
Ryu tiba tiba saja menggenggam tangan Aya yang secara kebetulan tangan Aya sedang mencengkram kursi di sisi nya.Seolah Ryu ingin membuat rasa takut Aya berkurang
Seketika tindakan Ryu membuat Aya terkejut dan menoleh kearahnya.Namun Ryu tetap fokus menonton pada filmya
Apa yang dia lakukan??Kenapa dia menggenggam tanganku??Apa dia tahu karna aku takut??Batin Aya sesaat memandangi Ryu
Dan secara tidak sengaja Dinda pun melirik kearah tangan Ryu yang sedang menggenggam tangan Aya
Apa yang dilakukan Ryu??Kenapa dia menggenggam tangan gadis itu??Ini seperti ada yang aneh..Batin Dinda merasa bingung
Setelah menonton,mereka pun berjalan keluar dari bioskop.Dan berencana akan berjalan jalan dimall tersebut
Dinda kembali ingin mendekati Ryu dengan menyela disisi Aya
"Ryu..Temani aku kesana??Ada sesuatu yang ingin ku beli."Sahut Dinda yang langsung merangkul lengan Ryu
Membuat mereka semua pun terkejut.Dan sesaat Ryu melirik kearah Aya
Berharap Aya akan menyela seperti biasanya
Namun Aya justru terlihat cuek dan seakan tak memperdulikan sikap Dinda padanya
__ADS_1
"Sama aku saja Din..Ayo aku temani.."Sahut Thomas yang justru langsung menyela dan menarik paksa tangan Dinda yang langsung meninggalkan mereka berdua
"Ta..Tapi..-"Seru Dinda yang tetap melihat saat Thomas tetap memaksa mengajak Dinda pergi
Sementara Itu melirik datar kearah Aya.Aya pun langsung salah tingkah
"Kenapa ??Kenapa ku melihat begitu??"Tanya Aya sedikit cuek
"Kenapa kau tadi diam saja??Biasanya kau langsung menyela jika dia memaksaku.?"Tanya Ryu
"Jawabannya cuma 1 tuan."Jawab Aya
Ryu pun mengernyitkan alisnya keatas
Sontak membuat Ryu langsung menyentil dahi Aya cukup keras
Tuk..
"Akh...Sakit..Kenapa kau menyentilku tuan.."Lirih Aya langsung mengusap usap dahinya
"Jawaban mu sungguh mengecewakan..Ayo kita beli eskrim."Ujar Ryu dengan santainya dan menarik tangan Aya untuk membeli eskrim
__ADS_1
Dan tindakan Ryu seketika membuat jantung Aya berdegup kencang tak beraturan.Untuk pertama kalinya seseorang yang menggenggam tangannya layaknya seorang kekasih
Aya hanya bisa diam melihat tindakan Ryu yang menggenggam tangannya dan mengajaknya membeli eskrim
Sementara Dinda sesaat menghentikan langkahnya dsn menghempaskan tangannya dari Thomas.Ia pun menatap tajam kearah Thomas
"Thomas..Kau ini kenapa??Kenapa sejak tadi kau berusaha menghalangi ku berdekatan dengan Ryu??"Tanya Dinda protes
Thomas pun menghela nafasnya
"Kau lah yang sebenarnya kenapa??Kenapa sikap mu begitu berlebihan??"Tanya balik Thomas
"Berlebihan bagaimana??Aku hanya ingin dekat dengan Ryu..Apa yang salah??"
"Dekat dengannya??Untuk apa??Apa sekarang kau ingin memulai hubungan baru dengannya??"Tanya Thomas menebak
"Itu bukan urusan mu Thomas."Jawab Dinda mengalihkan pandangannya
"Dengar..Sebaiknya kau jangan berpikir bisa mendekati Ryu lagi..Situasi sekarang bukan seperti dulu..Saat Ryu masih mengejarmu..Lebih baik kau berhenti untuk mendekatinya..Daripada kau akan merasakan sakit hati."Ujar Thomas memperingatkan
"Apa yang salah??Saat ini Ryu ?tidak menjalin hubungan dengan siapa pun..Dan aku juga sekarang sudah wanita single..Tidak ada larangan jika aku mendekatinya..Dan Ryu pasti masih mencintaiku sampai saat ini."Ujar Dinda dengan percaya dirinya dan sorot mata yang tajam
__ADS_1
Thomas kembali menghela nafas panjangnya sambil menggelengkan kepalanya
"Ada satu hal yang tidak kau ketahui tentang Ryu."Ucap Thomas dengan tegas