PRIA TAMPAN SEDINGIN ES

PRIA TAMPAN SEDINGIN ES
Bab 19


__ADS_3

Mahe dan Diffa sudah menikah siri, dan Diffa tinggal satu atap dengan Nindy dan Mahe, Mahe sengaja menyuruh Mega untuk tinggal bersama, agar dapat melindungi Nindy pada saat tak ada Mehr di dekatnya.


Diffa selalu saja bersikap manja yang mengatas namakan anaknya, seperti malam ini, dengan sengaja hampir manjatuhkan diri nya di tangga.


"aaaghhkkk" teriakan Difa, sektika Mahe menoleh dan terkejut melihat Diffa hampir terjatuh.


"Diffa" teriak Mahe, dan Mahe langsung berlari dengan cepat menangkap tubuh Diffa agar tidak terjatuh.


"Diffa, kau tidak apa apa, mana yang sakit?" panik Mahe.


Kejadian itu tak luput dari mata Nindy, Nindy bisa melihat pada saat Mahe memeluk Diffa, dengan sengaja Diffa tersenyum licik ke arah Nindy, Nindy biasa saja, tapi tidak dengan hatinya, iya sakit, sangat sakit melihat suaminya memperhatikan madunya.


"Aduh mas, perut ku sakit sekali" sahut Diffa pura pura


"kita ke dokter ya" Mahe langsung mengangkat tubuh Diffa.


"mas, ngga usah ke dokter, bawa aku ke kamar saja mas" sahut Diffa sambil mengalungkan tangan nya di leher Mahe dengan mesra, seketika Mahe terhipnotis atas tindakan Diffa yang manja.


Saat Mahe ingin melangkahkan kakinya, Mahe teringat dengan Nindy, dan berbalik.


"sayang, mas antar Diffa ke kamarnya dulu, kamu ke kamar ya istirahat, nanti mas menyusul"


"baik mas" dengan berat hati ucap Nindy


Setelah merebahkan Diffa dengan hati hati, Mahe menarik selimut Diffa agar Diffa bisa istirahat.


"Diffa, sekarang kamu istirahat, saya akan keluar, agar kamu tidak terganggu" ucap Mahe sambil beranjak dari kasur nya Diffa, seketika Diffa menarik lengan Mahe dengan lembut .

__ADS_1


"mas, temenin Diffa dulu ya, perut aku masih sakit, mas" memohon agar Mahe mau menemaninya malam ini, dengan ragu Mahe meng iya kan nya.


"mas, sini naik, tolong usap usap perut ku ya"


"Baik lah"


Diffa merasa menang, karna Mahe mau menuruti ke inginan nya, walaupun hanya demi anak yang Diffa kandung.


Mahe merasakan ada glayer aneh, saat mengusap perut Diffa, Mahe terbuai dengan wajah Diffa yang memang cantik.


Diffa mendekatkan wajah nya ke wajah Mahe, dan menempelkan bibirnya ke bibir Mahe, Mahe tak menolak karna dia juga merasakan ada yang aneh pada hati nya, ciuman nya semakin dalam dan menuntut, tangan Mahe mulai meraba bagain tubuh Diffa, Diffa mendesah saat Mahe mulai membenam kan wajah nya di dada Diffa, semakin lama semakin terbuai, dan terjadilah malam panas antara Mahe dan Diffa.


Di kamar yang lain, Nindy merasakan sesak di dadanya, setiap hari Diffa selalu mencari perhatian Mahe, dan malam ini Nindy tak bisa memejam kan matanya, padahal waktu sudah menunjukan tengah malam.


Sampai pukul 3 pagi Mahe baru masuk ke kamar Nindy dengan wajah yang berantakan.


"apa mas Mahe memberikan nafkah batin nya untuk Diffa" batin Nindy.


"sayang, maavin mas, mas ngga bisa ngontrol diri mas sayang, mas sudah melanggar nya" bisik Mahe sambil merapatkan pelukannya.


"bener kan" batin Nindy yang masih pura pura tidur, seketika pipi Nindy basah, "apa aku egois, apa aku jahat, Diffa juga istrinya mas Mahe,, dan mengandung anak nya mas Mahe juga, aku ngga boleh egois, aku harus membagi waktu mas Mahe untuk Diffa juga" batin Nindy berperang


"mas, ada yang mau aku bicarakan" ucap Nindy di depan Diffa juga.


"apa sayang?" sahut Mahe sambil menggenggam jemarinya Nindy.


"mas, aku istri mas, Diffa pun sama, jika tidak keberatan mas bagi waktu juga untuk Diffa"

__ADS_1


" maksudnya?" tanya Mahe, Diffa hanya jadi pendengar yang baik sambil memakan sarapannya.


"begini mas, mas malam ini bersamaku, malam berikutnya dengan Diffa, dan seterusnya seperti itu" ucapan Nindy sontak membuat Mahe terkejut, karna Mahe tidak bisa tidur jika tidak memeluk Nindy, mangkanya semalem Mahe keluar dari kamar Diffa setelah melakukan yang iya iya dan pindah ke kamarnya. Sedangkan Diffa tersenyum puas mendengarkan permintaan Nindy ke Mahe.


"tidak mau sayang, mas ngga bisa tidur kalau ngga meluk kamu" sahutnya memelas


"mas, Diffa juga butuh perhatian kamu, dia juga sedang mengandung anak kamu mas"


"kita liat saja nanti" sahut Mahe kesal.


\=\=\=\=\=\=❤️❤️❤️❤️\=\=\=\=\=\=\=❤️❤️❤️❤️\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Gaesss, author lagi ngga bisa mikir nih, di gangguin trus sama suami author 🤭, jadinya buyar semua nya.


tapi tenang aja ya, nanti setiap hari author up ko, dan ngga ganti judul dulu, author hanya mau fokus di sini dulu, takunya kalau buat cerita baru, malah yang ini ngga fokus karna ke bagi bagi...


jangan lupa like dan koment ya, buat tambah semangat author nya, tks


***********


VISUAL




__ADS_1


Mahendra Malik, pria tegas, pekerja keras dan tidak suka di tentang, tapi saat sudah jatuh cinta dia akan bucin akut,, sayang nya hati nya ke bagi oleh orang yang awalnya dia anggap ngga penting.


__ADS_2