Petualangan Anak SMA Di Dunia Lain

Petualangan Anak SMA Di Dunia Lain
Makhluk Aneh dan Suara Mysterius


__ADS_3

Sepertinya, tuan. Apakah dia akan menjadi ancaman kita untuk kedepannya? Kita tidak tahu apa yang akan terjadi jika kita membiarkannya begitu saja」


Wanita itu bersujud dan berbicara dihadapan tuannya.


Pelayanku yang manis... walaupun dia bisa mengalahkannya bukan berarti dia akan menjadi ancaman bagi kita. Kita hanya perlu mengamatinya」


Tuan itu duduk dihadapan pelayannya.


Baiklah, tuan. Jika itu keputusan dari tuan. Maka, aku akan mematuhinya. Kalau begitu saya izin pamit keluar, tuan」


Pelayan itu meminta izin.


...Pergilah」


Kemudian pelayan itu pergi keluar dari ruangan.


 


Di kerajaan Luygrind, tepatnya di Istana kerjaan Luygrind.


Asfrei... oi, ternyata kamu disini ya? Aku mencari-carimu dari tadi, huh...


*menghela napas* sedang apa yang kau lakukan disini?」


Vory kah... mengapa kamu mencariku?」


Asfrei sedang duduk membaca suatu buku.


Jawab pertanyaanku dulu lah... kenapa malah kamu yang menanyakan kepadaku. Dan... buku apa yang kamu baca? Sepertinya kamu terlihat fokus dan serius saat membacanya」


Vory penasaran dan menghampiri Asfrei dan duduk di sampingnya.


Afrei sedang fokus membaca, terlihat dari matanya yang terus memandangi kearah buku yang ia baca.


Heh... ternyata buku tentang harta dunia ini. Dilihat-lihat memang menarik untuk dibaca」


Tentu saja, karena aku ingin mengetahui harta dunia ini yang memungkinkan aku *Pahlawan* agar menjadi lebih kuat untuk mengalahkan Raja Iblis」


Asfrei tiba-tiba membalas ucapan Vory.


Jadi itu alasanmu pergi ke sini dan membaca buku ini. Kalau begitu aku tidak jadi mengajakmu pergi」


...Pergi Kemana? Apa itu alasanmu datang mencari-cariku dari tadi?」


Asfrei melihat kearah Vory yang duduk di sampingnya dan meletakkan buku yang dibacanya.


Sebenarnya, aku ingin mengajakmu pergi jalan-jalan bersama dengan yang lainnya」


Kalau begitu, aku ikut」


Asfrei menyetujui ajakan dari Vory dan pergi meninggalkan perpustakaan setelah mengembalikan buku yang ia baca.


 


Di tengah hutan yang lebat...


Kruiya, Elies dan Serra sedang istirahat di bawah pohon besar.


Terlihat Kruiya yang sedang duduk tertidur bersandar di batang pohon menikmati angin spoi-spoi.


Sedangkan Elies dan Serra, mereka berdua sedang tertidur di dalam tenda. Karena kelelahan mereka memutuskan tidur.


Kruiya membuka matanya dari tidurnya...


Uwaah... siang hari yang indah, tempat yang dipenuhi pohon-pohon besar dan tumbuhan aneh yang tidak kuketahui. Ini memang benar-benar dunia Fantasy. Semoga aku cepat mendapatkan pacar di dunia ini dan memamerkannya ke Rei.


Tapi, apa aku bisa mempunyai pacar? Di dunia ini penampilan bukanlah segalanya, melainkan kekuatan serta status di dunia ini. Sayangnya aku tidak punya kekuatan, Skill kuat tidak punya, Job keren tidak punya, Sihir tidak bisa.


...Argghgh! 」


Kruiya mengacak-acak rambutnya.


Karena kesal memikirkan alasan ia tidak mendapatkan kemampuan apapun, Kruiya memutuskan untuk pergi jalan-jalan.


Hmm... kalau dipikir-pikir gadis seperti apa yang akan kupacari ya? 」


Kruiya berjalan sambil berpikir tentang gadis yang ia sukai.

