
Enam tahun berlalu dunia kevin terus saja berputar pekerjaan, anak anaknya dan tentu saja wanita yang kini masih setia terbaring koma di atas ranjangnya.Sejak saat itu pula Kevin sudah melepas jas dokternya, dia tak mampu lagi memegang pisau bedah, tangannya seketika bergetar saat memegang kembali segala sesuatu yang berhubungan dengan medis.
Meski banyak yang menyayangkan kemundurannya dari dunia medis, namun sungguh kevin tak sanggup lagi mengingat bahwa dirinya saat itu tak mampu menyelamatkan istrinya bahkan saat ini istrinya belum juga terbagun dari tidur panjangnya sudah membuatnya terpuruk, namun buat kevin sekarang sudah cukup mengetahui istrinya kembali hidup saja sungguh kebahagiaan yang tidak bisa di gambarkan buat kevin.
-------------------------
"Dooookkkteerrrr... hhaaaaah...haaaah..." dengan nafas yang ngosngosan seorang suster masuk keruangan dokter albert.
" Ada apa ???" tanya dokter albert, melihat suster di depannya yang tampak sangat letih.
" Bu akila dok, Bu akila jantungnya kembali berdetak" kevin yang mendengar suster itu hanya mampu terdiam beberapa saat. Lalu berdiri dan berlari menuju ruang oprasi.
Sebuah prasaan yang sangat luar biasa kini di rasakan oleh lelaki satu ini. Sungguh sebuah mukjizat tuhan yang maha besar.
########
"Akilaa...." panggil kevin yang langsung menghampiri wanita yang belum bersedia membuka matanya itu.
__ADS_1
" Ya tuhan terima kasih, telah mengembalikannya padaku" ungkap kevin yang langsung bersujud syukur. Bahagia yang kini dia rasakan tak bisa dia unggapkan dengan kata kata, sungguh karunia yang sangat besar baginya.
" Mommy....mommy...." saat kevin yang baru saja bangkit dari sujudnya. suara anak anak yang dengan tingkah cadel itu menghampiri wanitanya.
" Makasih...." bisik kevin, hanya itu yang sanggup kevin unggapkan kepada wanita hebat do depannya ini.
" Anak anak....." panggil kevin, yang langsung di tatap oleh kedua anak kembar itu.
" Sini peluk papa" ucap kevin yang mampu mengaggetkan sesisi ruangan. Kini terjawab sudahlah pertanyaan pertanyaan yang tak mampu di suarakan oleh orang orang yang sedari tadi menyaksikan drama nyata kehidupan seorang dokter yang mereka kenal sebagai dokter jenius itu.
" Sini sayang..." panggil kevin kembali yang saat ini menangis haru. Kevin sungguh di buat terkejut dengan kenyataan kenyataan yang kini mulai terpampang jelas do depannya.
" Papa......." seru vanes yang langsung berlari menuju kevin saat melihat kevin yang merentangkan tangan untuk memeluk mereka.
" Anak papa.... maafkan papa yah sayang" bisik kevin pada gadis kecilnya kini.
" hiiikkks....hiiiikkkksss.... papa vanes lindu papa, kata mommy kalau vanes ngga cengeng papa akan cepat pulang" kenyataan kenyataan ini semakin menampar kevin semakin dalam. Kevin pikir akila akan merahasiakan tentang dirinya pada anak anak mereka namun dia salah.
__ADS_1
" Mommy bilang apa lagi sayang " tanya kevin kembali.
" Mommy bilang kalau papa sangat milip dengan kakak evan" tutur vanes kembali yang kembali menoleh pada sang kakak yang diam cuek memandang dua orang di depannya itu.
Kevin yang ikut memandang pada anak laki lakinya itu hanya mampu tersenyum seperti yang akila tulis anak anaknya sangat mirip dengannya apa lagi anak laki lakinya sungguh mereka sangat kuat.
" Sayang kamu tidak ingin memeluk papa" panggil kevin yang kembali merentangkan tangannya.
Kevin yang melihat devan yang hanya diam saja kini hanya menitihkan air mata,
' akila kamu benar sayang, anak anak kita sangat kuat bahkan dia tak menangis sedikitpun'
" Sini peluk papa, sekarang papa ada di sini jadi anak papa bisa menangis" ucap kevin. Mendengar hal itu devan yang memang sedari tadi ingin memeluk papanya itu berlari di pelukan papanya dan menangis.
------------------------
" Pak bagaimana ini ??? Situasi semakin tak terkendali"
" Biarkan saja mereka melakukan sesuai keinginan mereka
__ADS_1