
"Apakah sebuah pernikahan bisa terjadi jika tidak ada rasa saling mencintai??Kurasa kau sudah tahu jawabannya dan aku tidak perlu menjawab pertanyaan mu lagi."Ucap Ryu dan langsung pergi meninggalkan Dinda begitu saja
Ryu pun bergegas kembali ke taman,karna ia sudah meninggalkan Aya cukup lama
Namun bukan Aya yang menunggu,justru Thomas lah yang masih dengan sabar menunggu Ryu
"Kau..Dimana gadis itu?"Tanya Ryu terheran
"Seharusnya aku yang bertanya kau kemana saja??Kenapa membiarkan Aya sendirian menunggumu??Apakah Dinda tadi yang membawa mu pergi?"Tanya balik Thomas
Ryu langsung menarik nafas panjangnya
"Ya..Tapi kenapa kau harus memberitahu dia tentang pernikahan kami?"
"Aku terpaksa..Karna tebakan ku benar,kalau dia memang berniat ingin mendekatimu..Aku melakukan itu,karna memikirkan perasaan Aya..Kasihan dia bro."Jelas Thomas
__ADS_1
"Tidak apa apa..Aku justru berterima kasih karna yang kau lakukan sudah benar..Sebaiknya aku menyusul dia pulang..Aku duluan."Ujar Ryu
"Oke..Hati hati..Kabari aku jika kalian sudah di rumah."
Ryu pun mengangguk dan langsung pergi meninggalkan Thomas.Dan beberapa saat Dinda muncul dibelakang Thomas dengan raut wajah yang penuh kekecewaan.Thomas yang menyadari kemunculan Dinda tanpa bersuara hanya bisa menggelengkan kepalanya
"Benarkan apa yang semua sudah ku katakan padamu..Ryu bukan orang yang dulu pernah mengejarmu..Dan pada akhirnya kau hanya akan merasakan kekecewaan Dinda."Sahut Thomas mengingatkan Dinda
Dinda hanya diam dan tak menanggapi ucapan Thomas
Sementara Aya berjalan dengan kepala menunduk menuju rumahnya.Ia tak menyadari jika dirinya sudah berjalan terlalu jauh menuju rumahnya.
Ia tak tahu kenapa perasaannya saat ini begitu sedih dan kecewa.Saat melihat Ryu menuruti ajakan Dinda untuk pergi dan meninggalkan dia begitu saja
"Dia bilang mau memulai semuanya dari awal..Apa yang dimaksudnya mulai dari awal??Sedangkan dia sekarang sedang menikmati masa berdua nya dengan wanita itu..Semua lelaki memang sama saja..Tidak ada yang bisa dipercaya..Terlebih dengan wanita cantik..Menyebalkan.."Gerutu Aya mulai kesal sambil terus berjalan dan tak Memperdulikan rasa pegal di kaki nya
__ADS_1
Disaat dirinya sedang menggerutu tiba tiba saja rintikan hujan pun turun dengan sangat deras.Membuat Aya menghela nafasnya dengan berat.Aya pun sesaat terdiam dan berdiri seperti mematung.Merasakan tetesan hujan yang sudah membasahi seluruh tubuhnya
"Kenapa cuaca hari ini tidak bisa diajak kompromi..Seolah cuaca sedang menertawai perasaan ku saat ini..Arrgghhh..Kau sungguh menyebalkan tuan..Kau anggap aku apa sebenarnya??!!!!"Teriak Aya meluapkan semua kekesalannya ditengah hujan yang deras dan tanpa peduli keadaannya yang sudah kebasahan
Dan tanpa sadar sebuah mobil sedang melaju kencang mengarah kearah Aya dari belakang.Seketika seseorang menarik tubuh Aya kedalam dekapannya untuk menghindari mobil tersebut
Sontak membuat Aya terkejut dan baru menyadari jika mobil tersebut hampir menabrak dirinya
"Dasar bodoh."Sahut Ryu yang ternyata adalah seseorang yang menarik tubuh Aya dalam dekapannya
Aya pun masih terdiam terpaku sambil terus menatap Ryu dengan jarak dekat.Kala ia tak menyangka jika Ryu tiba tiba muncul dan menolongnya
"Tu..Tuan.."Seru Aya masih terlihat syok
"Ayo kita pulang..Ini bukan drama india dalam tv..Kenapa kita harus hujan hujanan."Ujar Ryu langsung merangkul bahu Aya dan sambil mengajak Aya pulang
__ADS_1