Prince Of Blacksmith

Prince Of Blacksmith
Akibat lisan yang salah diucapkan


__ADS_3

" Akh.... Ya ampun... Kaka!!! " Fran mencoba mendengar respon balik dari Vela.


" Maafkan kaka, ya Fran. Sebenarnya kaka tahu mengenai magsud dari perkataanmu tadi. Tapi... Kaka masih merasa takut akan sesuatu yang dapat membuat masa depan mu hancur. " Vela menahan pintu masuk ke kamarnya dengan tubuhnya sendiri.


" Eraaaaagh!!!! * gbrull!!!! * " Fran yang marah tidak sengaja menendang satu satunya ember kayu untuk Vela mandi.


" Eh....?!! Fran? Apa yang kamu lakukan?! Kenapa kamu menjadi semarah itu pada kakakmu sendiri? " Ucap Vela disaat ia mendengar Fran menghancurkan sesuatu.


" Akh... Ya ampun.... Apa yang aku lakukan... " Fran langsung menghilangkan emosinya beberapa saat setelah ia menyadari bahwa sesuatu yang dibuat oleh kakaknya hancur olehnya.


" Aku... Aku harus segera memperbaikinya untuk kaka " Fran buru-buru pergi mengambil sesuatu yang hancur itu yang dan membawanya untuk di buat ulang.


" Fran!!! Apa yang terjadi?! " Tanya Vela setelah berjuang untuk membuka pintu kamarnya sendiri.


" Fran?!! " Vela merasa sedih ketika Fran tiba-tiba berlari keluar dengan terburu buru di saat Vela memanggilnya.

__ADS_1


" Apakah mungkin perkataanku kelewat batas? " Gumam Vela sembari memegangi bibirnya dengan kedua tangannya.


" Ak... Aku... Aku harus segera meminta maaf pada Fran...!!!! " Ucapnya dalam kondisi yang takut dan tertekan.


" Fran!!!! Fran!!! Kaka minta maaf Fran!!! Kaka mohon... Kembalilah!!! Kaka menyesal Fran!!! " Vela berteriak sembari merangkak menuju Fran berada


" Fran!!! Jika kamu di sini jawablah Fran!!! Kaka minta maaf!!! " Triak Vela yang khawatir akan keadaan Fran.


Vela terus berteriak memanggil nama Fran sembari mengucapkan permintaan maafnya secara berulang ulang.


Disaat Fran yang sibuk mencari berbagai macam benda yang dibutuhkan, dirinya tidak mendengar bahwa Vela sedang memanggilnya untuk meminta maaf.


" Fraaaan!!! Dimana kamu?!! * sclash.... * A!!!!!! " Vela yang baru saja keluar dari ruang makan tiba-tiba jatuh menggelinding ke lantai utama dari toko pandai besi milik kakeknya.


" Fran!!! Kaka mohon kembalilah!! Fra.... n... " Vela yang berusaha mencari Fran akhirnya tidak tersadarkan diri akibat pendarahan parah di bagain kepala dan beberapa luka fatal di bagian tangan serta kakinya karena terjatuh tadi.

__ADS_1


" Nah... Sisanya tinggal menyatukan lambang dari kake ke bagian in..i?!!! " Fran yang semula senang dengan hasil perbaikannya pada sesuatu yang rusak itu tiba-tiba dikejutkan oleh tubuh Vela yang ada di ruang utama.


" Ka!!!! Kaka!!!!!! " Fran langsung mengabaikan sesuatu yang rusak itu dan langsung memeluk tubuh kakaknya.


" Ya ampn ka!!!! Apa yang terjadi pada kaka!!! Luka luka ini!!!! Dan... Dan darah ini!!!! Kaka!!! " Fran memeluk Vela yang dalam kondisi kritis.


" Ah... Iya, benar... Obat... Obat milik kaka " Fran yang panik langsung membawa tubuh Vela ke atas meja kasir sembari mencari obat milik kakaknya.


* glutakgkutwkglutak!!!! * Fran mencari obat milik Vela dengan terburu buru dan secara asal


* kpyar * sebuah botol kaca tiba tiba pecah di saat Fran mencari obat milik Vela


" Ap... Ap... Apa mungkin....." ucap Fran dengan panik ketika mencoba melihat ke arah botol yang poecah.


" Kakak!!!! " Fran kembali berteriak kesal ketika botol obat yang seharusnya menjadi penolongnya harus pecah karena kecerobohannya sendiri.

__ADS_1


" Sepertinya.... Aku heilangan kesadaranku di dunia itu untuk yang kedua kalianya. Keheningan ini... rasa sepi ini.... dan kehampaan ini.... ak... aku... aku sangat takut.... Fran!!! Ak... aku sangat takut Fran!!! " Gumam Hana ketika menyadari dirinya berada di sebuah ruangan yang gelap.


__ADS_2