
Gadis Berambut Merah
'Kalaupun itu manusia dengan kekuatan sakti
dalam kondisi tengah malam seperti ini
tidak akan ada orang yang berani mendekati bayangan itu. Tetapi Xiao Che tanpa ragu berjalan ke arah bayangan putih itu.'
'Saat dia mulai mendekat
dia melihat bahwa bayangan itu adalah manusia. Orang itu berbaring disana tanpa bergerak.'
'"Siapakah engkau?" Ketika dia melihat bahwa bayangan kabur itu adalah manusia
Xiao Che berhenti berjalan dan bertanya.'
'Bayangan hitam itu tidak merespon dan tidak terlihat kalau dia bernafas.'
'Apakah orang ini pingsan? Atau.. mati?'
'Siapakah orang ini? Mengapa orang ini roboh disini? Sebentar! Jika orang ini jatuh tadi siang
seharusnya ada orang yang mencari dia. Namun
sepertinya Xiao Che-lah orang pertama yang menemukan dia
ini berarti bahwa orang ini baru saja muncul… Sekarang sudah hampir tengah malam.'
'Xiao Che tanpa ragu berjalan mendekat lebih cepat.'
'Saat dia sudah dekat dengan tubuh itu
dia sangat terkejut dan agak pangling.'
'Dia adalah seorang…. Gadis!'
'Gadis itu tampaknya berusia 12 atau 13 tahun dan pakaiannya berantakan. Tubuhnya mungil dan lucu
meringkuk seperti anak kucing. Dibawah keliman roknya tampak dua kaki seputih salju
tapi jika diperhatikan teliti
ada banyak bekas luka kecil. Hanya terlihat satu sepatu hitam dikakinya
sementara satunya lagi tidak ada. Kaki telanjangnya seperti teratai es yang mempesona
jari kakinya seperti ukiran giok.'
'Yang paling mencolok dari tubuhnya adalah rambutnya. Terlihat seperti setan jahat
berwarna merah menyala dengan aura gaib
kilatan cahaya dingin terlihat di sudut matanya yang sesungguhnya merupakan pantulan dari kepalanya.'
'Seorang gadis? Bagaimana bisa seorang gadis ada disini? Bagaimana mungkin ada begitu banyak bekas luka ditubuhnya?'
'"Apakah ada alasan dibalik warna rambutnya? Apakah ada orang di Benua Langit Kekal yang melahirkan anak berambut merah?'
'Xiao Che mendekat dan mengulurkan tangannya
dengan lembut menggoyang pundak gadis itu : "Gadis kecil… gadis…"'
'Suara Xiao Che tiba-tiba terhenti sesudah itu dia berteriak dengan terkejut. Secepat kilat
dia menarik tangannya dari pundak gadis itu. Xiao Che merasakan lewat pakaian tipis gadis itu
tubuhnya sangat dingin
tanpa sedikit pun panas seperti yang dimiliki orang hidup. Tapi yang paling membuat dia terkejut adalah ketika kontak dengan tubuh gadis itu
ada pancaran aura yang sangat beracun.'
'Ya! Sungguh sangat berbisa… sampai titik ini Xiao Che mulai takut
karena ini jenis racun level tertinggi yang belum pernah dia temui
melampaui semua pengetahuan racun yang dia peroleh dari dunia masa lalunya! Itu sangat mengerikan karena saat tangannya kontak
seluruh rambut pada dirinya berdiri tegak.'
'Pada saat dia mundur
Xiao Che lebih kaget lagi. Rumput dan tanaman disekeliling gadis itu
bukan berwarna hijau gelap karena kurang diterangi cahaya bulan tetapi berwarna hitam karena hangus terbakar. Bahkan tanah disekelilingnya telah menjadi hitam gelap.'
'Hati Xiao Che berdegub kencang. Jika bukan karena ada Mutiara Racun Langit yang menawarkan racun dalam tubuhnya
saat ini
dia pasti sudah mati keracunan saat menyentuh tubuh gadis itu.'
'Bagaimana bisa di dunia ini ada racun yang sangat mengerikan seperti ini? Bukankah Mutiara Racun Langit merupakan racun yang paling jahat? Dia ingat bagaimana dia telah melepaskan racun yang mengerikan dari Mutiara Racun Langit waktu yang lalu
tetapi jika dibandingkan dengan racun pada tubuh gadis itu
racun dari Mutiara Racun Langit masih jauh dibawah racun ini.'
__ADS_1
'Mungkinkah di dunia ini ada racun yang lebih beracun dari Mutiara Racun Langit?'
'Bagaimana gadis ini bisa memiliki racun yang begitu ganas pada tubuhnya? Dan mengapa dia terbaring di area ini?'
