
Tengah malam..
Aya pun terlihat sulit tidur,karna memikirkan film yang ditunjukkan oleh Ryu
Membuatnya dirinya semakin gelisah dan dibayangi oleh film tersebut
"Apakah harus aku menontonnya??Tapi aku merasa malu.."Ujarnya bicara sendiri
Merasa tak tenang akhirnya Aya menonton film itu sendirian,diruang tamu
Ryu yang terbangun keluar kamar karna ingin minum.Tanpa sengaja melihat Aya yang duduk sendirian diruang tamu .Ryu pun memperhatikan Aya,dan sesaat membuatnya tersenyum
Sebab Aya begitu serius menonton film yang sebelumnya ia tunjukkan
Dia benar benar serius melihatnya..Arti nya aku tidak harus susah payah mengajari nya..Kau tunggu saja gadis kecil..Akan ku buat kau tak berdaya..Batin Ryu tersenyum licik
Keesokan harinya..
Ryu terlihat sudah bersiap siap akan pergi kekantor.Namun sesaat ia baru keluar kamar,ia melihat Aya yang tengah duduk disofanya
Ryu pun langsung menghampirinya karna merasa penasaran
Dan Ryu langsung menepuk bahu Aya dari belakang
"Heii..Sedang apa kau disini??"Tanya Ryu
__ADS_1
Aya pun menoleh kearahnya dan seketika membuat Ryu terkejut sampai jantungan
Kala ia melihat raut wajah Aya yang terlihat kusut dengan bawah mata yang hitam karna tidak tidur.Membuat wajah Aya menjadi sedikit menyeramkan
"Kenapa dengan wajahmu??"Tanya Ryu yang masih terkejut
"Aku ngantuk..Aku mau tidur..Selamat jalan."Jawab Aya dengan nada datar dan langsung pergi
Ryu pun hanya bisa menatap bingung dan heran
"Apa dia menonton film itu sampai pagi??Ck..."Tanya Ryu pada dirinya dan langsung berangkat kekantor.Dan tentang alisnya,ia terpaksa melukisnya dengan pensil alis milik Aya.Dan mengambilnya tanpa sepengetahuannya
Pada saat jam makan siang..
Sambil menunggu pesanan datang seperti biasa mereka pun mengobrol
"Ngomong ngomong,tuh alis siapa yang gambar??Heheheheh..."Tanya Thomas sengaja menggoda Ryu
Ryu pun langsung melirik sinis
"Apa penting kau untuk tahu??"Tanya Ryu balok dengan nada ketus
"Penting..Seorang Thomas tidak bisa menahan dirinya kalau sudah penasaran..Hehheeh.."Jawab Thomas dengan santai nya
"Dasar biawak Gila.."Umpat Ryu
__ADS_1
''Ck..Kau memang sulit diajak bercanda..Biar suasana tidak kaku bro.."Ujar Thomas
"Ya.. Tapi tidak harus kau jadikan aku bahan lelucon..Kau pikir aku tidak tahu apa yang ada dalam pikiran mu..Buaya buntung.."Sindir Ryu
"Buaya buntung??Kau,dapat dari mana kalimat itu??Sepertinya aku pernah dengar kata kata itu??"Tanya Thomas jadi penasaran
"Ah..Sudah lah..Untuk apa kau membahasnya..Jangan cari alasan untuk mengejek ku.."Ujar Ryu
"Oke..Oke..Kita damai..Kalau begitu kita ganti topik..Kalian sudah berdamai kan??Maksud ku kalian sudah mulai membangun hubungan baru kan??"Tanya Thomas mengganti topik
"Lalu??"Tanya balik Ryu singkat
"Apakah kalian sudah melakukan pertempuran panas??"Tanya Thomas sambil nyengir dan menaikkan kedua alisnya
Ryu pun hanya mengernyitkan pandangannya ,seolah ia tak mengerti yang dimaksud Thomas
"Pertempuran panas apa??Katakan dengan jelas..!!"Sentak Ryu
"Pertempuran panas diranjang lah..Memangnya apa lagi??"Jawab Thomas dengan suara kencang,hingga membuat seluruh pengunjung pun langsung menoleh kearah mereka berdua
Sontak membuat Ryu terkejut dan melototi Thomas dengan tajam
"Bocah sialan.."Gerutu Ryu dengan pelan
Sementara Thomas masih bersikap santai seolah tak berdosa dengan nada bicaranya yang tinggi
__ADS_1