
"Kenapa pertanyaan mu seperti densus penduduk tuan??Sampai kau harus tahu siapa temanku??"Tanya Aya jadi sewot
"Karna aku tahu kau sedang berbohong."Ujar Ryu sambil melipat kedua tangannya di dada
Seketika membuat Aya tak bisa berkutik
"Kau tidak bisa bohong..Jangan coba berbohong padaku.."Ujar Ryu lagi
Aya pun hanya memalingkan wajahnya dari pandangan Ryu
"Jadi apa kau masih ingin berbohong??gadis minion??"Tanya Ryu lagi
"Iya..Iya..Aku bohong..Aku mau melihat pameran barang antik dengan teman ku..Dia laki laki yang waktu itu bertemu dengan ku ditoko buku..Kau puas??..Jadi bolehkan aku pergi??"Jawab Aya dengan nada ketus
"Boleh.."Jawab Ryu singkat
Seketika Aya menoleh kearah nya sambil tersenyum
"Tapi kau harus membersihkan seluruh rumah ini dulu..Kerjakan sampai bersih,jangan ada sedikit pun debu yang menempel .."Sahut Ryu dengan tegas
Aya pun langsung terkejut dengan ucapan Ryu
__ADS_1
"Hah??Bersihkan rumah??Tapi tadi pagi kan aku sudah bersihkan??Dan aku juga tidak sempat lagi..Aku harus pergi sekarang tuan."Pekik Aya protes
"Kerjakan atau tidak pergi sama sekali.."Jawab Ryu yang sesaat mendekatkan wajahnya pada Aya.Yang hanya tinggal beberapa jarak beberapa senti
Dengan perasaan kesal,Aya hanya menatap tajam kearah Ryu
"Kalau kau tidak mau kerjakan,jangan harap kau bisa keluar dari rumah ini..Atau selamanya kau tidak akan pernah menginjakkan kakimu dirumah ini.."Ucap Ryu memberi peringatan dan langsung berjalan kekamarnya.Dengan tersenyum dan perasaan puas,karna berhasil menahan Aya untuk tidak pergi
"Arggghhhhh...Tuan sialan..!!!Sial..Sial...Kenapa jadi begini sih.!!!."Umpat Aya meluapkan semua kekesalannya
Dengan terpaksa akhirnya Aya menuruti perintah Ryu dan mengerjakan semua pekerjaan rumah.Meski pun ia sudah mengerjakannya tadi pagi
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
"Kemana Aya??Katanya mau ketemu disini??Tapi kenapa dia belum datang??"Tanya Alvin sedikit bingung
Sejenak Alvin pun mencoba menunggu kedatangan Aya
"Lebih baik aku tunggu saja sebentar lagi..Mungkin dia telat.."Ujar Alvin sembari duduk dihalte sambil menunggu kedatangan Aya
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
__ADS_1
Aya masih dengan sibuknya membersihkan rumahnya.Terlihat raut wajahnya yang ketus karna terpaksa harus mengerjakan pekerjaan rumah sembari mengejar waktu.
Sedangkan Ryu setelah membersihkan tubuhnya.Ia pun keluar kamar dan berjalan menuju ruang tamu untuk bersantai
Sesaat ia melirik tersenyum kearah Aya yang sedang mengepel lantai
Dengan ekspresi wajah yang tidak senang
Aya pun juga melirik kearah Ryu dengan tatapan sinis
Sial..Sampai kapan aku akan mengerjakan pekerjaan ini..Kak Alvin pasti sudah menunggu ku..Batin Aya sesaat melirik kearah jam dinding
"Cepat selesaikan pekerjaanmu,kalau kau mau pergi."Sahut Ryu dengan santai nya sambil memainkan ponselnya
Seketika membuat Aya menatap datar.Dan sejenak ia pun berpikir untuk mencari cara agar bisa secepatnya pergi.Karna ia merasa tidak enak,jika membuat Alvin menunggunya lama
Sesaat Aya tersenyum tipis dan langsung menghentikan pekerjaannya.Sembari berjalan menuju dapur
Beberapa saat ia membawa sekantong plastik hitam yang terlihat seperti plastik sampah.Berjalan kearah pintu dengan terlihat akan membuangnya keluar
Ryu pun hanya melirik tanpa rasa curiga
__ADS_1
Dan..