'Banyak keraguan muncul dalam pikiran Xiao Che tapi tidak diragukan lagi gadis kecil ini telah mati. Dengan jenis racun ini
jangankan gadis kecil ini
seorang tingkat Langit sakti pun segera akan mati.'
'Xiao Che menarik nafas dalam-dalam
setelah agak ragu sejenak
dia kembali meletakkan tangannya di pundak gadis itu dan perlahan membalik tubuh mayat itu. Di bawah sinar bulan
Xiao Che bisa melihat wajah gadis itu dan dia sangat terkejut.'
'"Bagaimana bisa.. ada gadis secantik ini… " Suara Xiao Che bergetar.'
'Gadis ini sangat cantik
cantik luar biasa
kecantikannya terasa seperti bisa merampas jiwa. Jika dia tidak melihat sendiri
dia tidak akan percaya kalau gadis muda seperti ini bisa memiliki pesona yang mendebarkan.'
'Rambutnya semerah setan
wajah seputih giok putih
masing-masing bagian wajahnya menampilkan kecantikan luar biasa dan jika digabungkan semuanya
membuat wajahnya sempurna.'
'Xia Qingyue adalah gadis tercantik nomor satu di Kota Awan Apung
bahkan mungkin di Kerajaan Angin Biru tidak ada orang lain yang bisa dibandingkan dengan dia. Namun
ketika Xiao Che melihat wajah gadis muda ini
dia tertegun
seolah jiwanya dibetot keluar. Dia tidak pernah menyangka bahwa jiwanya bisa begitu terpengaruh dengan hanya memandang wajah gadis ini.'
'Dia baru berusia sekitar 12 atau 13 tahun. Jika dia bertumbuh lebih dewasa sampai seusia Xia Qingyue.. sungguh tidak terbayangkan pesona kecantikannya. Mungkin dengan senyumnya saja bisa menyebabkan kekacauan yang hebat.'
'Sayangnya gadis ini telah dibunuh oleh ahli racun dan dia mati di tanah Klan Xiao. Dia tidak bisa menebak racun apa itu dan mengapa ada disini.. Dia cuma bisa merasakan ketidakberuntungan gadis ini. Sungguh sangat disayangkan bahwa gadis ini telah mati dengan cara yang sangat kejam dan brutal.'
'Siapakah yang memiliki hati sekejam ini yang telah membunuh gadis ini dengan sadis.'
tapi kemudian mengulurkan tangan kirinya dan telapak tangannya menekan dada yang sangat dingin dari gadis itu. Mutiara Racun Langit dengan cepat mulai menawarkan racun ditubuh gadis itu. Ini adalah daerah belakang gunung Klan Xiao. Dilihat dari kekuatan racun pada tubuh gadis ini
jika terus menyebar
seluruh kehidupan di gunung akan mati. Meskipun kekuatan Mutiara Racun Langit hampir hilang
tapi itu masih memiliki kemampuan menawarkan racun. Mutiara Racun Langit pada telapak tangannya terus bersinar
membersihkan racun dari tubuh gadis itu. Segera
Xiao Che merasakan ada getaran di dada gadis itu dan melihat gadis itu membuka matanya… satu demi satu…'
'Dia seperti memiliki sepasang mata setan yang sangat gelap yang bersinar misterius saat dia berkedip. Ketika sinar mata Xiao Che bertemu dengan gadis itu
dia merasakan perasaan ngeri seperti jatuh ke jurang yang sangat dalam.. hatinya menjadi takut! Gadisyang keracunan hebat ini
tidak bernafas dan tubuhnya sangat dingin seperti mayat.. kini membuka matanya.'
'Gadis itu mengulurkan tangan kanannya perlahan dan memegang erat pergelangan tangan kiri Xiao Che yang tentu saja sangat terkejut. Gadis itu menggerakkan bibirnya dan bersuara…'
'"Mutiara…. Racun…. Langit…."'
'Xiao Che gemetar seperti ada gempa bumi.. Dia tidak bisa percaya pada telinganya! Mutiara Racun Langit adalah benda yang dibawa olehnya dari Benua Awan Biru
itu tidak ada di Benua Langit Kekal.. tetapi baru saja gadis itu mengucapkan nama Mutiara Racun Langit! Dia jelas tidak salah dengar! Atau apakah itu hanya kebetulan?'
'"Gadis kecil
kamu…. aah!!"'
'Bersamaan dengan teriakan nyeri Xiao Che
gadis itu membuka mulutnya dan menggigit jari kirinya.'
'Darah mulai mengalir keluar dari jari tengah dan jari telunjuk Xiao Che
semuanya mengalir ke mulut gadis itu tanpa tumpah setetes pun di tanah. Dengan khawatir
Xiao Che menarik kembali tangannya… Meskipun tangan gadis itu yang seputih salju terlihat lembut
ternyata cengkramannya sekuat besi
dia menggigit Xiao Che sambil menahan tangan Xiao Che dengan ketat. Dengan mengerahkan seluruh tenaga
Xiao Che berusaha menarik tangannya. Matanya terbuka lebar
__ADS_1
dia merasakan darah dari seluruh tubuhnya mengalir ke tangan kirinya dan kemudian tersedot ke mulut gadis itu.'
