Pewaris Dewa Jahat

Pewaris Dewa Jahat
Chapter 21


__ADS_3

Ini Sangat Menarik…


'Setelah 20 jarum dan seterusnya


tangan Xiao Che menjadi sangat lemah. Keringat mulai mengucur di dahinya


tangan kiri yang memegang jarum mulai gemetar. Gerakannya mulai melambat. Sebelumnya


dia dapat menusukkan satu jarum perak setiap hembusan nafas


tetapi sekarang butuh beberapa tarikan nafas.. setelah tiga puluh jarum


gerakannya menjadi semakin lambat


dan semakin lambat untuk setiap jarum berikutnya.'


'Jika Xia Qingyue melihat ke belakang


dia dapat memperhatikan bahwa sepanjang Xiao Che melakukan pengobatan akupuntur


dia selalu menggunakan tangan kiri. Ini bukan berarti Xiao Che tidak bisa melakukan dengan tangan kanan


atau karena tangan kirinya lebih terampil. Tetapi alasan sebenarnya karena di tangan kirinya terdapat Mutiara Racun Langit.'


'Disaat sebuah jarum perak menusuk


Mutiara Racun Langit di telapak tangannya berkedip-kedip. Mengikuti jarum perak


kekuatan Mutiara Racun Langit memasuki tubuh Xia Qingyue. Tentu saja ini bukan kekuatan racun


tetapi kekuatan untuk memurnikan. Mutiara Racun Langit memiliki kemampuan untuk membersihkan ratusan ribu racun yang ada didunia. Jenis racun yang dapat dibersihkan


bukan saja jenis racun yang dapat membunuh seseorang


tetapi juga termasuk racun yang menghancurkan bagian dalam tubuh


seperti ketidakmurnian yang berlebihan. Padahal


ini tidak sesederhana membersihkan sumsum atau memotong arteri. Menggunakan kekuatan Mutiara Racun Langit adalah alasan utama yang dia rencanakan untuk pengobatan bagi Xia Qingyue.'


'Mengeluarkan udara dingin dan membersihkan meridian hanyalah efek samping dan pura-pura. Apa yang sebenarnya ingin Xiao Che lakukan adalah "membuka nadi sakti" Xia Qingyue.'


'Satu menit berlalu… sepuluh menit berlalu… seperempat jam berlalu…'


'Gumpalan udara dingin naik dari tiap jarum perak. Setelah setengah jam berlalu


bagian belakang tubuh Xia Qingyue telah ditusuk oleh lima puluh empat jarum. Tangan Xiao Che akhirnya berhenti bergerak


tetapi setelah berhenti tidak lebih dari setengah menit


dia mengulurkan kembali kedua tangannya. Dia mencabut setiap jarum dari belakang Xia Qingyue dengan sangat cepat. Dalam sekejab mata


seluruhnya


lima puluh empat jarum lenyap dari belakang Xia Qingyue.'


'Tubuh bagian belakang Xia Qingyue sangat putih seperti salju. Dengan keahlian Xiao Che yang sangat tinggi


tidak ada satu bekas apapun yang terlihat.'


'"Sudah selesai…" Xiao Che


sudah mengumpulkan semua jarum


menarik nafas panjang dengan lega.'


'Momen saat jarum perak dicabut


Xia Qingyue merasakan seperti dia terbang ke surga


seluruh tubuhnya terasa sangat hangat dan ringan. Perasaan ini membuat dia tidak percaya bahwa ini adalah tubuhnya.'


'Dia segera menutup pakaiannya dan langsung mencoba menggunakan kekuatan saktinya. Begitu Seni Awan Beku digunakan


dia hampir melompat ketakutan


karena kekuatan saktinya langsung bergerak secepat dia berpikir untuk menggunakannya. Kecepatan kekuatan sakti berputar dalam tubuhnya jauh lebih cepat dari sebelumnya membuat dia sangat gembira.'


