
" Tiiiiidaaaaak akila..... tidaaaak.... tidaaaaak jangan tinggalkan aku, aku mohon akila maafkan aku tapi jangan perna tinggalkan aku hiks....hikss....
akila aku mohon sayang jangan tinggalkan aku, " teriakan kevin menggema di dalam ruang oprasi dengan tangan yang masih bergetar dia melepas sarung tangan yang beberapa waktu lalu dia gunakan untuk mengoprasi sang istri, dan memeluk wanita yang terbaring tak bernyawa di depannya ini. Hancuuur... hatinya sangat hancuuuur.... bagaimana bisa ???
" Aaakiiiilaaa.... banguuun...hikkksss aku mohon sayang, bangunlah jangan tinggalkan akuuuu" air mata kevin jatuh bercucuran, orang orang yang masih berada di dalam ruangan itu hanya mampu menunduk dan ikut menitihkan air mata melihat kisah cinta dokter di depannya yang berujung di meja oprasi.
" Akila aku mohon jangan menghukumku dengan seperti ini, sungguh buka matamu sayang....buka matamu, hiksss... lihat aku" kevin terus berusaha membangunkan istrinya itu, Namun melihat tak ada pergerakan sedikitpun dari istrinya kevin jatuh terduduk bersimpuh
" akila....akilaaa tidak kah kamu memikirkanku, tidakkah kamu memikirkan anak anak kita mereka masih sangat kecil" bisiknya parau namun melihat tak ada harapan
" Dooookkkteerr" panik semua dokter yang ada di ruangan itu.
" Keluarlah" bisiknya parau
" Dokter kevin jangan gegabah" ucap dokter albert yang mencoba maju dan menenangkan dokter di depannya yang kini memegang pisau bedah.
" Keluarlah, jangan ikut campur'"
" Jangan seperti itu dok, istri anda pasti akan sangat sedih"
Lalu saya harus bagaiamana dokter albert??? Anda tidak akan mengerti, istri saya... dia...meninggal di tangan saya sendiri... anda tidak akan mengerti... Apa gunanya saya hidup lagi jika tidak bisa menyelamatkan istri saya sendiri hiks, keluar!" dengan pandangan yang masih jatuh pada wanita tak bernyawa di depannya ini kevin kembali menitihkan air mata. Kesedihan mendalam menyelimuti hatinya, wanitanya kini terbaring tak berdaya padahal dia adalah seorang dokter tapi menyelamatkan istrinya saja dia tidak bisa, wanita yang begitu dia cintai kini telah meninggalkannya selamanya. Apa gunanya dia hidup jika tidak bisa bersama istrinya.
' aku akan menyusulmu sayang, aku pasti akan menyusulmu....' bisiknya dalam hati yang masih terus memandang wanita yang begitu dia cintai itu.
" Dokter kevin pikirkan anak anak kalian" panik dokter albert saat pisau bedah di tangan dokter kevin mulai menyayat kulit sang dokter.
" Dokter kevin istri anda pasti tidak akan senang, pikirkan anak anak kalian mereka masih begitu kecil." panik dokter albert namun saat melihat dokter di depannya itu terdiam dia kembali berbicara dengan tenang.
"Aaahh....dokter ada surat buat anda dari istri anda, sebelum bu akila akan melakukan oprasi dia ...ibu akila menitipkan surat buat anda" tutur dokter albert yang mencoba berbicara dengan pelan agar dokter di depannya itu tidak melakukan hal yang gegabah.
" Suratnya ada di ruangan saya, mari pak ikut saya" ajak dokter albert, meski sedikit was was apakah dokter di depannya itu akan mengikutinya atau tidak dia harus tetap mencoba.
Melihat kevin yang beranjak dari tampatnya albert akhirnya menarik nafas lega.
" Jangan menyentuhnya sebelum saya kembali" ucap kevin dingin sebelum dia berjalan ke luar ruangan mengikuti dokter albert.
########
__ADS_1
Untuk suamiku tercinta
Sayang.....
Saat kamu membaca surat ini, itu artinya aku telah meninggalkan dunia dan meninggalkanmu untuk slamanya.
Jangan sedih yah...
Tetaplah bahagia, mukanya jangan datar datar lagi.
Jangan suka marah marah ngga jelas lagi.
Jika kamu tidak menemukan aku di manapun ketahuilah aku sengaja melakukannya, maafkan aku....
Aku sangat mencintaimu, dan saat melihatmu bersama wanita lain rasanya sangat sakit.
