Prince Of Blacksmith

Prince Of Blacksmith
Malam kelam arc 2


__ADS_3

Di malam yang mencekam itu, Hagat dan pasukannya berusaha keras agar Valea Cavalry berhasil menyelamatkan permaisuri beserta pangeran mahkota mereka.


Derasnya hujan yang bercampur dengan lesatan anak panah kala itu tidak meruntuhkan semangat juang dari Hagat dan pasukannya.


Dengan bulan merah yang menjadi saksi keberanian mereka, Valea Cavalry berhasil menerobos gerbang utara dan menyelamatkan permaisuri dan putra mahkota mereka.


Setelah Valea Cavalry berhasil keluar dari gerbang utara, bukanlah akhir dari segalanya karena hampir separuh dari pasukan dari Hagat gugur akibat sebuah parit yang telah dipersiapkan oleh para bandit yang telah menduga hal semacam itu akan terjadi.

__ADS_1


Berkat perlindungan yang Magus Freyan berikan beberapa pasukan masih bisa bertahan hingga pasukan yang tersisa dari mereka hanyalah beberapa prajurit pladin serta lima wizard.


* Dbrumshsss * Sebuah ledakan disertai guncang besar membuat Magus Freyan menyadari bahwa mereka yang melindungi gerbang utara telah tiada dan membuatnya meneteskan air matanya.


Dalam keadaannya yang terdesak itu, Magus Freyan mengangkat tongkat yang semula bermantrakan pelindung langsung menggantinya sebagai mantra pemanggilan dan dengan sebuah mantra serta pengorbanan dari separuh pasukan yang tersisa untuk mengulur waktu, seekor naga hitam berhasil dipanggil dari mantra itu dan patuh terhadap perintah dari Magus Freyan.


" Favnir..... Tolong bawa yang mulia ke tempat yang aman " Ucap Magus Freyan sembari mengangkat keranjang berisikan bayi.

__ADS_1


" Country Detonation!!!! " teriak Magus Freyan ketika para bandit yang menyerang berhasil mengalahkan semua pasukan yang tersisa dan hanya menyisakan dirinya dan permaisuri yang ada dalam kereta kuda.


* Sring... Sring... Sring..... Swught..... Dwargh........!!!! * beberapa kilatan cahaya muncul dari atas tongkat Magus Freyan dan membumbung tinggi ke arah langit malam kalau itu sebelum akhirnya sebuah cahaya putih layaknya sinar matahari menembuas kegelapan malam dan sesaat setelah cahaya putih itu mencapai tubuh dari Magus Freyan dan menerbangkannya, sebuah gelombang energi dasyat menghentakkan tanah merah berlinang darah menjadi sebuah kawah besar dan meratakkan seluruh area hutan dan separuh benteng kerajaan.


Naga hitam Favnir yang sedang membawa pangeran pun tidak luput dari hentakan energi itu dan membuatnya terhempas cukup jauh dari tempatnya berada yang mengakibatkan kranjang bayi sangat pangeran ikut terlepas dan terlempar jauh dari dirinya.


Naga Favnir yang telah terikat perjanjian dengan Magus Freyan terus berusaha mencari keberadaan sang pangeran hingga tanpa dirinya sadari beberapa tahun telah berlalu dan membuatnya dianggap sebagai sosok pelindung dari lautan hutan itu oleh beberapa penduduk di desa sekitar.

__ADS_1


" Telah aku berikan sesuatu untuk melindungi dirimu yang lemah ini agar nantinya kamu dapat merebut kembali tahta yang direbut darimu..." ucap seorang wanita dengan pakaian penyihir yang nampak buram beberapa saat sebelum seorang terdengar sebuah teriakan yang cukup keras


" Fran, Tenanglah. Semua akan baik-baik saja disini. Meskipun hal buruk akan terjadi nantinya, kaka akan berusaha menjagamu meskipun nyawa kaka adalah taruhannya... " ucap seorang perempuan sembari memeluk tubuh dari Fran yang tertidur tidak jauh dari tubuhnya.


__ADS_2