
Pagi itu seluruh media tanah air di hebohkan dengan pemberitaan tentang kembalinya mantan presider Wijaya Group, Antoni Wijaya.
Berita itu kini menjadi pemberitaan hangat yang kini tengah di perbincangkan masyarakat luas, bukan karena kembalinya pak wijaya namun masalah apa yang menyebabkan pak wijaya mengambil alih kembali perusahaan yang dulu dia serahkan kepada putra satu satunya kevin andi wijaya.
Pemberitaan itu juga tak luput dari pandangan serta pendengaran Kevin Andi Wijaya, semua usaha dia kerahkan agar media tidak mengusik keluarganya. Membayar bodyguard untuk melindungi putra putrinya yang kini sedang bersekolah ataupun membuat rumah sakit di penuhi dengan bodyguard demi keamanan istrinya.
---------------------------------
Dengan terburu buru tangan kanannya siapa lagi jika bukan adit yang begitu setia padanya meski dia kini sudah tidak menjadi seorang presedir Wijaya Group Adit tetap berada di pihaknya bahkan rela keluar dari prusahaan itu demi kevin.
" Bagaimana ini boss" tanya adit pada kevin di sebuah ruang yang nampak sangat elegan namun aura yang di pancarkan lelaki gagah itu sehingga membuat ruangan itu terkesan dingin.
" Biarkan mereka berbuat, saya juga tidak butub perusahaan itu" tekan kevin yang dengan santainya meminum kopinya.
" Tapi bos, lalu bagaimana anak anak dan istri anda" ucap adit lagi yang kini ikut merilekskan pikirannya saat melihat betapa santainya kevin menghadapi semua permasalahan yang ada.
" Dari jauh hari saya memang sudah yakin kejadian seperti ini pasti akan terjadi, selagi mereka tidak mengusik keluargaku maka apapun itu akan saya serahkan pada mereka tapi selangkah saja mereka mengusik ketenangan keluarga kecilku maka nyawa harus di bayar nyawa" tekan kevin yang membuat adit seketika merinding mendengarnya.
__ADS_1
-----------------------------
"Ahahahahahahaha....
akhirnya... perlahan lahan WIJAYA group akan menjadi milikku hanya milikku seorang" ucap seorang prempuan dengan penuh kelicikan terpancar dari wajahnya.
" Kau memang hebat sayang... sangat hebat, tinggal selangkah lagi prusahaan besar Wijaya group akan beralih pada tangan kita... hahaha..tidak salah ku percayakan ini padamu ternyata kamu memang sangat berguna" ucap seorang lelaki tua yang kisaran umurnya tiga puluh tahunan itu, memendang wanita yang tengah terbaring lemah dalam di atas ranjangnya akibat kejadian panas yang mereka lakukan karena kemenangan mereka kali ini.
" iya dong... hahaha.. lelaki tua itu memang sangat bodoh, lebih mempercayaiku di banding darah dangingnya sendiri" tawa wanita itu pecah lalu bangkit dari kasur yang menjadi saksi bisu persekongkolan itu.
" Dan kamu juga selalu membutuhkanku kan sayang.... " bisik prempuan itu dengan tingkah centilnya menggoda lelaki wanita yang kini memandanginya dengan nafsu.
" eits... bagaimana rencana selanjutnya" bisik wanita itu kembali saat pria itu kembali mencumbunya
-------------------------------
__ADS_1
Semntara itu,
Di sebuah ruangan yang penuh dengan alat alat medis yang menjadi penopang banyak nyawa itu seorang prempuan dengan histerisnya menangis meratapi semua nasip yang di deritanya kini.
Dan tak berapa lama seorang lelaki memasuki ruangan dan berusaha menenangkan wanita yang tampaknya sangat terpukul itu.
" Tidak apa apa sayang....tenang yah" bisik lelaki itu yang terus mencoba menenangkan wanita dalam pelukannya itu. Melihat wanita yang dia cintai itu dalam keadaan kacau hatinya sangat terpukul tapi dia harus tegar jika dia ikut ikutan terpuruk dengan keadaan yang menimpah keluarga Mereka maka bagaimana dia bisa menenagkan istrinya ini, yah lelaki itu adalah kevin yang terus berusaha menenangkan akila.
---------------------
Well itu dia, semoga kalian suka yah guys...
Masalah apa lagi yah, apa kah karena prusahaan atau apa
tetap tungguin kelanjutannya yah...
kalian yang terbaik dan yang pasti jangan jadi pembaca tanpa jejak yah readers...
tinggalkan jejak kalian dengan like, comen dan yang pasti semoga kalian tetap suka
__ADS_1