__ADS_1


Apakah gadis bertelinga hewan yang akan kupacari? Itu sepertinya tidak, walaupun gadis setengah hewan itu terlihat cantik maupun imut, aku tidak akan tertarik. Karena itu sama saja aku memacari hewan. 」


Oh ya, Elf... dari yang aku dengar Elf itu cantik-cantik parasnya juga yang pria Tampan, apa aku mencari gadis Elf aja? ...dan Elies juga dari ras Elf, Elies memang cantik tapi... tidak.」


Pilihan yang tersisa hanyalah memacari gadis yang sesama manusia. Hm... aku tidak punya pilihan lain juga, Entahlah aku tidak tahu apa yang akan kupilih, mungkin aku pikirkan kedepannya saja.」


Tanpa sadar Kruiya telah berjalan jauh dari tenda.


He, hee... 」


Dimana ini...!」


Menyadari hal itu, Kruiya berusaha keras mencari jalan kembali. Langit sudah mulai gelap, Kruiya masih mencari jalan untuk kembali.


Elies bangun dari tidurnya, kemudian Elies membangunkan Serra. Saat Elies bangun, Elies menemui Kruiya yang sedang tidur... sesaat akan menghampiri Kruiya, Serra menanyakan sesuatu ke Elies.


Hei Elies... sebenarnya tuan Kruiya itu Pria seperti apa?


Mengapa kamu tiba-tiba menanyakan hal itu?」


Sebenarnya, dari apa yang ku lihat... tuan Kruiya itu orangnya agak tenang saat menghadapi masalah dan juga terlihat kuat saat melawan Wolfern dan Bandit seperti sebelumnya」


Kalau kamu ingin tahu Tuan itu Seperti apa, akan kujawab setahuku. Tuan itu kalau dilihat secara fisik memang kuat, tapi...」


Elies menundukan kepalanya seperti ragu akan ucapannya.


...tapi?」


Tapi, tuan itu sangat tegas dalam aturannya. Apa yang kumaksud adalah saat tuan memberi aturan maka, aturan itu tidak boleh dilanggar apapun alasannya. Jika dilanggar maka, tuan sendiri yang akan menghukumku. Itulah seperti apa tuan itu menurutku」


Aku paham sekarang... ayo kita temui tuan Kruiya」


Saat Elies dan Serra ingin menemui Kruiya, mereka berdua dikejutkan oleh Kruiya yang tiba-tiba tidak ada di tempat ia tidur.


Menyadari hal itu, Elies mencari-cari Kruiya disekitar tempat ia tidur. Sedangkan Serra menunggu Elies mencari-cari Kruiya.


Setelah lama mencari Kruiya dan tidak ketemu dengan Kruiya, Elies kembali ke Serra dan memberti tahu tentang hilangnya Kruiya.


...Serra, huuh huhh huhh...


*napas berat* Tuan ... tuan tidak ada dimana-mana」


Apa maksudmu ruan Kruiya tidak ada dimana-mana?」


Tuan tidak ada di tempat ia tidur, dan saat aku cari-cari disekitar tempatnya, aku tidak menemukan sama sekali keberadaannya」


...berarti tuan Kruiya hilang?」


Iya」


Saat Serra mengetahui bahwa Kruiya hilang, mereka berdua pun mencari-cari Kruiya dan membawa lentera untuk penerangan malam.


Tuan...! Dimana kamu?」


Tuan Kruiya, kamu bisa mendengarku!?」


Sebenarnya tuan ada dimana sih? Kita cari-cari tidak ada, apa tuan sedang pergi?」


Pergi? Kemana Elies, sedangkan kita berada di hutan yang kita tidak ketahui」


Kamu benar juga, sebenarnya tuan ada dimana sih?」


Elies dan Serra sedang mencari-cari Kruiya di tengah hutan dalam keadaan gelapnya malam. Hanya dengan 1 lentera, Elies dan Serra mencari Kruiya di sekitar tenda agak jauh sedikit.


Ah... sial! Mengapa aku bisa-bisanya tidak fokus pada jalan yang kulewati. Sekarang gelap lagi, apa tidak ada penerangan sama sekali? 」


Oh ya... aku masih membawa tasku, kalau tidak salah ada satu di dalam tas.」


Kruiya mencoba mencari benda yang dicarinya di dalam tasnya.


Ketemu... ini dia, lentera... Hijau?


