Pewaris Dewa Jahat

Pewaris Dewa Jahat
Chapter 43


__ADS_3

Nadi Sakti Kekuatan Dewa


'"Bang!!"'


'Tanpa emosi atau peringatan


bersamaan dengan Jasmin mengangkat tangannya


ekspresi Xiao Jiu berubah drastis; berubah sangat takut seolah dia melihat kengerian yang sangat menakutkan dari neraka saat ini. Sesudah itu


terdengar suara ledakan bagian tubuh dan dadanya terbuka dengan suara letusan yang keras.'


'Kepala


empat anggota gerak


batang tubuh dan organ-organ… Semuanya langsung hancur


tersembur seperti bunga darah yang besar. Sebaran noda darahnya sangat jauh membuat permukaan tanah disekitar tempat itu ditutupi oleh darah merah…'


'Yun Che: "!!!!"'


'Dua orang dari Sekte Xiao


Xiao Ba dan Xiao Jiu merupakan orang andalan dari anak Ketua Sekte


yang satu tubuhnya tercincang sedangkan satunya lagi tubuhnya meledak. Tidak disangka mereka beruda terbunuh demikian cepat oleh tangan Jasmin tanpa ada tanda perlawanan sedikit pun. Mungkin sampai mereka mati


mereka tetap tidak mengerti mengapa mereka bisa mati.'


'Lagipula


cara mereka mati lebih mengerikan dari yang lain. Yun Che dengan dua masa hidupnya sudah membunuh tak terhitung banyaknya orang sehingga biasa bagi dia menumpahkan darah kental dan berlaku kejam ketika menghadapi orang-orang yang sangat dia benci


cara dia memperlakukan mereka sangat menakutkan.'


'"Uuaah.…"'


'Rintihan kesakitan tiba-tiba datang dari mulut Jasmin bersamaan dengan itu


tubuh mungilnya berjongkok diatas tanah dan mulai gemetar.'


'Xiao Ba menjadi gumpalan daging cincang sementara Xiao Jiu menjadi kolam air darah. Tiba-tiba Yun Che memahami mengapa dia mengklaim dirinya sebagai "Melati yang berlumuran darah"


dari caranya membunuh


seseorang dapat membayangkan berapa banyak orang yang sudah dia bunuh dan betapa tragisnya korban yang mati ditangannya. Dia jelas hanyalah seorang gadis yang belum dewasa tetapi menilai perbuatannya


dia seperti dewa kematian kejam tanpa ampun.'


'Tanpa bisa dicegah


dalam hati Yun Che lahir rasa takut yang dingin. Melihat pada ekspresi kesakitannya


Yun Che agak ragu sesaat tetapi kemudian berjalan maju dua langkah dan berkata : "Kau jelas hanya menggunakan kekuatan terkecil untuk membunuhnya


sebelumnya kau ingin membunuh dia tanpa jenazah utuh… Jiwamu sekarang dijangkiti oleh racun yang khas


sekali kau menggunakan kekuatan saktimu


racun ini akan mengambil keuntungan dari hal itu dan masuk untuk menghancurkan jiwamu…'


'"Awuuuuuu~~~"'


'Lolongan panjang seekor serigala tiba-tiba terdengar dari belakang Yun Che dan lolongan ini sangat dekat darinya… demikian dekat seperti berada disamping telinga kanannya. Yun Che segera berputar dengan cepat


disamping kanannya


dia melihat seekor serigala dewasa berbulu abu-abu yang tiba-tiba muncul dua puluh langkah darinya sambil menatap dengan ganas.'


'Serigala liar!!'


'Hati Yun Che segera waspada… Ini adalah batas kota


bagaimana mungkin ada serigala liar yang muncul! Meskipun serigala liar ini merupakan binatang normal


dia tetap serigala


dan dia berada ditempat dimana seharusnya dia tidak berada.'


'Tunggu… Angin terus-menerus bertiup dan sebelumnya Xiao Ba telah berubah menjadi potongan daging


jadi jika pemandangan berdarah ini dibawa angin… kemungkinan besar bisa menarik perhatian dari binatang sakti yang haus darah! Serigala liar yang tiba-tiba muncul ini bahkan tidak memberikan cukup waktu bagi Yun Che untuk berpikir atau bertindak; serigala itu melolong sekali kemudian langsung menyerang


melompat sejauh tujuh langkah menuju Yun Che. Kukunya yang tajam berkilauan cukup untuk mencabik-cabik tubuhnya.'


