
"Lalu??Apa mau ku sekarang??"Tanya Ryujin sambil menyilangkan kedua tangannya di dada
"Aku akan mengambil alih rumah ku lagi,tapi mungkin aku akan membayarnya dengan mencicil..Setelah aku mendapatkan pekerjaan."Jelas Aya
"Setelah mendapatkan pekerjaan??"Tanya Ryujin sambil mengernyitkan alisnya keatas
Aya langsung mengangguk pelan
"Dan apa sekarang kau tidak memiliki pekerjaan??"Tanya Ryujin memastikan
"Tidak tuan..Saat ini aku masih menganggur..Tapi aku sedang berusaha mencari pekerjaan..Jadi ijinkan aku tetap tinggal dirumahku,karna aku tidak memiliki tempat tinggal saat ini.."Jawab Aya
Seketika membuat Ryujin memijat dahinya dan menarik nafas panjangnya
"Sepertinya aku sudah membuang waktu ku sia sia dengan semua omong kosong mu..Sebaiknya kau pergi saja dari sini..Ini peringatan terakhir untukmu..Jangan coba kembali lagi kesini..Mengerti.."Ucap Ryujin dengan tegas dan kembali akan menutup pintunya
Namun Aya lagi lagi memaksa untuk menahan pintu tersebut.Aksi dorong mendorong pun terjadi ,karna Aya tetap saja memaksa untuk memasuki rumahnya
"Hei..Kenapa kau keras kepala sekali??Sudah ku bilang,pergi dari sini."Sahut Ryujin dari dalam rumahnya yang berusaha menutup pintunya
__ADS_1
"Tuan..Tolong jangan begitu..Biarkan aku tetap tinggal dirumahku..Aku benar benar tidak punya tempat tinggal..Huaaa.."Jawab Aya kembali merengek
"Berapa kali ku bilang,aku tidak peduli..!!!"Jawab Ryujin yang dengan terpaksa mendorong pintu rumahnya dengan keras
Hingga membuat jari Aya pun terjepit oleh pintunya
"Arrghhhh...!!"Teriak Aya kesakitan
Sontak membuat Ryujin terkejut dan membuka kembali pintunya
"Tanganku..Huaaa..Sakit sekali..Hiks.."Rengek Aya sambil memegangi jarinya yang terluka
Ryujin pun tak dapat berkata apa pun lagi,melihat kondisi tangan Aya yang sudah terluka karnanya
"Obati lukamu,setelah itu kau pergi dari sini..Jangan pikir aku akan berubah pikiran..Dengan melihat kondisi tanganmu.."Ujar Ryujin dengan tegas
Aya pun langsung cemberut dan langsung mengobati luka dijarinya
Ryujin hanya memperhatikan Aya yang mengobati luka dijarinya
__ADS_1
Dan beberapa saat,terdengar suara ketukan pintu berbunyi
Ryujin pun beranjak bangkit meninggalkan Aya untuk membukakan pintunya
Dan Ryujin betapa terkejutnya melihat kedatangan Grace.Wanita yang akan dijodohkan olehnya kini muncul dihadapannya
"Hai..Ryu.."Sapa Grace tersenyum manis
"Kau..Kenapa kau bisa kesini??"Tanya Ryujin terheran melihat Grace
"Aku mencari mu..Ku dengar kau meninggalkan rumah sudah dari minggu lalu..Jadi aku mengkhawatirkan mu..Makanya aku mencarimu ..Ternyata kau pindah kesini??"Jelas Grace dan bertanya
"Apakah orang tuaku yang menyuruhmu kesini??"Tanta Ryujin dengan nada dingin
"Bukan..Ini kemauan ku sendiri..Ayahmu yang cerita pada ayahku..Bahwa kau pergi dari rumah..Jadi aku mencari mu dan akhirnya menemukan mu."Jawab Grace tersenyum lagi
"Lalu apa tujuanmu kesini??"Tanya Ryu lagi
"Mengajak mu pulang..Ibu mu sangat mengkhawatirkan mu..Aku sempat bertemu dengan ibumu..Katanya kau tidak pernah menghubunginya..Jadi karna aku sudah jauh jauh datang kesini,maukah kau pulang bersama ku??"Jelas Grace mengajak Ryu
__ADS_1
Sesaat Ryu pun menyunggingkan bibirnya keatas sambil tersenyum
"Kedatanganmu,jangan menjadikan orang tua ku sebagai alasan..Supaya kau bisa menemui ku..Pulang lah..Taktik mu mudah sekali ditebak..Heuh."Ujar Ryu dengan kata kata sinis