'Bahkan setelah melatih Seni Awan Beku selama empat tahun


dia sering mengalami momen dimana dia tidak dapat sepenuhnya mengontrol energinya. Tetapi sekarang dia mampu sepenuhnya mengontrol kekuatan saktinya untuk berputar diseluruh tubuhnya. Kecepatan putaran Seni Awan Beku juga secara alami meningkat.'


'Awalnya dia tidak terlalu banyak berharap


tetapi sekarang dari lubuk hatinya dia sangat terkejut dan senang dengan hasil yang dicapai. Pada saat yang sama


dia juga benar-benar terguncang… terguncang karena semua yang Xiao Che katakan telah menjadi kenyataan. Bahkan dia dapat menilai


hasilnya jauh lebih baik dari apa yang Xiao Che katakan.'


'Dia percaya bahwa kondisi tubuhnya sekarang akan mengejutkan gurunya


jika dia melihatnya!'


'"Sekarang… apakah kamu percaya kepadaku?"'


'Suara Xiao Che masuk ke telinganya


tapi terdengar parau dan lemah. Xia Qingyue membalikkan tubuhnya dan menatap Xiao Che. Dia terlihat tidak bertenaga


bersandar di papan kepala tempat tidur. Dahi dan seluruh pakaiannya basah kuyub oleh keringat dan kulitnya berubah pucat cukup menakutkan


dia terlihat seperti orang yang menderita sakit parah yang menahun.'


'Berpikir tentang bagaimana setiap jarum disertai dengan kekuatan sakti

__ADS_1


rasa perih tiba-tiba muncul di hati Xia Qingyue.. perasaan seperti ditusuk. Perasaan ini sangat mengguncang pikirannya


karena dia tidak seharusnya memiliki perasaan pilu bagi orang yang dia cuma bisa berikan status nikah dan tidak lebih daripada itu.'


'"Saya percaya kamu.. saya percaya bahwa kamu benar-benar seorang tabib sakti. Xia Qingyue menatap dia dengan pikiran yang sangat kompleks : "Hal ini sangat bertolak belakang


bahwa kamu


yang dipandang sebagai manusia terhina oleh setiap orang di Kota Awan Apung


sesungguhnya memiliki kemampuan yang sangat mengguncangkan… Tetapi


kamu tahu dengan jelas bahwa saya tidak memiliki perasaan kepadamu. Setelah satu bulan


saya akan meninggalkan kamu… Mengapa melakukan semua ini untuk saya? Mengapa memberikan saya kebaikan yang begitu besar dan… berusaha keras untukku?"'


'Kebaikan.. ini benar-benar kebaikan yang sangat besar yang tidak terbandingkan.'


'"Tiga alasan." Dengan terengah tanpa tenaga


Xiao Che menarik nafas panjang


wajahnya penuh dengan senyuman : "Hampir semua orang memandang hina saya dan kamu bahkan memiliki lebih banyak alasan untuk menghina saya. Tetapi kamu tidak melakukannya dan sebaliknya selalu menjaga kehormatanku yang menyedihkan dengan kekuatan terbaik yang kamu miliki… Tadi malam


kamu keluar mencari saya karena kuatir


dan secara diam-diam memberikan selimut untuk saya… Setiap orang yang memperlakukan saya dengan baik


saya akan selalu memperlakukan mereka dengan lebih baik!'


'Xia Qingyue: "…"'


'"Alasan kedua.. kamu


bagaimanapun


adalah isteriku."'


'Xia Qingyue membuka mulutnya beberapa kali tetapi tidak ada kata yang keluar.'


'"Alasan ketiga yang merupakan alasan terpenting…" Senyuman diwajah Xiao Che terlihat samar : "Saya berpikir bahwa penampilanmu saat tanpa pakaian adalah pemandangan yang sangat menyenangkan untuk dilihat."'


'"…" Kapanpun jika Xiao Che menggunakan kata-kata yang vulgar


dia selalu melepaskan qi dingin untuk menghajarnya. Tetapi saat ini


melihat senyum vulgar pada wajahnya yang pucat


Xia Qingyue tidak bisa marah.'


