
Saat Ryu akan berjalan kearah pintu keluar,Tanpa sengaja Ryu mendengarkan suara Aya yang sedang mengigau
"Ayah..Ibu..Aku rindu kalian..Disini aku sendirian.."Sahut Aya yang mengigau
Ryu pun menoleh dan sejenak memperhatikan Aya yang masih tertidur sambil mengigau
Apa dia merindukan mendiang kedua orang tuanya??Batin Ryu
Ia pun menghela nafas panjang dan meninggalkan kamar Aya.Dimeja makan,Ryu sesaat memperhatikan martabak yang dibelikan Aya untuknya.Dan akhirnya ia pun menikmati martabak tersebut sambil tersenyum
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Keesokan harinya..
Aya tengah sibuk menyiapkan sarapan pagi,tiba tiba mendengarkan suara ketukan pintu dari depan
Ia pun bergegas membukakan pintu tersebut.Dan terlihat sosok Dinda yang pagi pagi sudah datang mengunjungi rumahnya.Membuat Aya langsung menatap datar
"Oh..Nona..Ada apa pagi pagi datang kesini??"Tanya Aya dengan nada datar
"Aku ingin memberikan cake ini pada Ryu..Apa Ryu ada??"Tanya Dinda sambil tersenyum dan memberikan cake tersebut pada Ryu
__ADS_1
"Dia masih tidur..Nanti aku akan berikan padanya."Jawab Aya
"Kalau gitu,biarkan aku membangunkannya.."Ucap Dinda tanpa rasa malu dan mencoba ingin masuk
Tapi dengan cepat Aya langsung menghalanginya
"Maaf nona DINDA...Akan sangat tidak sopan jika nona masuk dan ingin membangunkannya..Terlebih ada aku dirumah ini.."Ujar Aya menolak Dinda akan masuk
"Memangnya kenapa??Kau kan hanya adik sepupunya..Seharusnya tidak masalah..Aku adalah sahabat Ryu sudah lama."Tanya Dinda dan menjelaskan
Seketika membua Aya menatap ketus
"Tapi maaf nona..Nona tetap tidak bisa diijinkan masuk begitu saja.Dirumah ini aku juga punya hak dan punya aturan..Jadi sebaiknya nona datang lagi saja nanti siang atau sore,atau besok..Terserah lah,asal tidak pagi pagi..Karna menurut ku itu tidak etis jika wanita single datang menganggu orang di pagi hari.."Jelas Aya dengan tegas sambil tersenyum
"Kenapa sikap mu seolah kamu memiliki hubungan khusus dengan Ryu??Seharusnya sikap mu tidak harus seperti ini.."Tanya Dinda bingung
"Seperti kata nona,aku adalah adik SEPUPUNYA..Ok..Terima kasih untuk cakenya..Dan aku akan tutup pintunya..Bye.."Jawab Aya dengan sengaja dan langsung menutup pintu tersebut
"Ta..Tapi..-"Ujar Dinda yang belum melanjutkan kalimatnya saat Aya menutup pintu tersebut
"Kenapa dengan gadis itu.?Kenapa sikapnya sombong sekali.."Gerutu Dinda sedikit kesal
__ADS_1
Sementara Aya yang akan kembali dapur,tiba tiba berpapasan dengan Ryu yang baru saja bangun
"Siapa yang datang??"Tanya Ryu sambil mengusap usap matanya
"Orang tidak penting..Ini cake dari fansmu tuan."Jawab Aya ketus sambil memberikan Cake tersebut dengan tiba tiba
Membuat Ryu terkejut dan terheran melihat sikap Aya yang tiba tiba ketus
Sedangkan Dinda yang merasa kecewa karna gagal bertemu Ryu,Akhirnya memilih pulang.Dan tanpa sengaja ia bertemu dengan Thomas,yang sudah ia kenal juga
"Dinda..??"Sahut Thomas memastikan saat Dinda akan berjalan kearah rumahnya
Dinda pun langsung menoleh kearah Thomas
"Thomas??"Tanya Dinda
"Ya..Kenapa kau bisa disini??Apa yang kau lakuka?"Tanya Thomas tak menyangka jika akan bertemu Dinda,setelah sekian tahun juga tidak bertemu dengannya
"Aku tinggal diperumahan ini.."Jawab Dinda tersenyum
"Hah??Kau tinggal disini??Bagaimana bisa??Apa kau tahu Ryu juga tinggal disini??"Tanya Thomas kembali terkejut
__ADS_1