
Seharian akila menemani kevin di kantor dan rumah sakit. Meski bosan akila tetap menurut akila tidak mau lagi kena marah kevin baginya sudah cukup tadi pagi. Uh dasar memang seenak jidatnya kevin.
Akila yang tidak tau berbuat apa sendirian dalam ruang kerja kevin sangat membosankan baginya. Dia di tinggal kevin rapat, meski tadi kevin menawarinya untuk ikut tapi akila tidak mau lagi jadi bahan obrolan karyawan kevin. detik....detik... berlalu terasa begitu lama bagi akila. Jadilah dia hanya makan, mencoret coret dan bermain game di leptop kevin. Semua hal yang dia rasa menarik dia lakukan untuk membunuh rasa bosannya kali ini.
2 Jam kemudian
ceklek....
"sayang..." panggilnya namun saat pintu itu terbuka pemandangan seperti kapal pecah terpampang di matanya. Ruangan yang biasanya rapih dan bersih kini kertas berserahkan di lantai, bungkusan makanan ringan dan kaleng kaleng minuman berserahkan sana sini, leptop yang masih menyala menunjukan aplikasi game yang belum keluar, bukan hanya itu buku buku novel yang tertata rapi semuanya berserahkan di lantai. Melihat hal itu kevin hanya geleng gelang kepala. Kevin mengderkan matanya menyusuri setiap sudut kamarnya namun objek yang di carinya tengah terbaring di atas sofa
'Akila apa yang kamu lakukan dengan ruangan ini' fikirnya dalam hati sambil membelai rambut akila. Akila yang merasa terganggu dengan aksi kevin membuat kevin gemas sendiri. Di gendongnya akila dan membawanya ke kamar tidur. Di kantor kevin ada kamar tidurnya yang biasa di pakai kevin bermalam jika dia lembur dan tidak pulang.
__ADS_1
#######
Akila yang merasa sesakpun terbangun dari tidurnya dan dia merasakan benda yang berat yang menimpah perutnya dan sesuatu yang membelit kakinya serta deruan nafas yang sedari tadi membuatnya merinding. akila yang merasa sesakpun mencoba melepaskan diri namun saat menyadari itu adalah sebuah lengan kokoh yang tengah memeluknya akila terdiam dan pelan pelan menoleh dan ternyata itu adalah kevin yang tengah tertidur dengan pulasnya.
Dengan hati hati akila memindahkan tangan kevin namun bukannya berpindah malah sekarang kevin semakin erat memeluk akila
" Biarkan sebentar saja aku baru tidur sebentar saja,Aku belum tidur 2 hari ini" akila yang mendengarnyapun menurut dan kembali tertidur. Meskipun ada sebuah pertanyaan yang kini bersarang di kepalanya
Asisten kevin yang menyaksikan sang bos tidur dengan nyenyak tampa terganggu sedikitpum menarik garis bibirnya membentuk senyuman. Yah kevin memang selalu tidak bisa tidur tampa bantuan psikiater. tidur 2 jam dalam sehari saja itu sudah keajaiban. namun kali ini bosnya itu bisa tertidur di siang hari ajaibnya tampa bantuan obat maupun psikiater itu sebuah keajaiban.
########
__ADS_1
Kevin menemani akila di salon kini duduk menunggu gadisnya itu dengan sabar tidak menghiraukan gadis gadis centil yang coba merayunya, sebenarnya ini bukan keinginan akila tapi paksaan kevin dan akila yang tidak suka dengan tindakan tiba tiba kevin yang membawanya ke salon ini hanya bisa menelan kekesalannya bulat bulat.
" Heeey....bangun sayang" akila yang merasa terganggupun pelan pelan membuka matanya pertama yang dia lihat adalah kevin yang tersenyum manis di arahnya dengan pakaian yang sudah rapih juga harum.
" Ayoo bangun putri tidur, aku punya kejutan untukmu malam ini" tutur kevin dengan senyum yang terus mengambang di wajahnya
Jadilah dia di sini di sebuah salon ternama dan sedang di dandan dengan oleh make up sewaan kevin
######
oke itu saja untuk sore ini guys selamat membaca semoga suka
__ADS_1