
Kehadiran Tujuh Sekte Utama
'Saat Yun Che dan Xia Yuanba berjalan ke dalam ruang utama
mereke bertemu dengan Murong Ye. Dia menatap mereka dan berkata dengan sikap tidak bersahabat: "Apa yang kalian berdua lakukan disini? Apakah kamu tahu acara apa ini? Segeralah pergi!"'
'"Tetua Sikong yang mengizinkan kami datang." Xia Yuanba berkata sambil menahan kemarahannya.'
'"Tetua Sikong? Mengizinkan kalian berdua?" Murong Ye berkata dengan tawa mencemooh: "Dia membiarkan kalian berdua datang untuk mempermalukan kami? Ini bukan acara biasa; murid-murid dari berbagai perguruan akan melakukan pertarungan. Kalian
dua ongok sampah yang busuk; apa yang kalian berdua bisa lakukan dengan berada disini? Hmph
baik. Sejak Tetua mengizinkan kalian berdua datang
masuklah. Saya merasa sangat lucu. Jika kalian menyebabkan Istana Sakti Bulan Baru kita kehilangan muka
jangan salahkan senior ini untuk menghukum kalian dengan kejam."'
'Dia selalu mengikuti di belakang Lan Xueruo sepanjang sore. Meskipun Lan Xueruo selalu tersenyum dan berbicara dengan lembut
dia tidak pernah satu kali pun menatapnya langsung . Ini membuat perutnya mulas tidak enak. Ketika dia bertemu Yun Che dan Xia Yuanba
sungguh kebetulan mereka menjadi tempat dia melampiaskan kemarahannya.'
'Bahkan jika Xia Yuanba memiliki temperamen yang lebih baik
kemarahannya tetap memuncak karena tiba-tiba ada orang yang terang-terangan menghinanya. Yun Che menarik lengannya dan berbicara dengan intonasi acuh tak acuh" "Ayo masuk."'
'Saat mereka masuk Istana Utama
mereka melihat Sikong Han melambai kepada mereka dan meminta mereka duduk di kursi yang telah diatur untuk mereka. Kedua kursi mereka terletak dibagian paling belakang dan paling jauh… Meskipun tempat mereka tidak terlalu menarik
tetapi dengan kehadiran Xia Yuanba
mustahil tidak menarik perhatian.'
'"Yun Che
Yuanba
saat terjadi pertarungan sebentar
saya ingin kalian berdua memperhatikan dengan baik. Sangat baik jika kalian berdua bisa menarik pelajaran dari pertarungan itu. Waktu kalian bergabung dengan Departemen Sakti belum lama
jadi sepertinya tidak akan ada orang yang menantang kalian. Tetap duduk di belakang dan menonton dengan aman." Sikong Han memberi peringatan.'
'"Mengerti
Tetua Sikong." Xia Yuanba mengangguk dan duduk dengan patuh.'
'Yun Che juga mengangguk perlahan
dia melihat sekeliling dan melihat ada sekitar tiga puluh murid Departemen Sakti yang hadir. Tidak mengherankan bahwa setiap orang yang hadir merupakan murid elit Istana Sakti Bulan Baru. Dari tiga ribu murid Departemen Sakti hanya tiga puluh yang hadir
setiap mereka tidak diragukan lagi merupakan terbaik dari yang terbaik. Yun Che kemudian melihat Lan Xueruo. Dia duduk di tengah baris pertama murid-murid; posisi duduknya tidak mengejutkan Yun Che sedikit pun. Gadis delapan belas tahun dengan Tingkat Sakti Awal merupakan bakat luar biasa bahkan di sekte level menengah-atas.'
'Yun Che sendiri
dia juga menarik perhatian beberapa murid-murid Departemen Sakti. Semua mereka yang berpartisipasi dalam acara ini merupakan para elit sekte dan kompetisi diantara mereka sangat sengit. Mereka yang sangat memahami acara ini sangat terkejut melihat Xia Yuanba berpartisipasi. Karena kekuatan Xia Yuanba hanya berada pada level keenam Tingkat Sakti
Dasar dia terhitung salah satu anggota terlemah dalam Departemen Sakti dan tidak memiliki kualifikasi berada disini. Yun Che yang datang bersamanya memiliki wajah yang mereka tidak kenal.'
