
Di ruang tunggu bandara internasional soekarno hatta seorang wanita dengan mata yang belum sepenuhnya kering duduk dengan prasaan sedih yang meliputi hatinya. Dia sudah tidak sanggup lagi, baginya tidak apa apa jika kevin berselingkuh sana sini tapi hatinya sudah tidak dapat menerima penghianatan kevin dengan memiliki anak dari wanita lain. Istri sahnya adalah dia Akila, belum ada surat perceraian yang di tanda tangani olehnya, lalu mengapa kevin tega dengannya. Tidak cukupkah baginya meninggalkan akila setelah merenggut kesucian yang dia serahkan penuh cinta untuk suaminya itu, belum cukupkah dengan berita berita yang selalu menjadi bahan omongan media akibat kepergok bersama wanita lain, belum cukupkah itu. Akila sudah terlalu sabar kini dia sudah tidak sanggup lagi. Tidak bisa lagi.
"Huuuffft...please akila kuat please....kamu harus bisa lupain kevin harus bisa" bisik akila yang menyemangati dirinya sendiri.
" Aaaahhhh....Akila jangan cengeng kevin sudah bahagia bersama wanita lain sekarang" gumam akila lagi. entah sudah berapa ratus kali akila melafazkan itu untuk menyemangati dirinya sendiri.
##########
Sementara di tempat lain kevin yang sudah dapat menyelsaikan masalah prusahaannya kini menyesal telah menuduh istrinya itu terlibat sehingga meninggalkan istrinya itu. Siang ini kevin akan kembali ke rumah mereka meskipun harus sujud di kaki istrinya itu untuk mendaptkan maaf istrinya kevin merasa itu pantas untuknya.
" Dit tolong urus perusahaan untuk beberapa minggu ini sepertinya gw butuh refreshing bersama akila dia pasti marah banget sama" senyumnya saat membayangkan dia akan mengajak akila honeymoon. Pertama tama dia harus meminta maaf pada istrinya dulu itu setelah itu dia akan mengajaknya honeymoon.
" Siap boz" ucap adit yang ikut tersenyum melihat bosnya yang kembali tersenyum setelah sekian minggu ini hidupnya berantakan, setelah tidak pulang di rumah mereka kevin tak mengurus dirinya dengan baik, makan sekali sehari itupun saat di paksa oleh adit atau ada meeting di luar. Tidur selalu di bantu psikiater dan obat obatan dulu dia gunakan saat belum menikah dengan akila.
" Ah tunggu carikan saya tempat honeymoon yang paling bagus kirim ke wattsapp saya sebentar" ucap kevin lagi yang melangkahkan kakinya namun sebelum membuka pintu kevin kembali teringat untuk membawakan akila sesuatu.
" Dit menurut lo apa yang bagus untuk meminta maaf pada wanita" tanya kevin lagi yang kembali mendekati adit. Adit yang mendapatkan pertanyaan bosnya itu hanya mengerutkan keningnya heran
__ADS_1
" untuk apa bos" tanya adit sebab ini bukanlah gaya kevin. Ah adit lupa bahwa kevin akan berbuat apa saja untuk istrinya itu.
" Mungkin sebuah mobil keluaran terbaru bos, semua prempuan akan suka bos" pikir adit.
" Itu mah akila ngga akan nerima yang ada akila akan menyuruh saya mengembalikannya lagi, yang lain ???" adit agak heran dengan bosnya satu ini sudah tau sifat akila lalu mengapa masih bertanya padanya yang dia saja jangankan pacar calon pacar saja belum ada
" Boneka bos" tutur adit kembali saat mensearching ke sukaan wanita di google.
" Emang kamu fikir istri saya anak kecil, akila tidak menyukai boneka dia lebih menyukai bunga dari pada benda benda yang kamu sebutkan tadi"
" Ah... kamu benar, tolong beli toko bunganya ganti nama dengan nama istri saya" ucap kevin langsung meninggalkan adit yang cengo. Dasar memang orang kaya katanya beli bunga uh ujung ujungnya beli tokonya juga, pikir adit.
########
__ADS_1
Kevin yang sudah mengelilingi setiap sudut rumah merasa ada yang ganjal dalam hatinya saat tidak mendapati akila di rumahnya. Dimana akila saat ini pertanyaan itu yang kini bersarang di kepala kevin saat tidak mendapati akila di rumah. Setiap prasaan prasaan tentang akila yang pergi darinya selalu dia sangkal, akila tidak akan meninggalkannya. Meski sudah semua keluarga sudah ia hubungi namun tidak ada yang mengetahui akan keberadaan istrinya membuatnya semakin takut.
Drrrt....drrrt...drrrt..
" Bagaimana apa ada yang tau di mana dia sekarang"
"............"
" Apppaaaaa...." bentak kevin saat mengetahui bahwa akila kini telah meninggalkannya dengan adanya cctv yang di periksa anak buahnya di bandara soekarno hatta.
" Akila......aaaarrrghhhh...." pekik kevin dengan melempar hpnya hingga tak berbentuk lagi. Kevin yang marah meninggalkan rumah itu dan mencari akila
'Dia harus menemukan akila, akila tidak boleh pergi darinya. tidak boleh ' tekannya dalam hati
__ADS_1