Possessive Doctor

Possessive Doctor
Akhirnya Bertemu


__ADS_3

Seorang lelaki berlari dengan terburu buru tak peduli dengan panggilan sana sini apa lagi makian dari pasien pasien lain yang tak sengaja dia tabrak, baginya sekarang adalah menemui satu satunya wanita yang selama bertahun tahun telah dia cari dan menghantui pikirannya. Mencarinya kepenjuru dunia untuk mencari wanita itu sekarang.



" Akila.... ngga mungkin pasti bukan akila pasti bukan dia namanya aja yang sama pasti bukan dia" kata kata itu bagaikan mantra yang dia ucap sepanjang jalan menuju ruang oprasi




#########




"Braaaaaakkk...." suara pintu yang di buka dengan kasarnya membangunkan akila dari lamunanya. Dokter dokter yang sedang memantau kondisi akila saat ini juga ikut kaget.



Kevin berjalan perlahan lahan mendekati meja oprasi, meski hatinya tak tenang namun dia tetap berjalan memastikan sendiri bahwa wanita di depan sana bukanlah kekasih hatinya.



Deg.....deg....


deg......deg...




tes....tes....


tes...tes...



Yang di harapkan kevin ternyata salah, wanita yang kini terbaring memang adalah istrinya wanita yang telah meninggalkannya selama bertahun tahun. Kini mereka di pertemukan dengan cara yang sangat menyedihkan, di meja oprasi. Air mata kevin jatuh begitu saja, hatinya sangat hancur. Mengapa mesti wanitanya, mengapa ???



" Ada apa pak dokter" tegur dokter yang ada di ruangan itu saat melihat kevin menangis sementara akila sang pasien tengah menutup mata. Menyadari keributan yang ada akila membuka mata



Deg...


__ADS_1


"Akila"



"Kevin"



Ucap keduanya berbarengan, air mata keduanya tak bisa lagi terbendung mereka hanya mampu saling memandang tampa kata saling melepaskan kerinduan yang begitu lama hanya lewat mata.



" Sayang" lama terdiam dan menyalurkan kerinduan yang teramat dalam lewat padangan akhirnya kevin kembali membuka suara. Air matanya masih tak bisa berhenti, rasanya sangat sesak, sakit melihat wanitanya terbaring dengan berbagai alat medis menempel di seluruh tubuhnya. Mengapa harus wanitanya ??? Mengapa tuhan ??? kevin seketika ingin berteriak namun wajah sayu akila membuatnya terdiam.



" Sayang" ucapnya lagi, kembali di belainya wajah kekasih hatinya itu, sungguh sangat sakit hatinya menerima kenyataan pahit ini, sekian tahun tidak bertemu akhirnya mereka di pertemukan kembali namun mengapa di situasi yang semenyakitkan ini, mengapa harus di meja oprasi ??? Air mata kevin masih terus meluncur tak peduli dengan pandangan heran orang orang di ruangan ini baginya hatinya saat ini sudah sangat hancur.



Akila yang menangis sek segukan meraih wajah suaminya itu dan berkata


" Jangan sedih dong, kan aku masih hidup" ucapnya pelan dengan senyuman akila menahan kembali air matanya yang akan terjatuh.



" Kenapa kamu jadi seperti ini ???" bisik kevin di telinga akila yang masih belum menerima kenyataan dengan air mata yang masih membanjiri wajahnya namun dia tak peduli dengan semua pandangan serta bisikan sana sini, terserah orang orang ini akan mengatakan mapakah dia cengeng atau apapun dia tak peduli.




" Aku rindu, aku merindukanmu, aaak aaku hiks...hiks...aku sangat merindukanmu" Bisiknya pelan dengan air mata sembari menciumi wajah istrinya itu.



" Aku juga merindukanmu, anak anak juga selalu menanyakan tentang papanya" bisik akila kembali dia rasa sudah saatnya kevin mengetahui keberadaan putra putri mereka. Namun sepertinya kevin tidak menghiraukan atau mungkin suaranya yang begitu kecil.



" Sayang kamu harus kuat yah...kamu ngga boleh ninggalin aku lagi, sungguh aku tidak sanggup, apapun yang terjadi kamu harus kuat dan jangan tinggalin aku apapun alasannya" ucap kevin yang bangkit dari posisinya.



" Keviin"



"Sshhhuttttt, aku yang akan menemani kamu di sini"

__ADS_1



"Kevin" panggil akila kembali dia harus memberitahukan perihal anak anak mereka dia takut hari ini akan menjadi hari terakhir baginya



" Ada apa" tanya kevin pelan meski hatinya begitu sedih namun dia harus tetap tegar agar istrinya itu kuat.



" Maafin aku yah, aku sudah jadi istri yang tidak berguna buat kamu, maafin aku untuk semuanya yah dan jaga anak anak untukku "



" hiks.....hiks....aku yang tidak berguna akila, aku yang harusnya meminta maaf, maafin aku aku sudah menjadi suami yang sangat tidak berguna di dunia ini"



" Kamu menerima anak anak kan meski mungkin kamu sudah mempunyai anak dari yang lain tapi aku mohon terimalah anak anak kita, aku ngga tau apa aku bisa melewati ini semua rasanya aku ngga akan kuat rasanya....




" Shuuuut aku mohon kamu pasti kuat dan kamu pasti bisa" ucap kevin dengan air mata yang berderai di wajahnya, rasanya begitu sakit melihat wanitanya berada di sini. Sungguh....



Kevin berjalan keluar dari ruangan akila dengan langkah gontai hatinya sangat hancur kali ini, sangat sakit sekali begitu menyakitkannya.



" Doktel....doktel...."



Deg.....deg....







__ADS_1



__ADS_2