'"Hmm? Apakah kau murid baru disini? Saya tidak pernah melihat kamu sebelumnya?" Seorang gadis dengan pakaian merah menyala yang duduk di depan Yun Che berbalik dan bertanya dengan matanya berbinar penasaran.'
'"Salam Senior. Nama saya Yun Che. Saya baru saja bergabung dengan Departemen Sakti hari ini." Yun Che mengangguk perlahan
wajahnya memancarkan pesona menggoda dan senyum maut.'
'Sesaat
gadis itu merasakan seperti disengat listrik. Pipinya memerah dan berteriak kecil: "Wow! Begitu muda tetapi sudah mencapai Tingkat Sakti Awal
tidak heran kau diizinkan mengikuti acara ini di hari pertama engkau bergabung."'
'"Dia adalah kakak iparku
tentu saja dia luar biasa!" Xia Yuanba berkata dengan bangga. Dia terlihat sangat senang saat orang lain memuji Yun Che walaupun tidak memuji dirinya.'
'"Ah? Kakak ipar? Kau sudah menikah?" tanya gadis berbibir merah muda dengan pandangan matanya penuh kekecewaan.'
'Dengan sangat sulit
Yun Che berusaha mengendalikan dirinya untuk tidak mencekik Xia Yuanba dan menjawab dengan tenang: "Benar. Senior sedemikian cantik
pasti sudah menikah juga
ya?"'
'"Hmph
saya tentu saja tidak akan menikah terlalu dini. Oh
iya
nama saya Ye Hongling
Departemen Sakti Kelas Unggul
tujuh belas tahun. Jika kau memiliki masalah di masa datang
carilah saya!" Gadis itu berkata dengan penuh karisma.'
'"….. Tentu saja
Senior."'
__ADS_1
'Tahu bahwa dia membuat kesalahan
Xia Yuanba menurunkan kepalanya
menciut dan tidak berani bicara kepada Yun Che dalam waktu yang cukup lama.'
'Saat ini
tokoh utama acara ini
Ketua baru Istana Sakti Bulan Baru
Qin Wuyuo akhirnya tiba. Qin Wuyou terlihat seperti berumur enam puluh tahun
wajahnya memancarkan ekspresi tenang dan kalem
hikmat yang dalam terpancar dari matanya. Dia memancarkan karisma yang luar biasa. Qin Wuyou sebelumnya merupakan salah satu Tetua dari Istana Sakti Ibukota Kerajaan; dia secara khusus ditunjuk sebagai Ketua Istana Sakti Bulan Baru. Kekuatannya sangat dalam dan sukar ditebak.'
'Qin Wuyou telah tiba di Istana Sakti Bulan Baru sebulan lalu dan sekarang merupakan hari pelantikan ketua baru. Dalam sebulan yang singkat ini
dia telah mengambil hati para Tetua dan murid sehingga memperoleh penghormatan yang sangat tinggi dari mereka. Setelah dia duduk di kursi Ketua Istana
semua perwakilan sekte besar satu persatu mulai berdatangan
sepertinya mereka telah merencanakan hal ini sebelumnya.'
'"Hahaha
Tie Zhancang dari Klan Tombak Besi datang bersama anaknya
Hengjun
memberikan selamat kepada Ketua Istana Qin untuk pelantikan.'
'Mengikuti suara tawa renyah tersebut
seorang pria paruh baya dan tujuh muridnya masuk ke tempat acara.'
''Itu adalah Ketua Klan Tombak Besi sekarang." Xia Yuanba berbisik di telinga Yun Che: "Orang yang berjalan persis dibelakangnya merupakan anaknya yang termuda
Tie Hengjun. Meskipun dia masih muda
dia memiliki bakat yang mengherankan. Menurut berita
dia merupakan kandidat utama yang kelak akan menjadi Ketua Klan Tombak Besi."'
