
Ryu akhirnya memberikan beberapa lembar uang pada Aya
"Ini..Sekaligus jatah bulanan mu..Jangan sampai habis sebelum waktunya.."Ujar Ryu
"Kalau untuk jatah bulanan,kenapa tidak atm saja ??Hehehe??"Tanya Aya cengengesan
Membuat Ryu langsung menatap datar
"Kau sudah berani melunjak ya??"Tanya balik Ryu dengan nada dingin
"Heheh..Siapa tahu kan,tuan mau berbaik hati memberiku 1 atm khusus untuk belanja bulanan..Seperti suami suami pada umumnya .."Ujar Aya dengan santainya
"Itu mereka..Bukan aku,jangan kau samakan aku dengan mereka..Paham.."Ucapnya dengan tegas
Aya pun hanya bisa menatap sinis
"Sudah,kau pergi sana..Aku mau pulang .."Ujar Ryu yang meninggalkan Aya begitu saja
Aya masih memandang sinis
"Cih..Kalau tidak ingat kau pemilik rumah ku,mungkin aku sudah akan meracunimu.."Gerutu Aya kesal
Aya pun akhirnya pergi membeli ketoprak seorang diri
Tiba dirumah Ryu melihat 2 koper sudah bersandar didekat sofa miliknya .Dan beberapa saat kedua orang tuanya pun menghampirinya
__ADS_1
"Kalian sudah mau pulang??"Tanya Ryu pada orang tuanya
"Iya nak..Besok ayahmu ada rapat penting dikantornya..Lain kali kami akan datang mengunjungi kalian."Jawab ibunya
"Oh..Ya sudah..Hati hati dalam perjalanan."Ujar Ryu
"Dan ingat Ryu,ayah tetap akan menanti mu untuk kembali ke perusahaan..Jangan berlama lama berpikir.."Sahut ayahnya
Ryu pun memilih diam dan tak menanggapi ucapan ayahnya
"Dan dimana istrimu??Bukankah kamu menemaninya ke toko buku nak?"Tanya ibu Ryu sebelum berpamitan
"Dia sedang beli makanan,tidak jauh dari sini."Jawab Ryu
"Iya..Aku mengerti bu.."Jawab Ryu
Dan akhirnya kedua orang tua Ryu pun kembali pulang kerumahnya
...****************...
Seminggu kemudian..
Ketika kedua orang tua Ryu sudah kembali kerumah.Kini hanya Aya dan Ryu yang seperti biasanya menjalani aktifitas dirumah itu
Saat Ryu akan bersiap siap kekantor,Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari pintu utama
__ADS_1
Aya yang tengah membereskan meja makan,Bergegas menuju pintu untuk membukakannya
Dan saat pintu terbuka,Aya merasa heran dengan sosok wanita cantik asing berdiri didepan pintu rumahnya
"Maaf..Nona siapa??"Tanya Aya dengan ramah
"Halo..Maaf pagi pagi saya sudah menganggu waktu anda..Perkenalkan nama saya Dinda..Saya adalah tetangga baru dari beberapa rumah anda.."Sahut wanita bernama Dinda sambil mengulurkan tangannya untuk berkenalan
"Ohh ya..Salam kenal..Aku Kanaya,biasa dipanggil Aya.."Jawab Aya membalas uluran tangannya
"Senang berkenalan dengan kamu..Dan ini aku ada sedikit bingkisan,sebagai tanda perkenalan kita .."Ujar Dinda memberikan bingkisan tersebut pada Aya
"Ah..Iya terima kasih..Mari masuk..Kita bisa mengobrol sambil minum teh.."Jawab Aya sambil mempersilakan Dinda masuk kerumahnya
"Sepertinya tidak usah..Aku tidak mau menganggu waktu mu..Lain kali saja.."Jawab Dinda menolak secara lembut
"Oh..Begitu..Baik lah aku tidak akan memaksa."Ujar Aya tersenyum
Dan disela obrolan mereka,Ryu yang merasa penasaran dengan siapa Aya berbicara.Ia pun berniat menghampiri Aya dan melihat seseorang yang berbicara dengan Aya
"Kau berbicara dengan siapa??"Tanya Ryu dari belakang
Membuat Aya dan Dinda menoleh kearahnya
Dan sontak membuat Ryu sangat terkejut dengan seseorang yang kini ia lihat
__ADS_1