Pria Tampan Di Rumahku

Pria Tampan Di Rumahku
Bab 68


__ADS_3

"Dia lagi sensitif kak."Sahut Aya hanya bisa tersenyum melihat sikap Ryu yang sudah terlanjur kesal


"Hahaha..Sensitif seperti lagi PMS..Ya sudah,aku kekantor dulu..Kayaknya dia tidak akan mau kekantor melihat alisnya begitu."Ujar Thomas yang akan beranjak berpamitan pada Aya sebelum pergi


"Iya kak..Harap maklumin saja."Ucap Aya


"Kalau begitu aku pergi dulu Ay..Sampai ketemu besok lagi ya.."Ujar Thomas sambil memicingkan matanya dan pergi


Sedangkan Aya mengangguk sambil tersenyum


Setelah Thomas pergi,Aya pun kembali kemeja makan.Namun saat ia akan berjalan menuju meja makan.Tiba tiba saja Ryu menghampirinya dan menarik tangan Aya menuju kamarnya


Seketika membuat Aya terkejut dengan tindakan Ryu yang tiba tiba menarik dirinya kekamar dan menghempaskan tubuh Aya ke tempat tidurnya


"Akh.."Lirih Aya yang mencoba bangun


Namun Ryu dengan cepat menindih tubuh Aya dan menahan kedua tangannya keatas

__ADS_1


"Ka..Kau mau apa ??"Tanya Aya dengan wajah yang panik


"Bisa bisanya kau ikut menertawaiku tadi..Terlebih bersama Thomas juga."Ucap Ryu dengan nada dingin


"I..Itu kan..Aku tidak bermaksud menertawaimu..Tapi aku memang tidak bisa tahan melihat alis mu seperti itu."Jawab Aya mencoba menjelaskan


"Lalu,apa kau siap menanggung resikonya setelah menertawaiku??Apa kau ingin aku menghukummu??"Tanya Ryu masih menatap dingin


Dan Aya dapat merasakan aroma nafas Ryu yang begitu mendekat dengan wajahnya


"Hukuman??Hukuman apa maksudmu??Aku kan tidak buat kesalahan??"Tanya Aya mulai menunjukkan wajahnya yang pucat


"A..Apa??Me..melayani mu??Sekarang??"Tanya Aya semakin panik dan pucat


"Iya."Jawab Ryu singkat


"Ta..Tapi kan aku masih belum siap .."Jawab Aya menolak pelan

__ADS_1


"Belum siap??Lalu sampai kapan aku harus menunggu siap??Kau memang terlihat masih bocah..Tapi umur mu sudah tidak bocah..Dan kau sudah menjadi istri sah ku..Sudah semestinya kau melakukan tugasmu..Selama ini aku berusaha bersabar menunggu momen itu..Dan ku pikir ini sudah saatnya kau melayani ku ."Ucap Ryu sambil perlahan merasakan aroma wangi di rambut Aya


Aya pun mulai merasa risih dan merinding dengan tindakan Ryu.Yang tak pernah ia rasakan sebelumnya


"Ka..Kasih aku waktu lagi..Sekarang ini aku belum siap.."Jawab Aya berusaha mendorong tubuh Ryu dari atas tubuhnya


Namun karna tubuh Ryu yang begitu berat,Aya seakan tak mampu melepaskan diri dari cengkraman Ryu


"Aku tidak bisa menunggu lagi..Anggap saja ini sebagai hukuman untukmu.."Ujar Ryu yang langsung mencium bibir Aya dengan lembut


********** tanpa henti dan terus memperdalam permainannya didalam mulut Aya.Aya pun mencoba meronta,namun permainan Ryu justru mengalahkan tenaganya untuk lepas dari tubuh Ryu


Ryu terus memainkan permainan didalam bibir Aya.Ia selama ingin terus merasakan lembutnya bibir Aya yang seakan langsung membangkit nafsu birahinya yang selama ini sudah ia tahankan


Dan tangannya pun mulai liar,dengan menelusuri kearah pakaian Aya yang ia ingin segera dibuka


Namun..

__ADS_1


"Tunggu tuan.."Sahut Aya yang dengan cepat menahan tangan Ryu


__ADS_2