
Di sebuah hotel mewah nomor satu indonesia kini tengah berlangsung acara pernikahan yang di taksir senilai 1 triliun rupiah itu berlangsung hikmad.
Di sebuah ruangan lelaki gagah yang menjadi raja hari ini dengan lantang mengucapkan ijab kabul, mengikat sehidup semati wanita yang selalu mengacaukan akal sehatnya itu. Wanita sederhana yang dia pilih untuk menjadi ibu dari putra putrinya kelak. Wanita yang sangat luar biasa memporak porandakan hatinya.
Wanita yang kini resmi menjadi istrinya itu berjalan dengan anggunnya memasuki ruangan, pesona kecantikan yang terpancar olehnya itu menghipnotis semua mata yang ada di ruangan itu termaksud laki laki yang kini sudah resmi menjadi suaminya beberapa menit yang lalu. Entah bahagia atau kesedihan yang harus di rasakan oleh akila saat ini. meski begitu dengan pelan dia duduk di samping suaminya yang kini belum berpaling dari pandangannya. Akila yang merasa risih dengan pandangan sang suami itu hanya diam menunduk, orang orang yang menyaksikan hal itu hanya tersenyum maklum pada pengantin baru itu.
" Siapa yang nyuruh kamu undang mantan kamu itu akila" geram kevin dingin di telinga akila saat melihat laki laki 2 hari lalu datang menghampiri meraka. Akila yang mendengar hal itu bergidik ngeri dan mengedarkan pandangan matanya untuk mencari lelaki yang di maksud kevin.
" Tidak tau " jawab akila cuek saat sudah melihat mantan pacarnya. Bagi akila dia hanyalah mantan meski perlakuannya kemarin masih menjadi tanda tanya besar di kepalanya.
" Menurut kamu tampa undangan mantan brengsekmu itu bisa masuk" tekan kevin yang mencekram tangan akila dengan erat sehingga membuat empunys meringis
" aku tidak tau kevin" cicit akila yang merasa kesakitan.
" Kamu memang harus di hukum sayang" bisik kevin sensual.
Akila yang mendengarnya sekilas merasa merinding.
###########
Semenjak hari pernikahan itu hubungan akila dan kevin menjadi dingin saja sehingga membuat dua orang yang kini terbaring di atas ranjang sebuah hotel itu sangat bahagia.
" Hahahaha.... lo emang hebat, gue ngga nyangka aja kevin bakal percaya" tawa wanita cantik itu di sela sela kegiatan mereka.
" Lebih cepat lagi....."
" Ahahaha...gue tergiur aja untuk mencicipinya, gue ngga nyangka aja sekarang dia jauh lebih menggoda" lirihnya pelan hingga samar samar terdengar pada partnernya yang kini ada di bawahnya itu.
" Apaaaa... ???"
" Ngga, gue juga ngga nyangka si brengsek itu akan terpedaya, hahahah" meski Aldo tau tidak mudah tapi dia akan berusaha untuk mendapatkan Sassyanya lagi, membuat dia berada di bawahnya seperti wanita yang tengah berada di bawah kendalinya kali ini.
" Lo harus ambil rencana selanjutnya untuk menghancurkan mereka, Pelan tapi pasti" tekan wanita itu setelah permainan panjang mereka.
__ADS_1
" Lo tenang aja gue akan selalu jalan sesuai rencana tapi biarkan wanita itu buat gue" kekehnya pelan. Yah... awalnya dia belum mengetahui jika incaran wanita di sampingnya itu adalah prempuan dari masa lalunya. Melihat perubahan gadis cantik yang kini sudah menjadi istri dari seoarang kevin andi wijaya itu membuat hasratnya menggebu ingin mencicipi gadis itu.
##########
Sementara di sebuah rumah mewah seorang gadis berjalan mondar mandir terlihat sangat khawatir. Gadis itu adalah akila yang tengah menunggu kepulangan suaminya yang belum pulang pulang juga. Sesekali melirik jam yang sudah menunjukan jam 2 dini hari namun belum ada tanda tanda kepulangan kevin. Meski hubungannya dengan kevin yang kini renggang akila tetap melaksanakan tugasnya akila sadar bahwa dia sudah menjadi istri seorang pria nomor satu di indonesia itu dia tak lagi sendiri.
" Kamu dimana....." gumamnya pelan saat dia merasakan tidak ada tanda tanda kepulangan kevin.