Aku memutuskan untuk pergi bukan karena sudah tidak mencintaimu lagi, ketahuilah kamu adalah satu satunya namun aku tidak ingin berbagi cintamu dengan yang lain jadi aku pergi agar tidak melihatmu berbagi cinta.
Wanita mana yang akan menerima bahwa suaminya memiliki orang lain di hatinya, apa lagi saat mendengar bahwa saat itu wanita itu tengah mengandung anakmu
Maafkan aku yang tidak bisa menerima kenyataan
Maafkan aku yang tidak bisa melihatmu berbagi cinta
Maafkan aku yang tidak bisa bertahan di sampingmu
Maafkan aku, namun itulah jalan yang aku pilih aku takut kamu akan menceraikan aku.
Jika kamu tidak melihatku lagi, dan akupun tidak melihatmu lagi ketahuilah kamu selalu ada di hati ini.
Aku hamil anak kita, sungguh aku sangat bahagia namun saat mengingatmu saat itu juga kesedihan kembali menghampiriku.
Dan Aku tidak bisa kembali dan melihatmu bersama yang lain.
Aku tidak siap berbagi.
Anak anak kita begitu hebat dan kuat.
Mereka seakan mengerti dengan kondisi yang di alami orang tuanya aku tidak merasakan menginginkan sesuatu seperti ibu hamil lainnya.
Mereka juga tidak menyusahkanku dalam melakukan hal apapun.
Mereka sangat hebat.
Saat dokter mengatakan mereka anak kembar aku sangat bahagia, sungguh tidak ada yang membahagiakan selain hari itu semenjak kepergianku.
Namun kebahagiaan itu tak berlangsung lama banyak cibiran cibiran orang yang mengatakan aku hamil di luar nikah, mereka terus membicarakan anak kita.
Sungguh ingin ku katakan pada dunia bahwa anak anak yang ku kandung kini adalah anak pemilik perusahaan WIJAYA GROUP namun itu tak mungkin ku katakan.
Biarlah orang mencibir tapi aku tau bahwa anak anak yang ku kandung memiliki ayah yang sangat tampan.
Terbesit dalam hatiku untuk kembali namun ku urungkan niatku saat mendengar beberapa orang dari indonesia membicarakan tentangmu yang telah menikah kembali.
Aku juga tak berani lagi mencari tau kabar pernikahanmu, aku takut.
__ADS_1
Takut kabar itu meluluhlantahkan prasaanku.
Harapanku telah sirna, pupus....
Aku kembali menata hati agar tak berusaha hadir di depanmu dan hanya fokus pada kandunganku, Namun semakin aku berusaha melupakanmu maka semakin sakit yang kurasakan apa lagi saat melihat mereka lahir kedunia. Jejakmu begitu terlihat dari mereka, lalu bagaimana caranya aku lupa.
Bagaimana caranya aku melupakanmu sementara dirimu hadir di tubuh anak anak kita.
Sungguh dulu aku tidak peduli dengan cibiran cibiran orang namun saat mereka mengatakan itu pada anak anak kita, hatiku sangat sakit.
Melihat anak anak kita menangis karena cibiran orang yang mengatakan mereka tidak memiliki ayah membuatku sangat terluka.
Sekarang mereka sudah besar, mereka sangat mirip denganmu bahkan aku tak mendapatkan jejakku dari mereka.
Tapi mereka malah begitu banyak mendapatkan jejak darimu
Rasanya tidak adil, aku yang mengandung mereka tapi tak satupun dari mereka yang mirip denganku.
Aku menulis surat ini
Jika suatu saat kamu mencariku, aku meninggalkan ini untukmu.
Saat aku mengetahui penyakitku ini
Tak mampu ku kabarkan pada dunia bagaiamana keadaanku.
Yang terfikir hanyalah anak anak.
Jagalah mereka, aku mohon terimalah anak anak.
Mereka masih sangat kecil, tapi saat mengingat kemungkinan kemungkinan terburuk aku hanya bisa berharap semoga aku masih bisa bertemu denganmu lagi dan mengatakan segalanya padamu
Aku sangat mencintaimu
Akila
Saat membaca itu air mata kevin kembali terjatuh, betapa bodohnya dia.
Akila telah salah faham padanya, namun sekarang apa ??? Akilanya telah pergi tanpa mengetahui kebenarannya.
Akilanya telah meninggalkannya
" hhiiiiikkkss....hiiiksss... akilaaaaa....
aku sangat mencintaimu" pekiknya yang menganggetkan dokter di sampingnya itu.
------------------
Sementara di ruang oprasi
__ADS_1
" Dooookkkteeeeeerrr"