Pria Tampan Di Rumahku

Pria Tampan Di Rumahku
Bab 72


__ADS_3

"Sejujurnya sampai saat ini aku masih belum tahu,kenapa sepupu tega melakukan ini padaku..Dia menjual rumah ini waktu aku sedang pergi berlibur..Dia sengaja memberiku tiket berlibur,karna ternyata dia sudah merencanakan itu semua sejak lama."Jawab Aya menjelaskan


"Dan apa kau tahu dimana dia sekarang??"Tanya Ryu lagi


"Kalau aku tahu,aku tidak mungkin sesantai ini..Aku sudah coba mencarinya,dan bertanya pada orang orang terdekatnya..Tapi jawabannya juga sama..Mereka tidak ada tahu..Hanya tahu dia pergi ke tempat yang jauh itu..Itu saja.."Jawab Aya menjelaskan lagi


"Lalu,jika kau bertemu dengannya ..Apa yang akan kau lakukan padanya??"


"Tentu saja aku pasti akan memarahi nya..Karna dia sudah menjual rumah ku tanpa seijinku..Dan tega menipuku,setelah selama ini aku sudah menganggapnya sebagai kakak ku."Jawab Aya lagi


Beberapa saat Ryu pun mengambil sebuah map dari bawah meja yang sengaja ia letakkan


"Ini.."Ujarnya sembari memberikan map tersebut pada Aya


Aya pun menatap bingung


"Ini apa??"Tanya Aya penasaran


"Kau lihat saja."Jawab Ryu dengan santainya


Aya segera membuka map tersebut dan mengeluarkan sesuatu yang ada didalam mapnya.Beberapa saat ia membaca sebuah lembar kertas yang telah ia keluarkan


Dan..

__ADS_1


Seketika membuat matanya terbelalak dan mulut terngangah saat ia membaca isi surat tersebut


"I..Ini..Apa aku tidak salah lihat??"Tanya Aya terkejut dan sedikit syok


"Seperti yang kau lihat."Jawab Ryu menanggapinya


"Apa aku sedang mimpi??Coba sentil aku.."Tanya Aya lagi sambil menyuruh Ryu menyentilnya


"Kau serius?"Tanya Ryu memastikan sebelum ia melakukan sesuai perintah Aya


Aya hanya mengangguk sambil tersenyum


Tanpa pikir panjang Ryu pun langsung menyentil dahi Aya dengan cukup keras.


Tuk..


"Akh..Sakit..!!!"Rintih Aya seketika melirik tajam


"Itu kan kau sendiri yang suruh."Ujar Ryu


"Ya..Tapi pakai perasaan juga..Kau sengaja ingin membalas ku kan??!!"Sentak Aya sedikit sewot


"Ya..Anggap saja balasan yang kemarin ..Karna ulah mu ,alisku harus hilang sebelah.."Jawab Ryu dengan santai nya

__ADS_1


Aya hanya bisa menyunggingkan bibirnya keatas


"Cih..Jika bukan karna ini,saat ini juga kau pasti sudah ku bunuh.."Gerutu Aya dengan pelan


"Kau bilang apa??"Tanya Ryu yang tak mendengar celoteh Aya


Seketika Aya menunjukkan senyuman palsunya


"Ah..Tidak..Heheheh..Jadi ini serius??Sekarang kau menyerahkan ini padaku??"Tanya Aya memastikan kembali


"Menurut mu aku sedang bercanda??"Tanya balik Ryu


"Tidak..Aku percaya kau serius..Hehehe..Tapi ini seperti mimpi..Setelah penantian ku dan berharap ada keajaiban..akhirnya penantian itu terjawab juga..Terima kasih Tuhan.."Jawab Aya dengan menunjukkan ekspresi bahagianya


"Ya..Tapi ada timbal baliknya untukku."Sahut Ryu yang sesaat fokus pada tontonan nya


"Timbal balik??Timbal balik apaan??"Tanya Aya penasaran


"Setelah kau selesai PMS kau harus melayani ku dengan puas..Dan berapa ronde pun yang ku minta..Kau harus siap melayaniku..Mengerti??"Jawab Ryu menjelaskan sambil tersenyum licik


Membuat Aya sesaat bulu kuduknya merinding mendengar ucapan Ryu yang sedikit intim baginya


"Me..Melayani be..berapa ronde pun?"Tanya Aya memastikan

__ADS_1


"Hemm.."Jawab Ryu mengangguk


Seketika membuat raut wajah Aya menjadi gugup dan cemas


__ADS_2