Possessive Doctor

Possessive Doctor
Aku nyata bukan hayalan


__ADS_3

" Cih... hentikan drama murahamu itu, gue tidak sebodoh orang tua itu yang bisa kau perdayai dengan mudahnya" ucap kevin lagi yang meludah di lantai hingga membuat papanya sangat marah.



" Keviiin, jangan omong kosong kurang baik apa mamamu ini haaa"



" Tinggalkan wanita itu dan menikah dengan naura jika tidak nama kamu akan papa coret dari harta warisan papa" tekan pak wijaya kembali.



Kevin yang mendengar ucapan Papanya itu hanya diam, hingga membuat orang di depannya itu senyum kemenangan.




" Papa fikir kevin peduli dengan semua itu, coret saja pa. Kevin tidak peduli dengan Semua itu, sejak dulu kevin ingin meninggalkan tempat itu jika bukan karena wasiat mama, kevin tidak akan perna sudi melihat papa lagi. Asal papa tau, karena jalang itu mama meninggal, karena jalang itu hahahah... tapi



" Kevin..... "



Kata kata kevin seakan hilang begitu saja saat mendengar suara itu, apakah kevin bermimpi apakah ini mimpi jika ini mimpi sungguh kevin tidak ingin bangun dengan cepat dari mimpi itu.



" Keviiin... "

__ADS_1



Blank.. itulah yang di rasakan kevin saat ini, air matanya mulai kembali berjatuhan, kakinya sangat berat saat ini, pandangan matanya jatuh pada wanita yang masih terbaring di atas ranjang rumah sakit itu. Bahkan amarah kevin yang tadinya menggelora di dalam hatinya langsung hilang begitu saja. Kevin juga lupa dengan adanya suami istri yang ikut terkejut juga karena suara itu. Ancaman yang di ucapkan papanyapun sesaat sebelum keluar dari ruang akilapun tidak di hiraukannya bahkan tidak di dengarkan oleh kevin. Pikiran kevin saat ini masih tertuju pada wanita yang masih setia menutup mata itu,



" Sayang...... " panggil kevin pada wanita di hadapannya itu, namun melihat tidak ada respon apapun dari wanita itu kevin diam membisu lalu berbisik kepada wanitanya itu.



" Lihatkan sayang aku benar benar telah di buat gila karnamu, aku benar benar telah gila sekarang.


Aah... sampai sampai di pagi hari seperti ini pun aku terbayang bayang olehmu. " lirih kevin pada wanita di depan nya ini yang langsung tertuduk. Kenapa takdir begitu mempermainkannya, saat kebahagiaan itu mulai hadir namun sepertinya itu hanyalah angan belaka.



' Aku terlalu merindukanmu hingga rasanya suaramu begitu sangat dekat denganku'lirih kevin kembali dalam hatinya, dengan hati yang kecewa kevin hanya bisa menutup mata menelan kembali harapannya itu serta kekecewaannya. Dia tidak bisa seperti ini terus.




" Aku benar benar sudah kau buat gila akila, tanganmu pun seakan begitu nyata kau genggam saat ini" lirih kevin yang masih betah menutup mata merasakan tangannya yang di genggam oleh istrinya.



' gengaamanmu begitu terasa akila, tangan halus yang menyentuhku begitu ku rasakan, seandainya ini nyata akila. Seandainya ini nyata.


Jika dengan menutup mata aku bisa merasakanmu seperti ini, aku rela terus menutup mata ini agar bisa dekat denganmu, agar bisa membayangkan dirimu.


__ADS_1



" Keviiiin.... "



Deg.... Suara itu lagi, suara istrinya kevin hanya menangis dalam diamnya. Kevin tak berani membuka mata kembali takut itu hanyalah angannya karena terlalu merindukan wanitanya ini takut itu hanyalah angannya. kevin takut jika dia membuka matanya harapan itu hanya sekedar harapan.



" Aku sangat merindukanmu, dengarlah ini akila aku sangat merindukanmu" bisiknya pelan namun masih bisa di dengar oleh wanita yang menatap kevin itu dengan berurai air mata.



" Kevin... aku juga merindukanmu"




##########



Well itu dia....



bagaimana reaksi kevin???


__ADS_1


Tamat??? belum reader belum tamat masih ada ke lanjutannya.


Jadi tetap di tungguin aja yah


__ADS_2