'Apa yang Yun Che katakan sebelumnya tidak semuanya salah. Saat Jasmin masuk kedalam Mutiara Racun Langit


dia menghisap darah Yun Che


jadi hidupnya bergantung kepada Yun Che oleh karena itu hidup Yun Che juga merupakan hidupnya. Jika Yun Che mati


dia akan mati juga; bahkan jika dia tidak mati


jika dia kehilangan Mutiara Racun Langit


tubuhnya akan terhambur dalam waktu singkat karena bekerjanya racun dalam tubuhnya.'


'Karena itu


melihat serigala itu menerkam kearah Yun Che


keinginan membunuh berkilat dimata Jasmin dan energi sakti berkecamuk dan mulai memadat ditangannya… Tetapi saat dia menggunakan kekuatan saktinya

__ADS_1


dia merasakan seolah dia ditusuk oleh ribuan panah. Seluruh tubuhnya menjadi kaku dan jeritan kesakitan keluar dari mulutnya


energi sakti yang telah terkumpul sebelumnya buyar. Seluruh tubuhnya mulai kejang


sangat kesakitan


tubuhnya tiba-tiba menjadi kabur


menjadi jelas satu saat


disaat lain menjadi kabur lagi seolah-olah dia hanyalah sebuah ilusi…'


'Ketika dia pertama kali menggunakan kekuatannya untuk mencincang Xiao Ba


dia merasakan efek serangan balik yang kuat dari Racun Pembunuh Dewa Abadi dan kedua kalinya dia menggunakan kekuatan sakti untuk membasmi Xiao Jiu terjadi pelipatgandaan serangan balik. Menyalurkan kekuatan saktinya sekali lagi saat ini telah menggerakkan racun mematikan di tubuhnya dan mulai menghancurkan jiwanya


seperti ular yang bangun dari tidurnya. Memaksa dirinya menyerang serigala itu


sekarang dia tidak dapat berdiri tegak. Menghadapi serangan racun


tubuh setengah trasparannya terlihat seperti akan menghilang ke udara seperti asap.'


'"Jangan gunakan energi saktimu!!"'


'Saat dia melihat tubuh Jasmin muncul dan kemudian menghilang


Yun Che mulai mengerutkan dahinya. Sementara itu


serigala liar yang terangkat kepalanya mulai menurunkan kepalanya lebih dulu


giginya yang setajam pisau semakin dekat dan semakin dekat dimatanya…'


'Sleesh!!'


'Pakaian di bahu kanannya tercabik dengan kasar dan juga dagingnya terluka.Yun Che yang berhasil menghindar dari terkaman yang tiba-tiba disisi kanannya tidak menunggu berdiri tegak malahan segera menggunakan semua kekuatan ditangan kanannya yang digenggam kencang dan mengayunkan ke arah serigala abu-abu tersebut. Gumpalan bubuk yang dia siapkan untuk dipakai menghadapi Xiao Ba dengan tepat menyebar di kepala serigala liar yang baru saja mendarat.'


'Serigala liar itu tiba-tiba mengeluarkan lolongan sedih dan tubuhnya jatuh ditengah lolongannya dan cakarnya mencakar dengan putus asa di matanya. Yun Che segera berdiri dan secepatnya menyambar pisau yang Jasmin lepaskan di tanah tadi. Dia menggertakkan giginya dan menggunakan seluruh kekuatannya untuk menerkam balik kearah serigala liar dengan tujuan menusuk tenggorokannya dengan pisau ditangannya.'


'Meskipun serigala liar merupakan binatang biasa


kulit dan tulang mereka sangat kuat. Saat manusia normal menggunakan seluruh kekuatannya untuk menikam tenggorokannya


hasilnya hanyalah luka yang tidak membahayakan hidupnya tetapi malahan akan membangkitkan sifat agresifnya. Pisau Yun Che datang sangat cepat dan tempat yang dia sasar terfokus dalam pandangannya… Pisau dengan akurat menusuk tempat diantara tulang tenggorokan serigala liar dan mengiris terbuka tenggorokannya.'


'Lolongan serigala liar mulai kehilangan kekuatannya. Seluruh tubuhnya kejang sebelum jatuh ke tanah tanpa suara.'


