
"Ka..Kakak.."Seru Aya dengan sangat terkejut
Begitu juga dengan Clarisa,yang tak menyangka jika Aya berada dihadapannya saat ini
"Kanaya.."
Seketika membuat Aya menatap tajam dan langsung menyerang Clarisa dengan menjambak rambut Clarisa secara kasar
"Rupanya kau tinggal disini..!!!Setelah sekian lama aku mencari mu..Kau dengan enaknya melarikan diri..Menjual rumah ku tanpa seijinku..!!!Kenapa kau tega sekali pada ku...!!!!Arggghh.."Teriak Aya melampiaskan semua amarah dan emosinya.Setelah sekian lama ia memendam karna tidak berhasil menemukan keberadaan Clarisa
Bak seperti kesurupan,Aya pun terus menjambak rambut Clarisa tanpa memberi Clarisa kesempatan untuk lepas
__ADS_1
Sementara Ryu hanya diam dan membiarkan Aya melakukannya.Karna ia merasa Clarisa pantas mendapatkan nya.Sebab apa yang dilakukan sudah keterlaluan dan juga membohonginya saat membeli rumah Aya
Rupanya Ryu menyuruh seseorang mencari keberadaan Clarisa.Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pada Aya.Dan ternyata ia tak mengira jika Aya akan begitu emosi saat ia mempertemukan Aya dengan Clarisa
"Aduh..Lepaskan dulu Aya..Aku bisa jelaskan..Sakit Ay.."Rintih Clarisa kesakitan
"Kau mau jelaskan apa lagi??Kau pikir aku akan mempercayai semua penjelasanmu..Ku kira kau satu satunya keluarga yang ku miliki,yang sudah kuanggap seperti kakak kandungku..Tapi ternyata kau seorang pengkhianat..Kau menusuk ku dari belakang..Apa pantas kau disebut manusia..!!!!"Teriak Aya lagi sambil mendorong Clarisa hingga terjatuh tersungkur
"Maaf Ay..Ini memang salahku..Aku tahu kau pasti tidak akan memaafkan ku..Tapi aku memang cuma bisa mengatakan maaf..Karna aku memang belum bisa mengembalikan uangmu.."Jawab Clarisa dengan menunduk karna tak berani menatap wajah Aya yang masih emosi
"Aku tidak akan pernah memaafkan mu..Sampai kapan pun tidak akan pernah..!!!Karna aku sangat benci dengan seorang pengkhianat sepertimu..Kau penipu,pembohong..Dan aku bersumpah tidak akan pernah menganggap mu sebagai sepupu ku lagi..Paham..!!!"Jawab Aya masih meluapkan seluruh amarahnya dan langsung pergi meninggalkan Clarisa begitu
__ADS_1
Clarisa yang merasa menyesal hanya bisa menangis tertunduk.Karna ia benar benar menyadari akan kesalahannya.Sedangkan Ryu masih diam dan menatap Clarisa yang masih menangis
Ia pun pergi menyusul Aya menuju mobilnya.Tanpa diduga,didalam mobil Aya justru menangis dengan tersedu sedu.Ryu tak menyangka jika Aya akan menangis setelah ia meluapkan amarahnya pada Clarisa
"Huuaaa...Kenapa dia tega sekali melakukan ini padaku..Hiks..Padahal aku sudah menganggapnya sebagai kakak kandung ku..Huuaa.."Isak Aya masih menangis
Ryu hanya menatap Aya sambil mendengarkan curahan hatinya
"Padahal dia tahu,aku sudah tidak memiliki siapa pun..Aku tidak memiliki kakak atau lun adik..Tidak memiliki orang tua..Hanya rumah satu satunya peninggalan mendiang orang tua ku..Hiks..Tapi kenapa??Kenapa dia harus menipu ku seperti ini??Hiks..Hati ku benar benar sakit ..Huuuaaa.."Isak Aya lagi
Ryu pun perlahan mendekatkan dirinya dan mendekatkan kepala Aya dalam pelukannya.Ia membiarkan Aya yang terus menangis agar Aya bisa meluapkan semua kesedihan dan amarahnya.Sembari Ryu mengusap usap rambut Aya dengan pelan
__ADS_1
"Aku tahu kau merasa sakit hatimu,tapi ambil pelajaran dari semua kejadian ini..Jangan mudah percaya pada siapa pun,walaupun saudara mu sendiri.."Ujar Ryu menasehatinya