'"Ketua Istana Qin
saya yakin kau selalu sehat sejak pertemuan terakhir kita. Sejak saya bertemu denganmu setengah tahun lalu
Ketua Istana Qin telah memberikan kesan yang mendalam bagiku. Hari ini saya khusus membawa anak saya untuk bertemu denganmu… Ini adalah hadiah kecil untuk menunjukkan hormat saya terhadapmu."'
'"Qin Wuyou berdiri dari kursinya dan menerima hadiah tersebut: "Ketua Klan Tombak Besi sungguh terlalu merendah. Kedatanganmu sungguh memberikan kehormatan bagi orang tua ini
jadi tidak perlu sebenarnya membawa hadiah. Anakmu yang baik memiliki bakat luar biasa dan cara dia membawa diri sangat hebat. Di masa depan
silahkan duduk."'
'"Yuanba
situasi ini terlihat sangat harmonis
Saya tidak merasakan ada persaingan yang tajam disini." Yun Che berkata sambil memegang dagunya.'
'"Erhh… Reputasi Klan Tombak Besi selalu baik; meskipun kekuatan dan pengaruh mereka melampaui Istana kita
hubungan mereka dengan kita terhitung baik. Tetapi
Klan lain…."'
'Sebelum dia menyelesaikan kalimatnya
anggota Sekte Matahari Awan tiba.'
'"Kepala Tetua Sekte Matahari Awan Yan Zizai
selamat Ketua Istana Qin untuk pelantikannya"'
'Sekte Hati Sakti
Paviliun Tujuh Pedang Maut dan Istana Badai Sakti
semuanya datang satu demi satu setelah Sekte Matahari Awan. Setiap Sekte membawa tujuh atau delapan orang murid
dan Qin Wuyou secara pribadi menyambut mereka. Ketika acara sudah akan mulai
Klan Pembakar Surga datang.'
'Tetua keenam Klan Pembakar Surga Fen Hanyan
selamat Ketua Istana Qin untuk pelantikannya."'
'Klan Pembakar Surga… atau lebih tepat
Sekte Luar Klan Pembakar Surga yang berlokasi di Kota Bulan Baru. Pemimpin rombongan ini adalah seorang tua berpakaian merah; jubahnya disulam dengan pola api merah maron. Saat dia melangkah ke Istana Utama
setiap orang dapat merasakan hembusan udara panas menerpa wajah mereka.'
'Setelah Sekte Luar Klan Pembakar Surga
datang Cabang Sekte Xiao
dan mereka tiba paling akhir. Pemimpin rombongan mereka adalah seorang pemuda yang umurnya tidak lebih dari tujuh belas tahun! Mengikuti dibelakangnya
seorang pria paruh baya terlihat berumur empat puluh tahun dan enam murid yang usianya tidak lebih dari dua puluh tahun.'
__ADS_1
'"Junior Xiao Luocheng dari Sekte Xiao
salam Ketua Istana Qin." Saat dia masuk Istana Utama
pemuda itu memberi hormat kepada Qin Wuyou dengan tata krama yang sesuai etika dari seorang muda kepada orang yang lebih tua. Tidak merendah juga tidak sombong…Tetapi sebagai Junior yang datang memberi hormat kepada Ketua Istana dari Istana Sakti Keluarga Kerajaan
tidak merendahkan diri bisa dihitung sebagai kesombongan.'
'"Itu Xiao Luocheng!" Xia Yuanba menarik nafas panjang dan segera berbisik kepada Yun Che: "Tidak terpikir kalau dia akan datang! Hari pertama saya datang ke Kota Awan Baru
saya telah mendengar namanya beberapa kali. Dia juga berumur enam belas tahun sama seperti kakak ipar
tetapi dia telah menjadi Ketua muda Cabang Sekte Xiao. Tidak itu saja
dia diakui publik sebagai orang nomor satu diantara generasi muda!"'
'"Nomor satu?" Yun Che segera menatap Xiao Luocheng dengan penuh perhatian. Memang dia terlihat sangat muda dan tampan
tetapi dia bersikap sangat dewasa
dan daerah diantara dua alisnya memancarkan aura terhormat dan mulia. Mereka yang melihatnya akan dipenuhi dengan perasaan tertentu… seperti takjub
hormat
cemburu
iri atau bahkan malu karena merasa rendah diri.'