'"Penjelasan selesai." Xiao Che mengulurkan tangannya ke arah pot obat yang dia bawa : "Isteriku Qingyue


keluarkanlah obat yang ada di pot obat kemudian minumlah."'


'Xia Qingyue menatapnya dengan pandangan yang sangat dalam


'"Ini adalah pengobatan pertama. Jika kamu ingin menjaga kondisi ini selamanya


kamu membutuhkan tujuh kali pengobatan. Waktu terbaik adalah jam tiga pagi sebab pada saat itu


energi Yin sangat tebal dan pengobatan akan memberikan hasil paling baik. Tentu saja


apakah proses ini akan berlanjut atau tidak


tergantung pada keputusanmu."'


'Setelah mengatakan semua itu


Xiao Che menutup matanya karena kelelahan. Dia sesungguhnya sudah tidak mampu bergerak


kekuatan fisiknya berada pada kondisi sangat genting.'


'"Beristirahatlah." Pandangan Xia Qingyue menjadi sangat kompleks. Sesudah dia berbicara


dia melangkah keluar dan menutup pintu perlahan-lahan.'


'Berdiri di tengah halaman


Xia Qingyue mengangkat tangannya dan melihat telapak tangannya


pandangannya menjadi kabur.'


'"Sesungguhnya orang macam apakah dia?"'


'Bahkan sampai yang terakhir


saya selalu salah menilainya… Seluruh Kota Awan Apung juga salah menilai dirinya.'


'Setelah Xia Qingyue pergi


tubuh Xiao Che jatuh ke tempat tidur. Dia beristirahat disana


tidak ingin pindah


mulutnya mengucapkan kata-kata yang samar.'


'"Huhu.. staminaku sekarang sangat lemah. Saya sangat kelelahan padahal hanya membuka nadi sakti…"'


'"Jika guru tahu bahwa saya meminta Xia Qingyue membuka pakaiannya


dia pasti sangat marah dan mungkin turun dari surga untuk memberikan pelajaran kembali kepada saya… karena.. Saya berlatih akupuntur melalui pakaian saat umur tiga belas.. dan dapat melakukan akupuntur melalui pakaian dengan mata tertutup pada usia lima belas.. huhu.. tidur.'


'...'


'Seluruh Klan Xiao tenggelam dalam atmosfir yang berbeda setelah mereka menerima surat dari Sekte Xiao. Ketua Klan

__ADS_1


Tetua


melakukan tugas mereka dengan sangat rajin. Dari pagi sampai malam


mereka mempersiapkan penyambutan tanpa menunjukkan rasa lelah sama sekali. Generasi muda berlatih lebih keras dan rajin. Mereka berharap mengalami terobosan dalam beberapa hari kedepan


supaya bisa meningkatkan peluang mereka untuk dibawa kembali ke Sekte Xiao.'


'Meskipun demikian


hal ini tidak berlaku bagi Xiao Che. Dia menjadi orang paling santai dari semua Klan Xiao.'


'Hari ini


di puncak gunung Klan Xiao.'


'Ada kompleks pekuburan terbuka di puncak gunung Klan Xiao. Jika ada seorang anggota Klan Xiao mati


tampaknya akan dikuburkan di tempat ini.'


'Xiao Lie berdiri diam di depan sebuah batu nisan


rambut putihnya


yang merupakan hasil dari banyak pergumulan dan kesedihan yang dia lewati


berkibar bebas ditiup angin. Angin bertiup. Segala hal lain tampak sepi.'


'Pada batu nisan


terpahat dua kata "Xiao Ying".'


'"… Anak Ying


Saya tahu


sejak kecil


mimpimu adalah memenuhi harapan leluhur dan balik ke Sekte Xiao. Untuk menghapuskan "keturunan terbuang" dari Klan kita. Sekarang


kesempatan ini akhirnya tiba


hanya saja.. terlambat enam belas tahun."'


