
Di seluruh penjuru kota kevin mencari keberadaan istrinya. Yah... kevin telah melacak keberadaan akila istrinya saat ini dengan transaksi pagi ini yang di lakukan di salah satu bank di kota amsterdam.
Kevin tau itu pasti akila, kevin tau karna itu adalah rekening bank yang di buat kevin untuk akila atas namanya dan saat mendengar berita dari anak buahnya yang mendapat laporan bahwa terdapat transaksi di sebuah bank di amsterdam membuat harapan kevin akan keberadaan akila saat ini menjadi begitu sangat terang.
"Dimana kamu akila ??? " pikiran kevin kalut pasalnya sudah begitu lama mencari tidak ada tanda tanda keberadaan akila.
Drrrrt.....drrrrt....
" ................"
" Oprasi pengangkatan tumor ???"
"..................."
" Baiklah" Dengan berat hati kevin harus meninggalkan pencarian terhadap istrinya dan membiarkan anak buahnya mencari istrinya, kevin harus membantu sahabatnya yang tengah kesulitan dalam melakukan oprasi.
###########
Siapkan ruang oprasi sekarang saya telah menghubungi pak wijaya.
" Pak wijaya ??? " suara itu meluncur begitu saja di mulut akila saat mendengar marga suaminya di sebut.
__ADS_1
" Apakah ibu mengenal pak wijaya, dia adalah sahabat saya dia sangat berpengetahuan luas" tutur dokter itu saat mengingat sosok sahabatnya itu. Meski sudah lama berjumpa namun albert tau bahwa kevin sahabatnya itu pasti akan semakin hebat.
" Aah tidak dok" tutur akila kembali, dengan aura kesedihan terpancar dari wajah cantiknya. Bayang banyang akan kevin terus menghantui pikirannya.
" Dok bisa saya meminta kertas juga pulpen" pintanya lagi saat mengingat sosok pemilik hatinya itu kembali.
"Baiklah" meski tidak tau untuk apa albert tetap mengambilkan permintaan wanita di depannya ini.
######
" Tolong jika suatu saat nanti suami saya mencari saya tolong berikan surat ini kepadanya, dan tolong putra putri saya bisakah anda merawat mereka sebelum suami saya datang. Gunakanlah tabungan ini, jika suami saya tak kinjung datang berikan ini kepada anak anak saya dan gunakan tabungan ini untuk membiayai sekolah mereka" tutur akila yang mengeluarkan surat yang di tujukan kepada suaminya dan tabungan serta selembar surat lagi yang di tujukan kepada anak anaknya.
" Bu akila pasti akan selamat, jadi ibu harus kuat dan tetap bertahan untuk putra putri ibu" ucap albert yang mencoba menyemangati wanita di depannya kini. Meski ikut sedih albert sebagai dokter harus tetap menguatkan wanita di depannya ini.
" Dokter bisakah saya bertanya "
" iya tentu saja bu"
__ADS_1
" Apakah pak wijaya itu adalah Kevin Andi Wijaya ???" Meski ragu akila tetap bertanya
"Apa ibu mengenal pak......." Kata kata dokter alebert terpotong dengan kedatangan suster di depannya
" Dokter....pak wijaya sudah di ruang oprasi" dengan nafas yang memburu suster yang akila ketahui namanya bermana jennifer dari name tahnya itu sepertinya berlari sampai negasnya memburu.
" Aah...Baiklah"
" Apa kah ibu sudah siap" tanya dokter Albert yang kini kembali memandang akila
" Siap Dok" dengan tersenyum akila menjawab pertanyaan dokter tersebut.
" Jen antar bu akila ke ruang oprasi saya akan ke ruangan saya dulu
#########
__ADS_1