Possessive Doctor

Possessive Doctor
Rahasia masalalu


__ADS_3

Kevin kini di landa kebingungan yang sangat meresahkan hatinya, bagaimana caranya dia mengatakan yang sebenarnya pada istrinya itu. kevin tidak ingin akila meninggalkannya lagi, sudah cukup selama tiga tahun akila meninggalkannya dan terbaring koma selama enam tahun itu sangat menyiksa bagi kevin.


' akila maafkan aku, sampai saat ini aku masih tidak sanggup jika kehilangan dirimu' renung kevin saat melihat senyum indah itu terbit entah sudah berapa lama senyum yang dia rindukan itu menghilang. akila kembali itu bahkan lebih berharga dari nyawanya sekalipun namun saat ini, masalalu itu...


bagaimana kevin bisa mengatakan bahwa saat kepergiannya bukan hanya meninggalkan luka mendalam baginya tapi juga menyebabkan orang orang terkasih akila meninggalkannya untuk selamanya. Saat di hari kepergian akila mendengar itu papa akila langsung shok dan serangan jantung hingga satu tahun kemudian di nyatakan meninggal dunia, bunda rahma yang sangat terluka dengan keadaan keluarganya itu tak lama setelah pak gunawan meninggalkannya bunda rahmi sampai sekarang strok berat dan meminta di asingkan di sebuah desa terpencil rumah yang di bangun oleh suaminya untuk rumah masa tua mereka kelak, namun sepertinya takdir berkata lain pak gunawan meninggalkannya lebih cepat dan anak kesayangannya putri tercinta pergi tampa kabar enah kemana.


kevin bingung bagaimana cara dia mengatakan segalanya pada akila, akila pasti akan menyalahkan dirinya, kevin belum siap.


" Heeey....Kevin?" sedari tadi akila memanggil manggil nama kevin namun tidak ada tanggapan dari suaminya itu.


" keviin.... heeey... kevin "


" aaaah.... ya?


Ada apa sayang? " mendengar akila yang memanggilnya kevin seketika sadar dan terbangun dari lamunan singkatnya.

__ADS_1


" kamu yang kenapa malah balik nanya ? ada apa kok ngelamun sih?" tanya akila pada suaminya itu yang terlihat seperti menyembunyikan sesuatu entah apa.


" ngga apa apa kok. lagi mikir aja kamu makin hari makin cantik aja sedangkan aku tambah tua. " ucap kevin yang mencoba menutupi kecurigaan istrinya dengan memasang wajah murungnya.


akila yang mendengar hal itu hanya tersenyum dan membelai wajah suaminya itu.


" masa sih, masih ganteng kok. yah... kalau di ajak ke jalan ngga akan malu maluin lah meski pasti di kiranya sama seperti jalan dengan om om, hahaha...."


kevin yang mendengar tawa akila itupun juga ikut tertawa meski pelan pelan dia menghembuskan nafas selamat untuk beberapa saat kevin pikir sekarang dia harus menyembunyikannya segalanya hinggal akila benar benar siap dengan segalanya.



" oke.... bagus.. pelan pelan bu akila....berdiri seperti itu tahan..."


" sayang.... kamu pasti bisa" suara dokter dan suport sang suami yang begitu jelas di telinganya menjadi semngat tersendiri bagi akila. akila terus melatih kakinya meski dia harus terjatuh berulang kali. seperti saat ini akila yang mencoba melangkah namun

__ADS_1


bbbrrrrruuuuuukkkkkk


" Aaahhhhh......" pekikan kesakitan akila terdengar hingga keseluruh ruangan, kevin yang melihat akila meski ingin segera membantunya namun kevin tidak bisa. itulah prosesnya, jika kevin selalu membantu akila maka prosesnya akan lebih lama lagi. dengan pandangan sedih kevin memandangi akila yang terus berjuang untuk bangkit kembali, lalu meninggalkan ruangan saat melihat perjuangan istrinya, kevin tidak sanggup jika lebih lama lagi.


Sementara akila yang masih terduduk itu mencoba bangkit kembali


' aaaarrrrrggggghhhh.... kamu pasti bisa akila, kamu bisa huuuyffffttt.... semangat akila'


" Aaaaaaarrrrgggggggghhhhh......" pekik akila saat memaksa untuk berdiri dengan tangan bergetar itu akila bertumpu dan memaksa kakinya kembali bangkit akila mencoba....


seluruh badan akila bergetar terkecuali kakinya.


' ayoolah akila kamu bisa... ingat kevin akila.... ayooolah... kaki bodoh... kamu bisa akila ayooolah jangan buat kevin menunggumu terlalu lama akila.... ayooolah....' dengan tekad kuatnya akila mencoba untuk bertumpuh pada kakinya itu dan


brrrrrrruuuuuuukkkkkk

__ADS_1


akila terjatuh lagi.


" hiks....hiks.....hiks.... bodoh... kaki bodoh... " air mata itu jatuh begitu saja akila kembali memukul kakinya itu, akila sudah merasa sangat lelah... akila lelah dengan semua problema hidup yang menimpanya. Harus seperti apa lagi akila berjuang, sudah berapa kali akila mengikuti terapa namun sampai sekarang masih tak ada prubahan.


__ADS_2