Pewaris Dewa Jahat

Pewaris Dewa Jahat
Chapter 16


__ADS_3

Penyelidikan Xiao Yulong


'Xiao Lie kembali saat Xiao Che dan Xia Qingyue hampir selesai sarapan


dan wajahnya terlihat begitu tegang


rasa terkejut yang luar biasa belum hilang dari wajahnya.'


'"Kakek


ada apa?" Xiao Che segera berdiri dan bertanya.'


'"Peristiwa besar. Untuk Klan Xiao


ini hal yang sangat besar." Xiao Lie berkata


kerutan diwajahnya belum hilang


"Tetapi


ini tidak berarti apa-apa bagi kita."'


'"Hal yang luar biasa? Hal apa itu?" Xiao Che terlihat sangat heran.'


'"Sekte Xiao."'


'"Sekte Xiao?" Kali ini


bukan hanya Xiao Che


tetapi juga Xia Qingyue mengerutkan dahinya.'


'"Sekitar setengah jam lalu


Ketua Klan menerima sepucuk surat dari Sekte Xiao. Isi surat itu menjelaskan bahwa Sekte Xiao akan segera mengirimkan sekelompok orang kesini. Bahkan


pemimpin rombongan ini adalah anak termuda dari Ketua Sekte Xiao


Xiao Juetian.'


'"…" Berita ini membuat Xiao Che terdiam cukup lama sebelum berkata : "Jika ini benar


apakah ada sesuatu yang keliru? Sepanjang 160 tahun


Klan Xiao tidak pernah mendatangi Sekte Xiao


Sekte Xiao selalu memperlakukan kita dengan sangat rendah. Lebih dari 160 tahun terpisah


tidak ada satupun orang dari Sekte Xiao yang memperhatikan Klan Xiao yang kecil ini. Kenapa secara tiba-tiba mengirimkan orang kesini? Kalau mengatakan mereka merencanakan sesuatu.. Pengaruh Sekte Xiao sampai ke langit


mengapa mereka merencanakan sesuatu yang jahat kepada kita? Mengatakan mereka akan memberikan kebaikan


sangat tidak mungkin.'


'Xiao Lie menggelengkan kepalanya dan berkata : "Tentu saja ada alasannya. Pendiri Klan Xiao


Xiao Bieli secara diam-diam diusir dari Sekte Xiao karena bakatnya yang sangat rendah oleh ayahnya


Xiao Zheng yang menjabat sebagai Tetua Ruang Pelaksana Hukum. Belum lama ini


Xiao Zheng meninggal. Di tahun sebelum dia mati


pikirannya tidak lagi berusaha mencari kekuasaan dan ketenaran tetapi memikirkan nasib anaknya


Xiao Bieli. Sesudah lebih dari 100 tahun tidak berkomunikasi


hatinya sangat malu. Dia meniggalkan kerinduan hatinya sebelum dia mati


berharap bahwa sesudah dia mati


Sekte Xiao mencari keturunan Xiao Bieli dan memilih dari mereka orang-orang berbakat yang bisa dijadikan murid Sekte Xiao. Dia juga meminta maaf karena sudah melantarkan Xiao Bieli dan bahkan mengusirnya.'


'Orang biasa sangat jarang hidup diatas seratus tahun. Tetapi saat seseorang melatih energi saktinya dan mencapai titik tertentu maka hidup beberapa ratus tahun bukanlah hal yang tidak mungkin. Bahkan saat orang itu mencapai Tingkat Raja Sakti


maka dia memiliki harapan hidup sampai ribuan tahun. Sesudah mendengarkan perkataan Xiao Lie


Xiao Che terlihat tenang kembali dan merenung. Tidak heran kalau Sekte Xiao tiba-tiba mengirimkan sekelompok orang kesini. Kalau melihat semua ini


Xiao Zheng memiliki status yang tinggi di Sekte Xiao sehingga permintaan terakhirnya sangat mereka hormati. Dia juga mengerti kenapa Xiao Lie berkata bahwa ini tidak berarti apa-apa bagi kita. "Memilih orang paling berbakat sebagai calon murid Sekte Xiao".… Berita ini benar-benar tidak berhubungan dengan Xiao Che yang cacat.'


'Jelas bahwa dengan berita ini


pikiran Tetua yang lain sangat gembira. Kembali ke Sekte Xiao untuk menjadi murid? Jika salah satu anak atau cucu mereka dipilih dan dibawa ke Sekte Xiao


itu seperti ulat yang bangkit dari lumpur dan menjadi naga emas yang terbang diantara awan. Seluruh kerabat mereka akan naik statusnya


mereka dapat menjadi arogan


berjalan tanpa takut bukan saja diantara Klan Xiao tetapi di seluruh Kota Awan Apung. Siapa yang berani main-main dengan kata "Sekte Xiao" bahkan Gubernur tidak berani.'