'"Hfuuf.." Yun Che menghembuskan nafas panjang dan meregangkan tangannya untuk menyeka dahinya yang berkeringat. Meskipun kekuatannya rendah dan tubuhnya lemah


pengalaman tempur dan ketajaman pandangannya tetap mumpuni. Kenyataan bahwa dia


yang sebelumnya dihina seluruh dunia


demikian sulit berhadapan dengan serigala liar biasa


'Dengan ekspresi kesakitan di wajahnya


Jasmin seperti anak kucing yang terluka yang terbaring diatas tanah dimana tubuhnya terus berkelip seperti sebelumnya. Setelah Yun Che mengatur nafasnya


dia berdiri dan pergi ke sisinya. Dia menempatkan tangan kirinya di pundak dan secepatnya melepaskan kekuatan untuk memunahkan racun dari Mutiara Racun Langit untuk menahan amukan racun pada tubuh dan jiwanya.'


'Racun Pembunuh Dewa Abadi…sesungguhnya jenis racun apa! Sehingga bisa mengambil nyawa gadis ini dengan kekuatan sangat dahsyat.'


'Kesakitan di wajah kecil Jasmin akhirnya mulai berkurang


meskipun demikian tubuhnya tetap berubah-ubah dari jelas ke transparan. Lagi pula terjadinya perubahan tersebut semakin sering dari waktu ke waktu dan jelas menunjukkan tanda-tanda dia akan segera menghambur… Pada saat itu


Jasmin tiba-tiba mengangkat kepalanya


menjulurkan tangannya dan tiba-tiba menggengam pergelangan tangan kanan Yun Che; dia membuka bibir lembutnya dan menggunakan gigi putih saljunya untuk menggigit telunjuk Yun Che.'


'Sakit yang datang dari jarinya menyebabkan wajah Yun Che berubah; dia merasa jarinya digigit oleh gigi yang tajam dan darah mengalir dengan cepat dihisap oleh mulut Jasmin. Dibandingkan dengan ketakutan yang dialaminya pertama kali saat darahnya dihisap


Yun Che lebih tenang sekarang


dia tidak melawan sedikitpun dan juga membiarkan dia menggigit jarinya sesuai keinginannya. Perasaan yang hangat dan lembut dari lidah kecil yang mengisap jarinya


membuat dia merasa sangat senang ditengah kesakitannya…'


'Bersamaan dengan terhisapnya darah oleh Jasmin


frekuensi perubahan tubuh Jasmin mulai menurun


sebelum akhirnya berhenti setengah menit lalu. Meskipun wajahnya masih terlihat pucat


Jasmin mencabut giginya dari jarinya


akhirnya


dia tidak menderita kesakitan lagi.'


'Jasmin mengulurkan tangan kecilnya dan dengan lembut menyeka ujung mulutnya


pada wajahnya yang lembut dan kekanakan masih tersisa rasa takut. Dia segera menggertakkan giginya


mengerutkan dahi dan berkata dengan dingin : "Bukankah ini terjadi karena kau tidak berguna! Jika tidak bagaimana mungkin puteri ini akan berakhir seperti ini!"'


'"Saya tidak berguna!" Yun Che menertawakan dirinya sendiri : "Heeh


dibandingkan dengan dirimu


saya tentu saja tidak berguna. Serigala liar biasa dapat dengan mudah mencabut nyawa saya. Jika kau tidak menyelamatkan saya dua kali


saya sudah pasti mati dibawah tangan dua orang yang baru saja engkau bunuh… Tetapi

__ADS_1


tidak peduli bagaimana tidak bergunanya saya


saya sudah menyelamatkan dirimu dua kali. Jika kau tidak bertemu denganku malam itu


kau sudah pasti mati keracunan. Baru saja


jika saya meninggalkanmu


gadis kecil yang berbahaya dan berjalan pergi


jiwamu sudah terhambur. Apakah kau akan berkata saya tidak berguna atau kau akan berpikir untuk berterima kasih padaku?"'


'Jasmin terdiam.'


'"Bisa bertemu dengan Mutiara Racun Langit ditepi kematian terhitung sebagai keberuntunganmu. Meskipun demikian


keberuntunganmu telah berakhir disini; nadi saktiku cacat


jika saya tidak memulihkannya


saya akan selalu berada di level pertama Tingkat Dasar Sakti sepanjang hidup saya. Kau terkena racun mematikan


jadi bagaimanapun juga kau tidak bisa menggunakan kekuatanmu


dan jika hanya mengandalkan kekuatanku


ketika menghadapi bahaya besar


saya dapat binasa kapan saja sehingga saya akan menyeret kamu ikut mati bersamaku. Yun Che berkata dengan acuh saat itu juga dia menggunakan tangannya untuk menekan jarinya supaya darah berhenti.'


