PRIA TAMPAN SEDINGIN ES

PRIA TAMPAN SEDINGIN ES
Bab 27


__ADS_3

Kirana nekad mengunjungi kantor Mahe, telpon Kirana dan pesan nya selalu di abaikan oleh Mahe, maka dari itu, Kirana pergi ke kantor Mahe.


"aku sudah di depan kantor mu" ( 14.39)


Kirana mengirim pesan ke Mahe untuk ke sekian kalinya, Mahe membacanya dan terkejut, Mahe memijat minat pangkal hidung nya, bingung harus apa, karna Mahe juga bingung sama perasaan nya ke Kirana.


"kalau kau tidak keluar, maka aku akan masuk" (14.43)


"*tunggu aku, di caffe carry, 1 jam lagi"(14.48)


"oke sayang 😘😘" (14.45*)


Mahe membaca pesan terakhir dari Kirana semakin frustasi, Mahe ingin menemuinya Kirana, agar dia berhenti menggangu nya lagi.


Setelah mengerjakan pekerjaan nya, Mahe pergi ke caffe cerry mengajak Asisten Aji, agar tidak terjadi fitnah.


"Aji, ikut dengan ku"


"kita mau kemana tuan?"


"jangan panggil aku tuan, jika jam kerja sudah habis"


"oke, baik lah, kita mau kemana nih?" tanya nya lagi dengan bahasa yang lebih bersahabat dan tidak kaku.


"menemui Kirana"


"APA?" Aji terkejut mendengar nya.


"Iya, dia mengancam ingin ke kantor ku, jadi aku ingin menemu nya, dan aku sengaja mengajak mu, agar tidak terjadi yang tidak aku ingin kan" sahut Mahe


"Maksud nya bagai mana?"


"beberapa hari yang lalu, Kirana mengirim kan aku foto, foto pada saat Kirana memeluk ku secara tiba tiba, dan ada banyak lagi foto yang di ambil nya"


"kenapa bisa begitu?, aku rasa Kirana dulu tidak seperti itu?, kanapa jadi berubah" aji merasa heran dengan perubahan Kirana, iya aji, Mahe dan Kirana dulu sama sama sekolah di sekolahan yang sama.


"aku juga ngga tau, pusing aku, kalau sampai foto foto itu sampe ke tangan Nindy, kasian istri ku" sahut nya sendu.


"baik lah, nanti kita fikirkan caranya, agar tidak sampai ke tangan Nindy, ok" menenangkan Mahe.


"Iya, aku percayakan semua nya pada mu"


mereka sudah sampai di caffe cerry, sengaja Aji duduk di bangku yang berbeda, sambil memperhatikan gerak gerik sekitar, takut nya, ada yang memanfaatkan situasi tersebut.


"sayang, aku rindu" ucap Kirana di buat se manja mungkin, agar Mahe tertarik dan membuka hati nya kembali.


"Cepat katakan, apa yang ingin kau katakan, aku harus pulang, karna ISTRI dan ANAK ANAK ku sudah menunggu" ucap Mahe sengaja menekan kata istri dan anak, agar kirana sadar, bahwa Mahe sudah berkeluarga.

__ADS_1


"aku tidak peduli, kamu harus bersama ku malam ini" jawab nya sinis


"kenapa bisa seperti itu, kita sudah tidak memiliki hubungan apa apa, lagi pula aku sudah menikah dan bahagia, bersama keluarga ku"


"aku mencintai mu, jadi aku mohon beri aku kesempatan, untuk bisa memiliki mu kembali" mohon kirana agar Mahe, luluh.


"maav aku tidak bisa" bantah nya tegas.


"kali kau tidak mau, aku akan menghancurkan keluarga mu, aku akan membuat istri mu menderita"


"jangan mengancam ku Kirana"


"aku tidak mengancam mu, aku begini karna aku mencintai mu, sayang"


Mahe memijit kening nya, yang tiba tiba merasa sakit, dan Mahe meminum, minuman yang sudah ada di depan nya tanpa curiga.


"bagus, sebentar lagi, kau akan menjadi milik ku, hahaha" batin Kirana.


tiba tiba tubuh Mahe menegang, dan panas sekujur tubuh nya, seketika Mahe merasakan ngantuk yang luar biasa.


pada saat Kirana ingin membawa Mahe ke luar caffe, Aji tidak ada di tempat nya, karna aji sedang ke toilet, dia kebelet ingin buang air kecil.


"sayang, sebentar lagi, kau akan menjadi milik ku se utuh nya, aku pastikan itu hahaha" ucap Kirana sambil melaju mobil nya dengan kecepatan tinggi.