'Ekspresi Xiao Lie terlihat sangat tenang


tetapi kekecewaan besar yang berusaha disembunyikan tidak bisa lepas dari mata Xiao Che. Diantara Klan Xiao


tidak ada seorangpun yang tidak menginginkan menjadi murid Sekte Xiao. Dan jika Sekte Xiao datang kesini


tidak diragukan lagi ada kesempatan besar untuk menjalin hubungan dekat dengan mereka. Anggota Klan Xiao yang lain diliputi harapan yang besar. Hanya Xiao Lie yang tidak berani berharap


sebab tidak ada peluang apapun bagi Xiao Che untuk dipilih.'


'Xiao Che membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu yang dapat menenangkan Kakeknya

__ADS_1


tetapi sesudah berpikir cukup lama


dia tidak memiliki satu katapun untuk diucapkan. Kondisi nadinya jelas rusak. Bahkan jika mengatakan sesuatu yang menyenangkan untuk didengar


apa gunanya?'


'"Meskipun ini tidak berarti apa-apa bagi kita


tetap ini adalah hal yang baik. Sekte Xiao sebesar langit. Bahkan jika kita kesana


kita tetap orang dengan peringkat terendah. Bagaimana mungkin membandingkan dengan mereka yang berada di puncak Kota Awan Apung?" Xiao Lie tertawa


duduk di meja makan : "ayo.. temani Kakek menyelesaikan sarapan."'


'............'


'Setelah keluar dari halaman Xiao Lie


Xiao Che merasakan bahwa seluruh atmosfir Klan Xiao berubah. Biasanya kalau pagi seperti ini


hanya ada beberapa orang yang akan berlatih diam-diam. Tetapi sekarang


orang-orang menyebar di semua sudut


banyak dari mereka berjalan cepat dengan wajah yang tercengang.'


'"Suasana ini terlihat seperti mereka akan mencapai langit dengan satu langkah jika mereka bisa bergabung dengan Sekte Xiao. Tidak ada satu pun yang berpikir apa yang terjadi jika mereka benar-benar masuk ke Sekte Xiao. Saya menduga


mereka hanya akan menjadi pembawa pesan dengan tingkat terendah." Xiao Che berkata dengan sinis.'


'"Iri hati?" Xiao Qingyue bertanya tanpa ekspresi.'


'"Sesungguhnya tidak!" Selesai dia berkata itu


dia sadar bahwa Xia Qingyue yang ada disebelahnya merupakan murid Istana Awan Beku


dan tidak lebih rendah dari Sekte Xiao. Dia memonyongkan bibirnya dan berkata : "Kamu tidak sama seperti mereka… Lupakan itu


anggaplah saya tidak pernah mengucapkannya."'


'Xia Qingyue tidak lagi memperhatikan Xiao Che


dia berjalan ke depan. Meskipun terlihat melangkah perlahan tetapi setiap langkahnya mencapai 7 atau 8 langkah. Langkah berikut


dia sudah berada jauh didepan Xiao Che


meninggalkannya jauh dibelakang. Langkah Xiao Che terhenti


seluruh perhatiannya dicurahkan pada langkah yang dibuat Xia Qingyue. Dia berkata perlahan


"Bukankah ini langkah legendaris dari Istana Awan Beku


'Tarian Salju Beku'? Kekuatan sakti perempuan ini seharusnya lebih tinggi dari level 10 tingkat dasar."'


'Terdengar suara panggilan dari sebelah kanan. Xiao Che memutar kepalanya dan melihat Xiao Yang berjalan ke arahnya. Xiao Yang mengangkat hidungnya dan memandang hina Xiao Che. Bagi Xiao Che sikap seperti ini bukan pertama kali.'


'"Saudara Xiao Yang. Kamu bangun sangat pagi." Xiao Che berbalik menghadap dia dan bersikap ramah seperti biasa.'


'"Sangat kebetulan


saya memang mau mencari dirimu


tetapi kita sudah bertemu disini. " Xiao Yang berjalan dengan tertawa.'


'"Ada keperluan apa saudara Xiao Yang mau bertemu saya?" Xiao Che bertanya


wajahnya penuh keheranan.'


'"Mmhmm." Xiao Yang mengangguk. "Sebenarnya Kakak Yulong yang menyuruh saya memanggil kamu. Dia berkata bahwa kamu yang termuda diantara kita


tetapi yang pertama menikah. Sebagai temanmu


dia ingin membuat perayaan kecil untukmu. Juga


terlalu banyak orang di pesta pernikahan kemarin


jadi sangat sulit untuk menikmati arak. Jadi ini waktu terbaik untuk menikmati sedikit arak dan sarapan. Bagaimana


kamu ada waktu?"'


'Mengundang dia untuk minum pagi-pagi


ini adalah tindakan Xiao Yulong yang sangat aneh. Xiao Che curiga didalam hatinya. Dia sangat waspada dengan alasan dibalik undangan Xiao Yulong ini. Tapi saat ini


ekspresi wajahnya sangat gembira


dan menjawab dengan emosi : "Benarkah Kakak Yulong mengundang saya? Tentu saja! Tentu saja saya ada waktu! Kapanpun Kakak Yulong memanggil saya


saya selalu ada waktu. Jadi apakah kita akan pergi sekarang?"'


