bandit itu bertanya....


..."Disaat nanti aku menggerakan jari kiriku, pada hitungan ke tiga, aku ingin kamu kabur dari sini. Tapi ... bukan kabur dariku, jika kamu melakukannya ... maka barang ini akan kuambil sebagai jaminan bahwa kamu tidak akan kabur" ucap Kruiya mengancam dengan kalung yang Kruiya ambil dari Bandit itu waktu ia lengah....


...Dengan terkejutnya, bandit itu langsung mencoba merebut kalung yang ada di tangan Kruiya. Dengan cepat Kruiya langsung menghindarkan tangannya....


..."Kembalikan kalungku!" Ucap bandit itu sedikit emosi disertai rasa takutnya....


..."Jika kamu ingin kalung ini kembali, lakukan perintahku dulu ... bodoh!" Ancam Kruiya dengan tatapannya yang mengerikan....


...Bandit itu pun hanya terdiam melihat tatapan Kruiya yang mengerikan. ...


..."Jika kamu ingin kalung ini kembali ... patuhi perintahku dan aku akan memperlakukanmu dengan baik. Perintahnya adalah ..." Ucap Kruiya kemudian membisikan kan perintahnya ke telinga bandit itu....


...Kemudian Kruiya mengambil semua barang milik bandit itu juga sejumlah uang yang besar dari milik bos bandit yang masih tak sadarkan diri. ...


...Pelayan, ksatria dan gadis itu melihatku yang mengambil barang-barang dari bandit dan sejumlah uang yang ku ambil dari bos bandit itu. ...


..."Tuan Kruiya? Mengapa kamu mengambil barang-barang dan uang dari para bandit?" Tanya Ksatria itu melihat Kruiya mengambil barang dan uang dari para bandit....


..."Apa yang aku lakukan adalah hal untuk bertahan hidup, jika mereka mencoba merampok kita dan berakhir gagal, maka rampok kembali apa yang jadi milik mereka sebagai bayaran karena merampok kita" jawab Kruiya menjelaskan sembari mengambil barang-barang dari para bandit....


..."Bukankah itu sama saja kita menjadi seperti mereka!?" Tanya ksatria itu dengan emosinya mengepalkan tangannya....


..."Jika kamu berpikir seperti itu, berarti kamu hidup berkecukupan menjadi seorang ksatria. Bukan berarti aku membandingkan nasibmu dan aku, hanya saja jika kamu mengalami keadaan sama sepertiku, maka kamu juga akan melakukan seperti apa yang saat ini kulakukan." Balas Kruiya dengan tenang menjelaskan....


..."Apa-apaan itu!?" Tanya Ksatria itu kesal kepada dirinya sendiri terpukul mendengar jawaban Kruiya....


..."Apa yang diucapkan Tuan Kruiya ada benarnya, mungkin kamu anggap itu sama saja seperti merampok, tapi... dalam keadaan tuan Kruiya, itu seperti bertahan hidup sambil mempertaruhkan nyawa dengan kejadian yang tak terduga, memanfaatkan apa yang bisa dimanfaatkan untuk bertahan hidup di dunia yang keras ini. Rampok atau dirampok, bunuh atau dibunuh? Hukum seperti itu sudah ada sejak dulu" balas Pelayan itu menjelaskan ke Luis....


...Luis pun langsung terpukul dan menundukkan kepalanya, ia merasa dirinya tidak tahu apa-apa tentang kerasnya dunia ini. ...


..."Apa-apaan itu!?, mungkin yang ia bilang ada benarnya, aku hidup berkecukupan sebagai seorang ksatria sehingga aku buta akan kerasnya hidup di dunia ini" pikir luis menatap kearah langit menyesalinya....


...Semua menjadi tegang karena perdebatan antara Kruiya dan Luis. Meskipun begitu itu semua sudah diselesaikan dengan perkataan Pelayan itu yang membuat Luis terdiam. ...


...Setelah semua masalah selesai, Kruiya menghitung ... ...


...*1, 2, 3* hitungan jari....


...Bandit yang diperintahkan Kruiya pun langsung pergi sesuai arahan Kruiya. Menyadari hal itu, semua orang yang ada bersama Kruiya langsung terkejut... tiba tiba bandit itu kabur tanpa pengawasan Kruiya dan yang lainnya. ...


..."Arrgghh! Sial, dia meloloskan diri!" Kesal Luis tidak sempat menyadari....


...Luis pun hendak mengejar Bandit itu, namun dicegah oleh pelayan yang bersamanya. Luis yang kesal, hanya menurut apa kata pelayan itu....


..."Luis! Hentikan ... jangan mengejarnya, itu bukan prioritas kita melakukan perjalanan ini" ujar pelayan itu mencegah Luis....


..."... baiklah" jawab Luis berhenti mengejar....


..."Baiklah ... karena satu bandit lolos maka, bos bandit itu akan mempertanggung jawabkan. Luis, ikat bos bandit itu dan letakkan di belakang kereta kuda" ucap Pelayan itu memerintah....


...Luis pun mepakukan perintah pelayan itu dan mengikat bos bandit itu di belakang kereta dan mengikatnya kuat-kuat....


..."Karena semua sudah beres. Tuan Kruiya bisa masuk kedalam kereta kuda untuk menuju ke kota selanjutnya dan untuk budakmu itu silahkan duduk disamping Luis di depan" ucap Pelayan itu....


...Kruiya pun masuk kedalam kereta kuda sedangkan Elies duduk disamping Luis yang mengendalikan kuda di depan....


..."Hiiyakk!" Suara Luis sembari mencambuk kuda dengan talinya....


...Kemudian Mereka berangkat menuju kota selanjutnya ... Kota Perbatasan [LINHEIM]....


...-...


...-...


...-...


...-...


...Apa yang akan menanti Kruiya di Linheim? Dan siapa gadis cantik yang bersama Pelayan dan Ksatria itu? ...

__ADS_1


...Bersambung....


__ADS_2