
Mendengar suara ketukan pintu,Aya pun beranjak bangkit dari kursinya.Namun Ryu lebih dulu bangkit dari kursinya
"Aku saja."Sahutnya meninggalkan Aya berjalan menuju pintu
Aya hanya memandang Ryu kearah pintu
Dan saat Ryu membuka pintu,tiba tiba saja seseorang datang menghampirinya dengan memeluk Ryu sangat erat
Seketika membuat Ryu terkejut,begitu juga Aya yang melihatnya dari kejauhan
Dih..Apa apaan wanita itu??Datang datang main nyosor???Batin Aya yang terkejut dan langsung beranjak bangkit berjalan menghampiri mereka
Seseorang tersebut tak lain adalah Dinda dengan keadaannya yang ketakutan dan menangis
"Ryu..Tolong aku..Aku takut..Hiks."Lirih Dinda yang terlihat ketakutan
Aya yang melihat tindakan mereka hanya menatap ketus
"Ada apa??Apa yang terjadi??"Tanya Ryu mencoba melepas pelukan Dinda padanya
Namun Dinda semakin mendekap di pelukan Ryu.Seolah ia tak ingin melepasnya
__ADS_1
Membuat Aya semakin sebal melihatnya
"Tolong aku..Ada sesuatu yang menyeramkan dirumahku..Hiks..Aku mendengar suara aneh yang mengerikan."Jawab Dinda yang masih terus memeluk tubuh Ryu
Aya hanya mendengus melihat sikap Dinda yang berlebihan
Menyadari Aya memperhatikan tindakan Dinda,Ryu pun berusaha menghindari dan melepas pelukan Dinda
"Ya sudah,ayo aku akan memeriksanya."Sahut Ryu yang berhasil melepas pelukan Dinda
"Kau makan lah duluan,aku akan kerumah Dinda dulu."Ujar Ryu menoleh kearah Aya
Aya hanya mengangguk datar
Aya hanya menggelengkan kepalanya melihat reaksi Ryu yang begitu peduli dengan Dinda
"Kau bisa bersikap peduli pada wanita yang baru kau temui tuan..Sementara dengan ku,sikap mu jauh sekali dari kata peduli..Hanya tadi saja saat kau memberikan donat itu padaku..Ah sudah lah..Bukan urusanku."Ujar Aya menggerutu sendirian
ππππ
Tiba dirumah Dinda,Ryu sesaat menoleh kearah lengannya,karna Dinda terus melingkarkan tangannya di lengan nya
__ADS_1
"Maaf Din,bisa kah kau lepas tanganmu dulu??"Tanya Ryu pada Dinda
Seketika Dinda pun melepasnya karna rasa takut dan paniknya,ia tak sadar jika dia terus menempel pada Ryu
"Ah..Maafkan aku Ryu..Karna aku terlalu panik.."Jawab Dinda merasa tidak enak hati
"Tidak apa apa..Jadi dimana kau mendengar suara aneh itu??"Tanya Ryu
"Diatas sana??Aku dengar suara seperti orang berlari..Suaranya cukup keras ."Jawab Dinda sambil menunjukkan jarinya kearah atas plafon rumahnya
Ryu pun memperhatikan atas plafon tersebut dan beberapa saat terdengar suara yang dimaksud Dinda
Membuat Dinda kembali ketakutan dan panik
"Ah..Itu dia Ryu..Suara itu yang dari tadi ku dengar..Aku sangat takut.."Sahut Dinda langsung kembali mendekap kearah Ryu
Ryu pun mengernyitkan alisnya keatas,seolah mulai tak nyaman dengan sikap Dinda yang menurutnya berlebihan
"Tenang Din..Kurasa itu bukan suara aneh..Itu pasti suara tikus.."Jawab Ryu mencoba melepas tubuh Dinda dari dekapannya
"Bagaimana kau tahu Ryu??Suara itu sangat mengerikan..Tolong jangan tinggalkan aku sendirian ..Aku takut Ryu.."Sahut Dinda memasang wajah memelas
__ADS_1
"Karna itu biasa terjadi disetiap rumah..Jangan berpikir yang aneh aneh..Dirumah mu ini tidak ada apa apa..Pikir positif saja..Ini sudah malam,sebaiknya kau istirahat saja..Jika terjadi sesuatu lagi,kau bisa menghubungi ku...Aku pulang dulu.."Ujar Ryu yang berniat akan meninggalkan kediaman Dinda
Tapi..