'Ekspresi Xiao Che menyebabkan Xiao Yang memandang dengan hina. Dia mengangguk : "Tentu saja


ayo berangkat."'


'Halaman Xiao Yulong lebih besar dari milik Xiao Che sekitar 4 atau 5 kali. Bukan saja terlihat sangat mewah


tetapi juga ada gadis pelayan.'


'Sedikit ke arah utara dari pusat halaman berdiri pavilion segiempat


meja yang ada didalamnya telah tersedia makanan dan arak. Xiao Yulong mengangkat secawan arak dengan senyum hangat pada wajahnya : " Adik Xiao Che

__ADS_1


kamu menikahi permata nomor satu di Kota Awan Apung. Sekali lagi


saya mengucapkan selamat kepadamu. Sebagai kakakmu


saya sangat gembira."'


'"Terima kasih Kakak Yulong." Xiao Che segera mengangkat secawan arak


wajahnya merah karena gembira. "Sesungguhnya pernikahan saya bukanlah hal yang besar yang harus mendapat perhatian dari Kakak Yulong. Seharusnya saya yang mengucapkan selamat kepada Kakak Yulong."'


'"Oh?" Wajah Xiao Yulong tampak heran. Dia bertanya sambil tersenyum


"Mengucapkan selamat untuk saya? Saya tidak mengerti."'


'Xiao Che menjawab dengan wajah serius


"Tidak mungkin kalau Kakak Yulong tidak tahu tentang rombongan yang akan datang dari Sekte Xiao


yang akan memilih anak muda paling berbakat di Klan Xiao untuk menjadi murid Sekte Xiao? Di generasi ini


kalau berbicara bakat


posisi


penampilan dan karakter


siapa yang dapat dibandingkan dengan Kakak Yulong? Jadi


pasti Kakak Yulong akan menjadi orang yang dipilih. Ini adalah peristiwa yang sangat menggembirakan.'


'"Benar! Itu benar


Kakak Yulong pasti dipilih untuk pergi ke Sekte Xiao kali ini ! Dengan adanya Kakak Yulong


tidak usah lagi yang lain berpikir tentang hal ini"


Xiao Yang juga ikut berbicara. Bakatnya di Sekte Xiao hanyalah tingkat menengah. Dengan hal ini


tidak ada peluang bagi dirinya


dia tidak berani berharap apa-apa. Orang yang paling berpeluang besar di Klan Xiao adalah Xiao Yulong. Dia telah mengikuti Xiao Yulong selama beberapa tahun. Jika Xiao Yulong terpilih ke Sekte Xiao


ini akan menguntungkan dirinya. Dia merasa beberapa tahun mengabdi kepada Xiao Yulong adalah keputusan yang tepat.'


'Dengan ekspresi yang rendah hati


Xiao Yulong menggelengkan kepalanya : "Kalian berdua terlalu memuji saya. Klan Xiao kita memiliki banyak orang berbakat. Sejauh ini saya dapat dianggap terbaik dalam hal energi sakti


tetapi untuk memenuhi kriteria Sekte Xiao


saya belum berani memastikan. Tetapi saya akan melakukan yang terbaik untuk hal ini. Ayo


adik Xiao Che


minum untuk pernikahanmu."'


'Saat kata-kata ini diucapkan


jauh tersembunyi di mata Xiao Yulong


pancaran ambisi yang berkecamuk


lebih besar dari siapun juga.'


'Setelah menenggak secangkir arak


wajah Xao Che memerah. Pada saat ini


Xiao Yang mendekatkan wajahnya dan bertanya dengan wajah penuh senyuman : "Saudara Xiao Che


wanita yang kamu nikahi benar-benar wanita tercantik di Kota Awan Apung. Keberuntunganmu mendapatkan wanita ini membuat iri hati semua saudaramu. Suasana di kamar pengantin tadi malam… heh.. heh.. pasti menyenangkan


bukan?"'


'Xiao Yulong mengangkat cangkir araknya


ekspresi senyum terlihat diwajahnya tetapi matanya tak berkedip menatap Xiao Che


menyelidiki ekspresi yang diperlihatkan Xiao Che. Segera sesudah Xiao Yang menyelesaikan pertanyaannya


mata Xiao Che bersinar cerah


wajahnya penuh senyum nakal yang mereka tidak mengerti. Dia mendekatkan kepalanya ke Xiao Yang dan berbisik perlahan sambil tertawa : "Sangat menyenangkan! Heh heh heh heh… Saudara Xiao Yang


saya ingin kamu tahu


semua wanita sama. Xia Qingyue terlihat seperti burung merak yang sombong


tetapi di ranjang


dia seperti wanita ******. Aah… rintihannya… nafsunya… sangat


sangat menyenangkan! Heh heh heh heh…."'


'Xiao Che menyipitkan matanya saat berbicara


seluruh wajah merah karena mabuk.'


'*pring*…..'


'Cangkir arak di tangan Xiao Yulong pecah berantakan

__ADS_1


berhamburan diseluruh permukaan meja.'


__ADS_2