
"Sedang apa kamu dipinggir jalan tadi??Dan ini masih pagi??"Tanya Alvin sambil tetap fokus mengemudi mobilnya
Rupanya Aya menerima ajakan Alvin untuk menumpang dimobil Alvin
"Aku mau ke supermarket dekat sini kak."Jawab Aya
"Supermarket??Jam segini??"Tanya Alvin memastikan sambil menoleh kearah Aya
"Iya kak.."Jawab Aya mengangguk
"Setahu ku tidak ada supermarket buka jam segini..Mungkin minimarket ada.."Jelas Alvin
"Iya setahu ku juga gitu..Tapi aku disuruh ke supermarket kak...Dasar orang menyebalkan."Ujar Aya langsung cemberut
"Memangnya siapa yang menyuruhmu?Dan siapa yang kamu maksud menyebalkan?"Tanya Alvin jadi penasaran
Yang langsung membuat Aya gugup karna sudah keceplosan bicara
Aduh..Sial..Kenapa aku jadi salah ngomong..Batin Aya yang sesaat melamun
"Aya..Heii.."Panggil Alvin menyentil pelan bahu
"Ah..Iya kak..Kenapa??"Tanya Aya seketika sadar
"Kamu melamun??"Tanya balik Alvin tersenyum
"Ah..Tidak kak..Hehehe.."Jawab Aya sambil menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"Lalu,siapa yang kamu maksud orang menyebalkan??"Tanya Alvin mengulang pertanyaannya lagi
"Eh..Itu..-"Sesaat Aya pun berpikir
"Bukan siapa siapa kok kak..Hehehe..."Jawab Aya tertawa kecil
"Begitu..Lalu kalau aku boleh tahu,siapa lelaki yang bersama mu waktu itu??Sepertinya kalian sangat dekat??"Tanya Alvin tiba tiba membahas Ryu yang dimaksudnya
Aya pun kembali gugup dan bingung
Waduh..Kenapa kak Alvin malah ingat si tuan stres itu??Kenapa dia harus tanya siapa si tuan stres sih..Batin Aya melamun lagi
"Dia..Dia cuma kakak sepupu ku
"Jawab Aya terpaksa berbohong
"Kakak sepupu mu??Memangnya kau punya kakak sepupu laki laki?"Tanya Alvin penasaran
"Bukannya kakak sepupu perempuan??"Tanya Alvin lagi
"Iya..Memang..Tapi aku juga punya kakak sepupu laki laki.."Jawab Aya yang terus berusaha menutup kebohongannya
Maaf kak..Aku terpaksa berbohong..Karna si tua itu,tidak mau siapa pun tahu tentang pernikahan kami..Walau cuma siri..Batin Aya
"Oh..Begitu..Pantas saja..Ku kira lelaki waktu itu adalah pacarmu..Jika iya,aku pasti tidak akan ada harapan.."Ujar Alvin tersenyum
Seketika membuat Aya menatap bingung
__ADS_1
"Harapan??Maksud kakak??"Tanya Aya penasaran
Namun Alvin hanya tersenyum dan tak menjawab pertanyaan Aya
Akhirnya Alvin mengajak Aya ke pasar modern,yang tempatnya lebih lengkap dan murah daripada supermarket .Dan Aya pun tak masalah,karna justru ia lebih senang.Membuat biaya belanja bulanan nya bisa lebih hemat
...****************...
Setelah berjam jam menemani Aya berbelanja dipasar modern,Alvin mengantarkan Aya pulang kerumahnya
Sedangkan Dinda yang cukup lama mengobrol dengan Ryu.Akhirnya beranjak pamit untuk pulang kerumahnya
"Terima kasih Ryu,sudah meluangkan waktumu untuk mengobrol denganku..Maaf aku sudah menganggu waktumu."Ucap Dinda sebelum berpamitan pulang
"Tidak apa apa..Aku senang bisa mengobrol denganmu..Apa kau ingin ku antar??"Jawab Ryu dan bertanya
"Ah..Tidak usah..Rumah ku kan tidak jauh dari rumahmu..Aku pulang sendiri saja..Lain waktu,apa kita bisa mengobrol lagi??"
"Ya ..Tentu saja."Jawab Ryu
Seketika membuat Dinda tersenyum
"Ya sudah..Sampai jumpa lagi..Dah.."Sahut Dinda berpamitan
Ryu pun hanya mengangguk sambil melambaikan tangannya
Dan setelah Dinda meninggalkan rumahnya,Ryu yang akan menutup pintunya.Tanpa sengaja melihat sebuah mobil asing berhenti tepat didepan rumahnya
__ADS_1
Membuat Ryu seketika penasaran dan memperhatikan mobil tersebut
Dan beberapa saat ia pun terkejut