Saat akan kembali ke kamar mereka deruan mobil memasuki halaman kini terdengar. Mendengar itu akila berjalan dengan terburu buru ke kamarnya sebelum kevin melihatnya menunggu. Dengan tergesa akila membuat kasur mereka berantakan dan berbaring menutup mata saat mendengar pantulan sepatu sudah mendekati kamar mereka.
Ceklek.....
Kevin yang melihat akila yang sudah terbaring di atas kasur mereka hanya tersenyum simpul. Pasalnya gadisnya ini selalu bisa membuatnya berbuat yang dia sendiripun tak mengerti. Seperti halnya tadi, kevin yang baru saja selesai meeting, teringat akan apa yang gadisnya itu lakukan lalu mengecek hpnya saat melihat tidak ada panggilan dari gadisnya itu kevin hanya menghela nafasnya dalam. Semenjak hari pernikahan mereka kevin yang memang marah pada akila tidak menghiraukan gadisnya itu meski pelan pelan dia memperhatikannya, namun bukannya sadar akila malah semakin cuek juga. Jadilah seperti saat ini.
Kevin yang masih di luar kota karena meeting mendadak tidak memberi tahu akila.
Kevin yang mencoba menelpon akila namun saat melihat jam yang sudah menunjukan jam 1 lewat dini menyimpan teleponnya kembali. Akila pasti sudah tidur pikirnya, namun saat memngingat bahwa ada cctv yang dia pasang di rumah mereka. kevin kembali merogoh hpnya.
" Dit lebih cepat lagi" perintah kevin pada asistennya itu
"Siap bos"ucap adit yang kembali melajukan mobil membela keheningan malam.
Kevin yang masih fokus pada apa yang akila lakukan hanya terkekeh...
########
Akila yang merasakan kevin yang mulai menaiki tempat tidur mereka hanya diam saja. Berharap kevin tak curiga.
Beberapa menit kemudian saat tidak merasakan lagi pergerakan, akila membuka matanya perlahan lahan dan bangun dari tempat tidur mereka.
__ADS_1
Saat melihat kevin yang tidak membuka lagi sepatunya akila merasa kasihan, dengan gerakan pelan akila membuka sepatu kevin, dasi dan membelai wajah suaminys itu.
" Jam berapa ini kamu baru pulang lagi "
" Tidak ingatkah sudah punya istri di rumah"
" Dasar"
" Buat orang khawatir saja" omel akila dengan berani karna merasa kevin sudah tidur jadi tidak akan mendengarnya
Greeep....
"Aaaaaah...." pekik akila saat kaget kevin yang tengah menindihnya.
"Kee kevin kamu belum tidur" cicit akila ketakutan.
" Kenapa sayang ??? Kamu berharap aku cepat tidur terus kamu ngomel ngomel sendiri" kekeh kevin
" Ngg ngggak kok ak.. aku tadi aah..." ucap Akila yang terpotong dengan benda kenyal kini menempel di bibirnya.
" Kev....." merasa tidak bisa memberontak lagi kali ini akila pasrah saja dan menikmati perlakuan beberapa waktu yang selalu di rindukannya itu. Mereka terus kembali saling bercumbu menyalurkan rasa rindu, amarah beberapa waktu lalu menguasai hati mereka. Saling menghukum.
Kevin yang sudah mulai tidak tahan lagi, dia sudah sangat di kuasai hasrat
" Sayang...Bolehkan" tanyanya pada akila.
" Boleh apa" akila yang tidak mengerti dengan pertanyaan kevin atau lebih tepatnya pura pura tidak mengerti itu mencoba menggoda kevin
" Itu...di dalam"
" Di dalam apa sih " tanya akila yang mencoba kembali berpura pura
" Aaaah....Aku mandi air dingin aja deh" geram kevin yang mulai bangun dari atas tubuh akila. Akila yang mendengar hal itu hanya tersenyum tak lama kemudian akila menarik tengkuk kevin dan menciumnya
Kevin yang kaget akan tingkah akila kali ini hanya tersenyum dan mengikuti alur permainan akila. setelah melepas pangutan mereka
" Boleh kok, pelan pelan yah" bisik akila sambil mengedipkan mata pada kevin. Kevin yang mendengar lampu hijau itu tak menyia nyiakan kesempatan. Jadilah malam ini malam yang indah namun panas keduanya.
__ADS_1