'"Benar. Sehubungan dengan bakat
dia tidak diragukan lagi merupakan orang nomor satu! Baru berusia enam belas tahun tetapi telah mencapai level kesepuluh Tingkat Sakti! Awal Saya mendengar dia tidak lama lagi akan menembus Tingkat Sakti Sejati. Kakak ipar apakah kamu percaya hal tersebut?"'
'Enam belas tahun… level sepuluh Tingkat Sakti Awal?'
'Wajah Yun Che penuh dengan emosi. Dia tanpa sadar memandang ke arah Lan Xueruo dan melihat ekspresi yang sangat serius diwajahnya.'
'"Heh-heh
Xiao Luocheng? Orang tua ini sudah mendengar nama besarmu. Saya tidak menyangka ada kesempatan untuk bertemu dengan anak muda nomor satu Kota Bulan Baru. Ayahmu yang terhormat tidak datang hari ini?" Qin Wuyou bertanya sambil tertawa lepas.'
'"Pujian Ketua Istana terlalu berlebihan. Meskipun ayah sangat ingin datang menghadiri acara pelantikan ini
dia lagi tidak sehat dan tidak dapat hadir; karena hal ini
Junior ini bertindak sebagai pengganti. Tolong jangan simpan di hati." Wajah Xiao Luocheng penuh dengan senyuman saat dia berbicara dengan hangat.'
'Qing Wuyou merupakan Pemimpin Istana Sakti Bulan Baru
jadi saat hari pelantikannya
setiap pemimpin sekte utama berusaha hadir untuk menunjukkan rasa hormat. Jika tidak bisa hadir sendiri
mereka akan mengutus paling tidak Kepala Tetua. Dari tujuh sekte utama
Klan Tombak Besi
Paviliun Tujuh Pedang Maut dan Istana Badai Sakti
Ketua sekte hadir secara pribadi. Untuk Sekte Hati Sakti dan Sekte Matahari Awan
mereka datang dengan Kepala Tetua. Meskipun Sekte Luar Klan Pembakar Surga sangat arogan
mereka tetap mengirim Tetua keenam.'
'Tetapi
Cabang Sekte Xiao hanya mengirim sekumpulan junior!'
'Meskipun Xiao Lucheng sangat sopan
tetapi jika orang tidak bodoh dan buta
mereka dapat melihat bahwa hal ini merupakan suatu penghinaan secara terbuka.'
'"Hahaha
" Qin Wuyou tertawa lebar
seperti dia tidak keberatan sama sekali: "Tuan muda Sekte Xiao
apa yang kau katakan? Saya telah mendengar banyak hal tentang perilaku Tuan muda yang elegan setiap hari. Sudah lama saya ingin bertemu denganmu
dengan kedatanganmu hari ini
sungguh telah memenuhi keinginan saya. Saya sangat gembira. Tamu terhormat dari Sekte Xiao
silahkan duduk."'
'Pada saat ini
semua tamu undangan telah tiba. Cabang Sekte Xiao dan Sekte Luar Klan Pembakar Surga tentu saja duduk dekat puncak. Mereka diikuti oleh lima sekte utama
kemudian Gubernur Kota Bulan Baru Murong Hang
tetapi dia tidak merasa kecewa dengan pengaturan tersebut. Jika mereka ingin
Keluarga Murong dapat membuat masalah di Kota Bulan Baru tetapi itu jika hanya berhadapan dengan sekte kecil. Meskipun dia merupakan Gubernur Kota Bulan Baru
dihadapan tujuh sekte utama
dia tetap menyembunyikan ekornya diantara kedua kakinya dan tidak berani sedikit pun melawan mereka.'
'Dan untuk klan berukuran menengah yang diundang
mereka bahkan lebih takut lagi; sangat jarang mereka melihat berkumpulnya tujuh sekte utama
__ADS_1
apalagi melawan salah satu dari mereka.'