'Pandangan mata Xiao Lie tampak sedih. Dia berdiri kaku tanpa bergerak


mulutnya mengucapkan kata-kata yang dia tidak sadari…'


'"Saya tahu


meskipun sudah bertahun-tahun berlalu


kamu tetap memiliki perhatian… Nadi sakti Anak Che rusak sejak bayi.. Mungkin nasibnya menjadi orang biasa saja. Sekarang


anak Che sudah menikah. Saya berharap sejak sekarang dia dapat selalu hidup dengan bahagia.. Meskipun dia bukan anak kandungmu


dia tetap seseorang yang ditebus oleh nyawa kalian


dilindungi oleh kalian. Saya juga akan selalu melindungi kebahagiaannya dengan segala kemampuan saya…"'


'*tak*'


'Suara gemeretak perlahan masuk ke telinga Xiao Lie


mengagetkankan dia. Dalam sekejab dia sadar dan memutar kepalanya


berteriak dengan suara pelan. "Siapa?"'


'Menyusul suaranya


sosok Xiao Yulong berjalan dari balik rimbunnya pepohonan di tengah halaman. Dia menatap Xiao Lie dengan bingung


berjalan maju beberapa langkah dan bersikap sopan layaknya seorang junior : "Yulong memberi hormat kepada Tetua Kelima… Saya tidak menyangka kalau Tetua Kelima ada disini? Apakah Yulong mengganggu Tetua Kelima?"'


'Mata Xiao Lie menampilkan kepanikan.. Hatinya dipenuhi dengan kesedihan dan remuk hati. Sungguh tidak disangka bahwa dia tidak dapat mengetahui seseorang mendekati tempat ini. Dia juga tidak tahu apakah Xiao Yulong mendengarkan bisikannya atau tidak? Dia mengangkat alisnya dan bertanya : "Yulong


apa yang kamu lakukan disini?"'


'Xiao Yulong langsung merespon : "Utusan Sekte Xiao akan tiba besok. Ayah percaya bahwa ini adalah peristiwa yang besar yang akan mengubah nasib Klan Xiao


dan percaya bahwa dia seharusnya memberitahu Kakek. Jadi Ayah meminta saya datang… tanpa sengaja telah mengganggu Tetua Kelima


Yulong telah bersalah."'


'"Apakah kamu mendengar apa yang barusan saya katakan?" Suara Xiao Lie menjadi dingin dan kaku. Auranya bangkit menekan Xiao Yulong.'


'Kekuatan dari seseorang yang berada di puncak tingkat batin sakti membuat Xiao Yulong tidak dapat menahan dengan kekuatannya sekarang. Kulitnya menjadi pucat


dia tiba-tiba menggelengkan kepalanya : "Yulong baru saja tiba. Jika Tetua Kelima tidak berteriak saya tidak dapat mengetahui keberadaan Tetua Kelima. Saya sesungguhnya tidak mendengar hal lain yang diucapkan Tetua Kelima.. Jika Tetua Kelima tidak ingin diganggu


Yulong segera akan pergi!"'


'Xiao Lie tidak memperoleh celah apapun dari ekspresi Xiao Yulong. Pikirannya sedikit tenang dan auranya ditarik kembali. Ekspresinya menjadi tenang : "Lupakan saja hal tadi


tidak ada apa-apa. Utusan Sekte Xiao akan tiba besok. Kamu kemungkinan besar akan dipilih. Ketika saatnya tiba


kamu akan memenuhi harapan terbesar leluhur kita."'


'"Tetua Kelima terlalu serius. Yulong tidak pantas mendapatkannya


" Xiao Yulong berkata merendah.'


'Xiao Lie mengangguk kepadanya dan berbalik meninggalkan tempat itu.'


'Setelah dia pergi

__ADS_1


ekspresi Xiao Yulong perlahan berubah tidak jelas. Dia memegang dagunya dengan tangan kanan dan berbisik : "Apakah ini… jika ini benar


ini akan menjadi sangat menarik…"'


__ADS_2