Aji yang baru saja duduk kembali, merasa bingung, karna tidak menemukan Mahe dan Kirana di tempat yang tadi mereka tempati.


"permisi mba, maav pria dan wanita yang duduk di sini ke mana ya?" tanya Aji ke salah satu pelayan tersebut.


"istri nya?


"Iya wanita yang tadi bersama pria itu, bilang kalau dia istri nya, dan meminta pelayan pria untuk membantu nya masuk ke mobil istrinya"


"ah shi't, baik terimaksih atas infonya"


"sama sama tuan"


"kemana Kirana membawa nya, owh iya, handphone Mahe kan ada GPS nya, kenapa aku bodoh sekali" gumam Aji.


Aji melihat GPS nya Mahe, ke arah selatan, segera aji mengikutinya, Aji terkejut karna GPS Mahe berhenti di hotel.


"aku ngga boleh kecolongan lagi, sudah Diffa juga dulu sudah, jangan sampai terulang kembali, kasihan Nindy" ucap aji


Kirana sudah memesan kamar hotel sweet honeymoon, karna kirana ingin berkesan melakukan nya dengan Mahe.


sesampai nya di kamar hotel, Kirana di bantu oleh dua orang petus hotel, dan memberikan tips yang lumayan besar untuk mereka berdua.


'sayang, aku mencintai mu" ucap Kirana sambil mengecup bibir nya Mahe dengan lembut.

__ADS_1


Mahe terbangun dari tidur nya, karna tubuh nya semakin terasa panas, Mahe terkejut saat mengedar kan pandangan nya di setiap sudut ruangan tersebut.


"Dimana aku" tanya pelan


"kamu sedang bersama ku" sahut Kirana yang sudah memakai pakaian transparan.


"Kirana? apa yang kau lakukan?" Mahe terkejut melihat penampilan Kirana yang menggoda iman, dia pria normal, melihat itu jiwa laki laki nya merespon, apa lagi dengan pengaruh obat perangsang.


"aku dan kamu, akan bersenang senang di sini" jawaban Kirana dengan nada seksi nya.


"tidak, ini tidak benar"


"aku cinta sama kamu, dan kamu pun cinta sama aku, jadi di mana yang tidak benar?" sahut Kirana


Mahe langsung berdiri dari duduk nya, dan melangkah kan kakinya menuju pintu kamar, untuk keluar.


tapi sayang nya, tangan Mahe di tarik oleh Kirana, Mahe merasakan dingin di tangan nya, pada saat Kirana menyentuh tangan nya.


"jangan pergi, aku mohon?" ucap Kirana


"maav, aku tidak bisa, istri ku sudah menunggu di rumah" tolak Mahe, sambil mengendalikan hasrat nya yang kian meningkat.


Belum sempat Kirana menjawab, pintu kamar holet yang mereka tempati, di ketuk dari luar, seketika kirana membuka kan pintu kamar nya, kirana terkejut karna ada Aji di depan pintu, dan langsung menerobos masuk begitu saja.


"Mahe, kamu tidak apa apa?" tanya nya Aji.


"Aji, tolong bawa aku, bawa aku pulang, aku sudah tidak sanggup lagi" sahut Mahe melemah.


Aji yang tau, Mahe kenapa, segera membawa nya, saat sampai depan pintu, Kirana menarik tangan Mahe agar tidak pergi.


"Mahendra, jangan pergi, aku mohon" ucap Kirana


"DIAM KAMU, kamu akan terima balasan nya dari aku, dan kamu bukan Kirana yang aku kenal lagi" yang menjawab bukan Mahe, melainkan Aji yang geram akan tingkah nya Kirana yang tidak ada pakai akal sehat nya.


"JANGAN IKUT CAMPUR, URUSAN KU, HAH" teriak Kirana ke Aji.


"DASAR CEWEK GILA" ucap Aji langsung pergi meninggalkan Kirana yang teriak teriak seperti orang yang depresi.


********


Setelah kejadian tersebut, Kirana masih saja meneror Mahe, dengan segala cara dia lakukan.


pada akhirnya Nindy mengetahuinya, karna ada paket yang di kirim ke rumah nya, mengatas namakan dirinya.


Mahe yang sedang berada di kantor, merasa terkejut setelah mendapat kabar dari istrinya, jika ada paket yang isinya foto Mahe dan seorang wanita sedang berpelukan dan masih ada banyak foto juga.


Nindy sempat shock melihat nya, tapi tidak lama kemudian dia faham, jika suaminya buka tipe seperti itu, kasus nya hampir mirip dengan almarhum Diffa pikir nya Nindy.

__ADS_1


Bersambung


jangan lupa like dan coment ya gaes ❤️😘🌹


__ADS_2