'Dia… mengisap.. darah saya!?'
'Gadis itu menutup mata hitamnya dan dengan rakusnya menghisap darah dari jari Xiao Che seperti bayi mengisap ASI.'
'Siapa gadis ini…'
'Gadis ini jelas telah diracun sampai hampir mati
tapi dia membuat Xiao Che tidak bisa melepaskan diri dari genggamannya. Setelah berusaha melepaskan dirinya dengan berbagai cara
akhirnya Xiao Che menyerah
dia tidak berdaya melihat darahnya dihisap.'
'Xiao Che terlahir dengan tubuh yang lemah ditambah dengan kehilangan banyak darah
kepalanya mulai pusing. Saat dia bertanya-tanya apakah darahnya akan dihisap habis oleh gadis ini
rasa sakit pada jarinya tiba-tiba hilang
dan genggaman erat gadis itu terlepas.'
'Xiao Che melangkah mundur
melihat gadis cantik itu yang memiliki ekspresi kelam. Sungguh mengerikan bahwa dia baru saja menghisap darahnya. Tetapi gadis itu tidak melakukan apapun
seperti saat pertama kali Xiao Che melihatnya
dia tetap terbaring dengan mata tertutup dan tidak bernafas.'
'Huu...'
'Embusan angin malam yang dingin bertiup sepoi
menyapu kembali Xiao Che dan gadis itu. Dalam hembusan angin dingin
tubuh gadis itu tersebar bersama angin seperti kabut
hilang seluruhnya dari pandangan
hanya meninggalkan rok putih robek
sepasang sepatu hitam dan jepitan kupu-kupu merah.'
'Xiao Che : "! ! !''
'Menghilang !?'
'Sensasi aneh datang dari telapak tangan kirinya. Hatinya langsung menggigil dengan ekspresi heran. Dia menutup matanya dan rohnya pindah ke ruang dalam Mutiara Racun Langit.'
'Ruang hijau di dalam Mutiara Racun Langit benar-benar kosong.'
'Saat dia masuk kedalam kali ini
dia melihat tubuh seputih giok salju melayang dengan tenang di depannya.'
'Xiao Che melebarkan matanya dan dia menggunakan tangannya untuk menutupi hidungnya untuk pertama kali dalam hidupnya'
'Itu adalah gadis kecil yang telah mengisap darahnya. Satu-satunya perbedaan
sekarang tidak ada satu lembar benang pun yang menutupi tubuhya
dia benar-benar telanjang muncul di depan Xiao Che.'
'Matanya tertutup rapat dan wajahnya yang putih terlihat tenang. Rambut merah darahnya yang panjang terurai kebawah
menari tanpa ada angin yang bertiup. Kulitnya halus
putih dan lembab seperti bayi. Alis gadis itu seperti bulu zamrud
pinggang kecil dan kakinya lurus indah seperti batu giok. Meskipun dia masih muda tapi tubuh bagian atasnya hampir matang. *********** yang putih seperti dua mutiara giok pada tubuhnya yang sempurna meliuk seperti bambu musim semi. Sungguh pemandangan yang sangat mempesona.'
'Walaupun tubuhnya belum terlalu matang
tetapi telah memancarkan pesona yang membetot jiwa. Terlihat seperti seluruh keindahan dunia ini berkumpul di dalam tubuhnya.'
'Xiao Che menggunakan seluruh kehendaknya untuk berkonsentrasi sekuat-kuatnya
berusaha menjauhkan pandangan matanya dari tubuh gadis itu. Dia berbalik sambil tetap memegang hidungnya. Saat dia melihat tubuh gadis itu
dia merasakan darahnya mengalir ke atas. Dia yakin jika terus memandang gadis itu maka dia akan muntah darah.'
'Mengapa dia tidak mengenakan pakaian…'
'Bukan! Itu bukan hal utama !!'
'Dia sudah menghilang sebelumnya
jadi bagaimana dia bisa tiba-tiba muncul di dalam Mutiara Racun Langit? Mutiara Racun Langit telah menyatu dengan diriku jadi seharusnya saya satu-satunya yang bisa mengontrol itu. Mengapa dia bisa muncul tanpa perintah saya…'
'Apakah karena dia sudah menghisap darahku?'
'Apa yang sebenarnya terjadi ?'
'Otak Xiao Che benar-benar kacau. Bahkan dengan pengalamannya di dua kehidupan
__ADS_1
dia tidak mampu memahami apa yang sedang terjadi.'