Pria Tampan Di Rumahku

Pria Tampan Di Rumahku
Bab 22


__ADS_3

Tak berapa lama Aya pun datang dengan membawakan teh untuk Thomas


"Silakan kak."Ujar Aya sambil menyuguhkan teh tersebut


"Terima kasih.."Jawab Thomas


Aya pun beranjak pergi,namun Thomas kembali memanggilnya


"Tunggu Ay.."Panggil Thomas


Aya pun menoleh kearahnya


"Ya.."Sahutnya


"Duduk dulu disini..Kita ngobrol sebentar."Ujar Thomas


Sesaat Aya memandangi Thomas dengan sedikit ragu


"Tenang..Aku tidak sama dengan si kunyuk itu..Hehehe..Aku orangnya humoris kok."Ucap Thomas sambil tersenyum nyengir

__ADS_1


"Oh..Iya kak."Jawab Aya menuruti permintaan Thomas dan duduk dihadapan Thomas


"Jadi,kamu pemilik rumah ini sebenarnya??"Tanya Thomas mencoba mencari tahu


Aya pun langsung mengangguk


"Lalu,kenapa kau tidak mengetahui kalau rumah mu akan dijual??Dan kalau boleh aku tahu,siapa sebenarnya orang yang sudah menjual rumah mu??Sebelumnya dia mengaku adalah keluargamu??Apa itu benar??"Tanya Thomas


"Apa kakak ada kaitannya dengan pembelian rumah ini?"Tanya Aya sebelumnya


"Ya..Aku orang kepercayaan Ryu yang mengurus pembelian rumahnya..Jadi aku tahu urusan jual beli rumah ini."Jelas Thomas


"Begitu..Pantas saja dia begitu bersemangat saat rumah ini laku terjual."


"Apakah ada saksi lain saat kakak membeli rumah ku??Selain kakak sepupu ku??"Tanya Aya ingin tahu


"Tentu saja..Bukan antara kami saja..Tapi pasti ada pihak lain..RT,RW,Lurah dan beberapa orang..Termasuk tetangga mu juga."Jawab Thomas


"Begitu..Aku cuma tidak percaya bagaimana bisa kakak ku menjual rumah ini hanya dalam waktu seminggu..Saat aku pulang,rumah ini ternyata sudah berpindah tangan."Ujar Aya tertunduk lesu

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan keluarga mu??Apakah keluarga mu tidak ada yang tahu jika rumah ini sudah dijual olehnya??Awalnya aku sedikit merasa aneh melihat dia menjual rumah ini seorang diri,selain pihak mereka..Tapi kakak mu mengatakan jika keluarga mu sedang berada diluar negeri.."


"Hah??Luar negeri??Memangnya RT sini tidak mengatakan kalau kedua orang tua ku sudah meninggal??Mereka semua tahu kalau aku anak yatim piatu.."


"Sepertinya tidak..Mereka tidak bilang apa apa tentang kedua orang tuamu..Hanya menjadi saksi untuk pembelian rumah ini."


"Oh..Ternyata begitu..Ku rasa semua ini sudah direncanakan matang oleh kakak ku..Jauh sebelum dia menemui ku..pantas saja dia memberikan ku tiket berlibur...Ternyata memang ini yang sudah dia rencanakan."Ujar Aya langsung memasang wajah sedih


Thomas yang melihat pun merasa ibadan prihatin


Kasihan sekali gadis ini..Ternyata dia korban penipuan dari saudaranya sendiri..Batin Thomas merasa kasihan


"Aku turut prihatin dengan masalah yang kamu hadapi..Semoga dibalik ini semua ada hikmah yang bisa kamu ambil.."


"Ya..Hikmahnya jangan terlalu percaya dengan orang yang sudah kita kenal baik..Walau pun itu saudara kita sendiri..Karna saudara sendiri akan menjadi musuh kita jika sudah berkaitan dengan uang.."


"Ya..Itu benar..Karna uang kita bisa dianggap musuh..Jadi,apa benar kamu mau menikah dengan Ryu??"Tanya Thomas memastikan


"Iya..Terpaksa kak.."Jawab Aya dengan polosnya

__ADS_1


__ADS_2