Kalau tidak salah lentera ini diberikan oleh seorang gadis yang kutemui di ruang bawah tanah penginapan di desa itu. 」


[Lentera Hijau] : Lentera yang mampu mengontrol jiwa makhluk yang sudah mati.」


Itu yang aku ketahui dari gadis itu. Tapi, aku tidak tahu cara menggunakannya jadi aku pakai saja dulu untuk penerangan. Lain kali akan kucari tahu sendiri.」

__ADS_1


Kruiya pun menggunakan Lentera itu dan mencari jalan kembali.


Tak lama Kruiya mencari, Kruiya bertemu dengan makhluk aneh yang berada di depannya.


Makhluk apa itu? Itu bukan seperti makhluk biasa. Makhluk itu tertutupi oleh kabut tebal di badannya sehingga aku tidak bisa melihatnya dengan jelas, memiliki badan tinggi, memiliki sebuah sayap, tanduk, dan mata yang tajam.


Kruiya pun mendekati makhluk itu dan melihatnya dengan jelas, saat Kruiya akan menyoroti makhluk itu dengan lenteranya...


Tiba-tiba!


Makhluk itu langsung menutupi sorotan dari cahaya lentera yang Kruiya pegang dengan tangannya.


Kenapa makhluk itu menutupi matanya dari cahaya lentera ini? Seolah-olah dia sedang menghindari sesuatu.


Kruiya penasaran dengan perilaku aneh dari makhluk itu. Kruiya pun memutuskan untuk mendekatinya lebih dekat, sesaat Kruiya akan mendekat dengan makhluk itu.


Jangan mendekat, jika kamu ingin kembali, maka ikuti suaraku」


Tiba-tiba ada suara yang menyuruh Kruiya untuk tidak mendekati makhluk itu.


Kruiya terkejut mendengar suara itu dan mencari-cari sumber suara itu dengan melihat-lihat sekitarnya, alhasil Kruiya tidak melihat makhluk apapun selain makhluk yang ada didepannya, dan membuatnya semakin penasaran dengan makhluk itu.


Siapa kamu?」


Jika kamu ingin kembali, maka ikuti saja suaraku」


Aku tidak punya pilihan lain selain mengikuti sarannya, tapi... jika dia berbohong.


Aku tidak akan membohongimu, mundur kebelakang dan balik badan, lihat arah kanan dan jalan lurus maka kamu akan kembali bertemu dengan dua orang gadis.」


Elies dan Serra pasti mencari-cariku, tapi... suara itu bahkan bisa membalas perkataanku walaupun aku berbicara dalam hati.


Baiklah, aku akan mengikuti saranmu」


Akhirnya Kruiya memutuskan untuk mengikut arahan dari suara itu. Tak lama Kruiya mengikuti arahan dari suara itu, Kruiya melihat sebuah cahaya dari balik pepohonan, Kruiya pun berlari menuju sumber cahaya itu.


Dan...


Brush!」


Suara Kruiya berlari melewati semak-semak


Tuan?」


Tuan Kruiya?」


Yo Elies, Serra... apa kalian mencariku?」


Elies dan Serra terkejut saat dihapadan mereka muncul Kruiya dari balik semak-semak, hal itu juga membuat mereka berdua senang dan lega karena Kruiya sudah kembali.


Kemudian Kruiya, Elies dan Serra kembali ke tempat mereka istirahat dan untuk menyiapkan makan malam.


Sesampainya di tenda, Elies dan Serra menanyakan tentang Kruiya yang tiba-tiba hilang di dalam hutan. Kruiya pun langsung menjawab alasannya.


Mendengar alasan dari Kruiya, Elies dan Serra tertawa karena itu.


Tuan bisa juga ceroboh ya... hihihi」


Elies menahan tawanya.


Mungkin ini juga menjadi pengalamanku di dunia ini, hanya dengan melihat mereka berdua tertawa sudah membuatku tenang.


Mereka bertiga pun makan malam bersama dengan senang, kecuali Kruiya yang menikmati makan malam dengan duduk tenang melihat Elies dan Serra.


Sebenarnya tadi itu makhluk apa? Juga suara tadi berasal dari siapa? Dunia ini memang penuh dengan pertanyaan bagi orang yang bukan berasal dari dunia ini sepertiku, aku ingin cepat keluar dari hutan ini secepatnya.


Kruiya kepikiran dengan Makhluk yang ia temui dan Suara yang ia dengar saat tersesat di hutan tadi.


-


-


-


-


Apa sebenarnya makhluk yang Kruiya temui itu? juga suara yang Kruiya dengar?

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2