
Aya terlihat sedang membuatkan teh untuk dua orang yang sedang duduk diruang tamu.Sesekali ia memperhatikan dua orang yang tengah saling berhadapan
Aya merasa bingung dengan sikap Ryu yang tiba tiba menyuruh Dinda sang tetangga baru mereka untuk masuk dan mengobrol dengannya
Selesai membuatkan teh,Aya mengantarkan teh tersebut pada mereka.
Ryu sesaat menoleh kearah Aya
"Kau pergi lah ke supermarket,belanja lah untuk kebutuhan bulanan.."Ujar Ryu pada Aya
"Sekarang??"Tanya Aya
"Menurutmu??"Tanya balik Ryu
"Tapi ini kan masih sangat pagi??Belum buka jam operasionalnya.."Ujar Aya
Seketika membuat Ryu menatap ketus
"Tolong pergi sekarang.."Sahur Ryu dengan tegas
Aya pun melihat Ryu dengan bingung,dan beberapa saat melirik kearah Dinda
"Iya baik lah..Silakan nikmati obrolan kalian."Jawab Aya sambil mendengus kesal
Sementara Dinda hanya tersenyum
__ADS_1
"Terima kasih untuk tehnya Aya."Sahut Dinda dengan nada lembutnya
Aya pun membalasnya dengan senyuman dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua
Dan Ryu sesaat memperhatikan Dinda dengan seksama.Wanita yang sudah sangat ia kenal dan beberapa tahun tidak bertemu,kini berada dihadapannya dengan situasi tak terduga
"Kenapa kau bisa tinggal didekat sini??"Tanya Ryu mulai membuka topik
"Oh..Aku mencari rumah itu melalui agen perumahan..Karna melihat rumahnya bagus dan suasana lingkungannya juga sesuai yang ku mau,jadi aku mengambil rumah didaerah sini."Jawab Dinda menjelaskan
"Oh..Begitu..Aku tak menyangka jika kita bisa bertemu lagi.."Ujar Ryu yang sikapnya langsung terlihat berbeda
"Ya..Aku juga tidak mengira bisa bertemu denganmu..Bahkan kita bertetangga..Setelah sekian tahunnya kita tidak bertemu..Bagaimana kabarmu?"Tanya Dinda menunjukkan ekspresi senang
"Aku juga baik baik saja..Kalau ku boleh tahu,gadis yang tadi siapa??"Tanya Dinda penasaran
"Oh..Dia..Dia adalah adik sepupu ku.."Jawab Ryu terpaksa berbohong
"Adik sepupu??Aku baru tahu kalau kau memiliki adik sepupu..Dia gadis yang manis.."Tanya Dinda sedikit heran
"Ya..Adik sepupuku dari saudara jauh.."Jawab Ryu
"Oh..Begitu..Tapi apakah dia tinggal bersama mu??"Tanya Dinda lagi
"Ya..Untuk saat ini dia tinggal bersama ku..Dan bagaimana dengan suami mu??"Tanya balik Ryu
__ADS_1
Sesaat membuat Dinda tertunduk lesu,membuat Ryu menatap heran
"Kami sudah tidak bersama lagi."Jawab Dinda dengan nada pelan sambil menggelengkan kepala
"Maksud mu?"Tanya Ryu menjadi penasaran
"Kami sudah berpisah..Belum lama ini kami sudah resmi berpisah.."Jawab Dinda
"Oh..Begitu..Maaf,aku tidak tahu.."Ujar Ryu
"Tidak apa apa..Memang sudah takdir ku seperti ini..Aku sudah salah memilih seseorang untuk menjadi pendamping hidupku.."Jawab Dinda tersenyum kecil
"Apa karna itu kau pindah kesini??"Tanya Ryu langsung menebak
Dinda pun langsung mengangguk pelan
"Ya..Untuk mencoba melupakan kenangan pahit bersamanya..Dan sekaligus menjauhinya.."
"Aku turut prihatin dengan yang sudah kau hadapi..Ku harap kau menjadi wanita yang kuat."Ucap Ryu memberi dukungan
Membuat Dinda kembali tersenyum dan terharu dengan ucapan Ryu
"Terima kasih..Aku senang kita bertemu lagi..Bahkan menjadi tetangga,dengan begini aku tidak merasa kesepian..Dari dulu cuma kau yang selalu ada disaat aku merasa sulit."Ujar Dinda
Ryu pun hanya membalasnya dengan senyuman
__ADS_1