Pria Tampan Di Rumahku

Pria Tampan Di Rumahku
Bab 41


__ADS_3

Ryu pun mengangkat kepalanya dan menatap Dinda dengan tersenyum


"Aku tidak menyangka jika ternyata kau sudah dimiliki pria lain..Aku turut bahagia.."Jawab Ryu yang harus menutupi rasa kecewanya dengan menunjukkan senyuman palsu


Sesaat Dinda menatap bingung dan curiga.Karna merasa ada sesuatu hal yang disembunyikan oleh Ryu.Melihat sorot matanya yang seketika berubah


"Ryu..Ada apa??Kenapa tiba tiba kau bicara begitu??Sebenarnya apa yang ingin kau sampaikan??"Tanya Dinda ingin tahu


"Tidak ada."Jawab Ryu sambil menggelengkan kepala


"Tidak..Kau bohong..Kau pasti sedang menyembunyikan sesuatu dari ku..Apa yang sebenarnya ingin kau katakan??Aku yakin kau ingin mengatakan sesuatu padaku kan?"Tanya Dinda lagi tidak percaya dan tetap memaksa Ryu untuk mengatakannya.


Karna desakan Dinda,sesaat Ryu menarik nafas panjangnya dengan perasaan yang masih kecewa


"Aku menyukaimu.."Ungkap Ryu mengejutkan Dinda


"Ha??Apa??"Tanya Dinda terkejut

__ADS_1


"Ya ..Aku menyukaimu..Tujuan ku menyuruhmu kesini karna aku ingin mengungkapkan perasaanku padamu..Aku sudah lama menyukaimu,Dan hari ini aku baru memberanikan diri untuk mengatakannya padamu.."


"Ryu..-"


"Tapi,sepertinya aku sudah terlambat..Aku tidak tahu jika kau ternyata sudah dilamar oleh pria lain..Kurasa kita memang lebih cocok berteman..Aku hanya bisa mengucapkan selamat untuk kebahagiaan mu.."


"Maafkan aku Ryu..Walaupun aku belum dilamar,tapi aku memang hanya bisa menganggap mu sebagai teman..Aku tidak bisa memiliki perasaan yang lebih padamu..Aku hanya lebih nyaman berteman denganmu..Aku benar benar minta maaf Ryu.."Jawab Dinda


Ryu kembali tersenyum dan tak bisa berkata apa pun lagi.Pada akhirnya cintanya pun bertepuk sebelah tangan.Karna Dinda sama sekali tidak memberinya sedikit pun kesempatan untuk mencintainya.Walaupun dirinya belum dimiliki pria lain


Harapannya pun hilang untuk memiliki wanita yang sangat dicintainya.Sejak saat itu Ryu lebih memilih menutup diri untuk percintaanya.Ia tidak pernah lagi berminat untuk membuka hatinya pada wanita mana pun.Dan menghabiskan waktunya untuk bekerja dikantor sang ayah


...****************...


Aya dengan perasaan sebel berjalan menuju ke supermarket yang letaknya tak jauh dari rumahnya juga


"Tuan menyebalkan..Hanya karna ada wanita cantik,dia langsung mengusirku..Dasar tuan modus..Ergghh.."Umpat Kesal

__ADS_1


"Dan sikapnya justru malah berubah seketika ramah karna wanita tadi..Memangnya siapa wanita tadi??Apa si tuan stres itu kenal dengan dia??Hemmmm.."Ujar Aya sejenak berpikir


"Ahhhh...Untuk apa aku memikirkannya..Bukan urusan ku juga..Jadi sekarang bagaimana dengan nasibku???Supermarket mana jam segini sudah buka???Awas saja kau tuan stres..Aku pasti akan membalasmu nanti..!!!"Ujar Aya lagi meluapkan semua kekesalannya dipinggir jalan,tanpa peduli orang orang disekitarnya


Dan tanpa sengaja,sebuah mobil putih berhenti tepat disisi Aya sambil menyalakan klason mobilnya


Membuat Aya seketika terkejut dan menoleh kearah mobil tersebut


"Mobil siapa lagi ini??Seenaknya mengklakson??Aku kan bukan ditengah jalan??"Tanya Aya menatap sewot pada mobil tersebut


Dan beberapa saat seseorang yang berada didalam mobil,menurunkan kaca mobilnya dan menatap Aya sambil tersenyum


"Hai Aya..Apa kamu perlu tumpangan??"Tanya Alvin menyapa Aya dengan ramah


Seketika membuat Aya tersenyum lebar kearah Alvin


"Kak Alvin.."Sahut Aya langsing berubah menjadi senang

__ADS_1


__ADS_2