Prince Of Blacksmith

Prince Of Blacksmith
Malam kelam


__ADS_3

* swungg.......s byars..... * sebuah bola api raksaksa melayang dilangit malam kalau itu dan menghancurkan beberapa rumah penduduk.


* Sting.....s Sting.....scriiiingsss * suara lengkingan dari beberapa pedang yang diadu dari beberapa orang berpakaian baju baja dengan beberapa orang berpakaian bandit.


" Gra......!!" Teriak salah seorang berpakaian baju baja menerjang beberapa orang yang saling beradu pedang


* swught.... Gbyar...... * Sosok berpakaian baja itu menebaskan palu besar yang dibawanya dan menerbangkan orang orang yang berpakaian bandit.


" Pertahankan posisi bertahan dan lindungi gerbang utara sampai kereta Permaisuri keluar bersama Kavaleri! " Ucap sosok itu sembari memerintahkan beberapa orang kembali ke dalam barisan.


" Baik!!! " Jawab beberapa orang berbaju baja yang semula keluar barisan mulai kembali.


" Aku harap Magus Freyan berhasil membuka jalan sampai kemari " Ucap sosok tadi sembari melihat ke arah sebuah bukit yang terbakar dengan beberapa bandit yang saling beradu pedang.

__ADS_1


" Tuan Hagat.... Kekacauan di Jalan Antonius Barat sudah tidak bisa di tangani. Mohon kirimkan bantuan " Seorang menggunakan telepati untuk berkomunikasi bersama sosok Hagat yang menjaga gerbang utara.


" Ya ampun.... Gerbang Utara pun sedang dalam kondisi krisis saat ini. Jika sebagian pasukan ku dikerahkan untuk membantumu... Satu satunya akses untuk permaisuri beserta rombongan akan hancur. " Ucap Hagat pada seorang yang meminta pasukan bantuan.


" Faleans Strom!!!! " Sosok yang berkomunikasi dengan Hagat meneriakkan sebuah mantra


* swusung..... scrasah..... * sebuah pilar api membunbung tinggi dari arah barat gerbang utara.


" Ya ampun... " Hagat memegangi kepalanya karena terkejut dengan munculnya pilar api berwarna hitam.


" Daemalogus Imperal " Hagat menjunjung tinggi pedangnya sembari mengucap sebuah mantra.


* Swusungsungsung..... Grbaks....... Dwaar......!!!! * dengan sebuah mantra yang telah terucap, sebuah lingkaran pentagon berisi huruf-huruf kuno mulai menyatu dengan pedang yang Hagat pegang sebelum akhirnya sebuah bayangan pedang raksaksa muncul dan menghancurkan brikade para bandit yang telah menguasai jalan menuju gerbang utara.

__ADS_1


" Pertahankan keberanian kalian!!!! Valea Cavalry mulai terlihat!!! " Ucap Hagat setelah melihat kilatan cahaya yang merupakan tanda dari Magus Freyan.


* dbram.... dbram.... dbram.... * Valea Cavalry menghantamkan senjata yang mereka bawa untuk membuka jalan ke gerbang utara yang di kepung beberapa bandit.


" Pasukan!!!! Lindungi jalan menuju gerbang utara!!! " Teriak seorang yang duduk di sebelah kusir kuda sembari memegang erat tongkat yang bercahaya.


" Fire streak.... Winds hammer... Magic arrow... Spiral slash... Multiracs pillar erth!!! " Teriak beberapa orang berpakaian penyihir berwarna kuning dengan corak putih yang mengucap berbagai mantra penyerangan untuk mendukung keberhasilan dari Valea Cavalry


" Maju!!!!! " Teriak Hagat sembari menyambut Valea Cavalry yang berjuang menuju gerbang utara dibantu pasukan penyihir kerajaan.


" Demi Putra Mahkota....!!!!! " Seluruh pasukan Hagat maju menyerang para bandit yang menghalangi jalan dengan teriakan keberanian mereka.


* swung... swung... Ting... Ting.. Gbuar.... Slash... * berbagai macam hantaman diberikan pada para bandit yang melakukan perlawanan.

__ADS_1


Berbagai teriakan terdengar saling bersahutan yang melebur dalam berbagai macam suara dari serangan balasan yang dilancarkan para bandit pada pasukan kerajaan.


__ADS_2