
"Ini eskrim untukmu."Ujar Ryu sembari memberikan eskrim pada Aya
Aya pun langsung menerimanya sambil tersenyum nyengir
"Terima kasih tuan..Hehehe.."Jawab Aya langsung menikmati eskrim tersebut
Mereka pun bersama sama menikmati eskrim tersebut di taman yang masih diarea mall tersebut
"Tuan..Kenapa saat nonton tadi kau menggenggam tanganku ??"Tanya Aya membuka topik
Ryu pun menoleh kearahnya
"Apa tidak bisa kau memanggilku dengan sebutan lain??Selain kata tuan?Kau istri ku bukan pembantu ku."Tanya Ryu dan tiba tiba saja menyebutkan Aya adalah istrinya
Sontak membuat Aya terkejut dengan mata terperangah
"Istri??Kau bilang aku istrimu??"Tanya Aya memastikan
Ryu pun menatap datar
"Hehehe..Kan baru pertama kalinya kau mengatakan aku adalah istrimu tuan.."Ujar Aya sambil tersenyum nyengir lagi
"Tutup gigimu..Senyum mu sudah seperti kuda.."Ledek Ryu dengan sikap tenangnya
__ADS_1
"Jadi aku harus memanggil mu apa tuan??Apa kau mau aku memanggil mu paman??"Tanya Aya
"Kau pikir aku sudah setua itu??"Tanya Ryu sedikit sewot
''Lalu aku harus memanggil mu apa??Suamiku,my husband??And what???"Tanya Aya lagi yang begitu banyak bertanya
Ryu hanya menatap datar dengan tingkah Aya
"Panggil saja aku kakak."Jawab Ryu
"Kakak??Oh.. Kau ingin aku memanggil mu kakak,supaya wanita itu percaya kalau aku adik sepupumu kan??"Tanya Aya menebak
Seketika membuat Ryu menoleh terkejut
"Apa itu penting untukmu tahu??Kau benar benar menyembunyikan pernikahan ini dari wanita itu,agar kalian bisa saling berdekatan kan??"Tanya Aya langsung menunjukkan wajah yang serius
"Tenang tuan..Aku tidak akan menganggu hubungan kalian..Aku juga sudah bilang aku tidak akan menceritakan pada siapa pun tentang pernikahan kita..Aku tidak akan mengkhianati ucapanku."Ucap Aya
Ryu pun kini menatap serius pada Aya
"Jadi apa yang kau harapkan dari pernikahan ini?"Tanya Ryu
"Aku cuma berharap aku bisa mendapatkan kembali rumah ku..Jika tuan tiba tiba ingin mengakhiri pernikahan ini,ku harap uang ku sudah cukup untuk mengambil alih lagi rumahku.."Jawab Aya sambil tersenyum
__ADS_1
"Dan apa kau senang jika aku berdekatan dengan Dinda??"Tanya Ryu menguji
"Senang apa tidak itu kan tidak penting untukmu juga kan tuan..Kau juga tidak akan peduli dengan ku kan..Tapi setidaknya ku minta tuan untuk menghargai pernikahan..Jika kau melarang ku untuk berdekatan dengan siapa pun..Seharusnya tuan juga seperti itu..Tapi jika kau tidak mau,aku tidak akan memaksa..Karna semua aturan ada ditangan mu bukan."Ujar Aya
Ryu pun menghela nafas panjangnya
"Kalau begitu,bagaimana jika kita mengulangnya lagi dari awal??"
"Mengulang lagi??Maksudnya?"Tanya Aya bingung
Sebelum Ryu menjawab,tiba tiba saja Dinda datang menghampiri merek berdua
"Ryu,aku perlu bicara padamu.."Sahut Dinda tiba tiba menarik tangan Ryu dan membawanya pergi
Sementara Aya hanya bisa menatap bingung.Dan ntah kenapa ia tiba tiba merasa kecewa karna Ryu justru menuruti Dinda yang mengajaknya pergi.Aya pun tertunduk lesu sambil menatapi eskrim yang belum habis ia makan
Aya pun hanya duduk diam sendirian,saat Ryu meninggalkan nya begitu saja
Dan sesaat Thomas datang menghampiri Aya dengan nafas terengah engah
"Aya..Dimana Ryu?"Tanya Thomas
Aya pun hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan sambil tersenyum
__ADS_1