'Jasmin tetap diam; meskipun demikian ekspresi dimatanya berubah-ubah


sepertinya dia ragu atau berjuang untuk mengatasi sesuatu.'


'"Tetapi kau tidak perlu kuatir


saya akan mencoba sekuat saya untuk menemukan cara memperbaiki nadi saktiku… Tidak ! Saya harus menemukan satu cara! Sebelum itu terjadi


saya akan melindungi hidupku." Xiao Che berkata dengan wajah tenang dan tekad bulat. Dalam pikirannya


muncul sekali lagi bayangan Xiao Lie dan Xiao Lingxi. Untuk mereka


dia harus melangkah ke jalan yang penuh tantangan dengan secepat-cepatnya


tidak peduli berapa harganya.'


'"Memperbaiki nadi saktimu?" Senyum penuh cemooh muncul dari wajah gadis itu : "Saya sudah sempat melihat nadi saktimu; itu bukan kerusakan yang baru terjadi tetapi kerusakan serius sejak kau kecil dan itu terjadi sebelum pertumbuhan lengkap dari nadi saktimu


boleh dikata itu telah menghancurkan akarnya. Sekarang


nadi saktimu cacat luar biasa! Dengan situasi ini


walaupun ada sebuah cara memperbaikinya; setelah kau memperbaikinya


kau hanya bisa membuka tiga pintu sakti! Selanjutnya


kau telah kehilangan empat belas tahun periode kritis pembentukan pondasi untuk Tingkat Dasar Sakti; dengan keadaan ini


dalam sepuluh tahun


kau tidak dapat menembus seluruh Tingkat Dasar Sakti! Ditambah lagi


kau juga tidak akan bisa menembus seluruh Tingkat Awal Sakti sepanjang hidupmu… jadi tetap seperti sebelumnya


kau adalah sampah tidak berguna!"'


'Perkataan Jasmin membuat ekspresi Yun Che tiba-tiba berubah kaku dan kedua tangannya mulai mengepal. Perkataan Jasmin menikam hatinya dan mengungkapkan kebenaran yang selalu dia abaikan dalam hatinya… Seperti yang baru saja dia katakan


nadi saktinya sudah cacat dari akarnya; bahkan jika dia tahu cara memperbaikinya


dia hanya dapat memperbaiki sebagian kecil darinya


jadi sebagian besar nadi saktinya tetap cacat. Juga kenyataan bahwa dia telah melewatkan periode kritis pembentukan pondasi


bukan saja membuat kecepatan kultivasi kekuatan saktinya akan sangat pelan beberapa kali lipat dibandingkan dengan yang lain


tetapi juga… tidak mungkin untuk menembus Tingkat Sejati Sakti.'


'Dada Yun Che naik turun dengan berat. Menggertakkan giginya


dia berkata : "Saya akan menemukan solusi untuk semua masalah itu!"'


'"Kau ingin mengumpulkan semua tipe tanaman dan menggunakan kemampuan mengekstrasi Mutiara Racun Langit untuk membuat berbagai tipe obat yang dapat membuat kau kuat


bukan! Itu kelihatannya merupakan ide yang baik. Tetapi


dengan kemampuanmu yang menggelikan


bisakah kau mendapatkan tanaman berkulitas tinggi! Malahan kau akan menyerahkan diri kepada kutuk kematian sehingga menyeret puteri ini mati bersamamu!"'


'Dengan kedua matanya yang jernih


Jasmin mengangkat wajahnya


sepertinya dia akhirnya membuat keputusan : "Simpanlah idemu yang menggelikan untuk dirimu sendiri. Kau telah menyelamatkan hidup puteri ini


karena itu puteri ini akan membayar kebaikanmu… Kau hanya perlu berjanji tiga hal kepada puteri ini. Kemudian


puteri ini akan segera memberikan kepadamu… satu set nadi sakti baru…"'


'Dibawah tatapan kaget Yun Che


ekspresi Jasmin lewat matanya menjadi misterius dan dalam

__ADS_1


suaranya pun tiba-tiba berubah menjadi lebih lembut. "Satu set nadi sakti dengan kekuatan dewa!"'


__ADS_2