
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya.....
ok cekidot....
🍃🍃🍃Princess of darkness🍃🍃🍃
Prank..........
Arrggggkkhh.......
"sialan"
suara pecahan barang serta teriakan penuh umpatan terdengar disebuah kamar seorang laki laki yang tengah terbakar amarah.
"Kenapa ini?ada apa denganku ,kenapa sakit sekali?"
"kenapa hatiku tidak rela hubungan ini berakhir"
"harusya aku yang memutuskanya ,bukan dia yang memutuskan ku,seorang Rush tidak bisa dipermalukan seperti ini"
"SIAL*N KAU ,MENGAPA KAU MENATAPKU SEPERTI ITU.NAYAAA AKU MEMBENCIMU"
racauan serta teriakan penuh amarah membuat tiada seorang pun yang berani mendekati kamar pemuda itu,hingga seorang pria berwajah suram penuh emosi membuka kasar pintu .
"STEV TENANGKAN DIRIMU,INI SEMUA SUDAH KONSEKWENSI ATAS PERBUATAN KITA"teriaknya murka,yah.seno berteriak emosi pada steven sahabatnya itu,percuma dia mengamuk seperti ini semua tidak akan kembali.
"Seno,kau benar aku pria baj*ngan breng*ek .aku kalah seno,aku kalah "ucap steven penuh sesal,yah.Seno langsung datang tergesa gesa saat asisten rumah tangga keluarga Rush menelfon bahwa tuan muda mereka tengah mengamuk sedangkan kedua orang tua serta kakak dari steven sedang berada diluar negri untuk urusan bisnis.
"naya,gadis itu mengakhiri hubungan kami.dia tahu ,dia tahu taruhan itu"racau steven emosi.keget,seno menegang saat itu juga.tapi mau apapun reaksi mereka semua sudah terjadi.
"apa mungkin ada yang memberi tahu nya?"tanya seno setelah berhasil menguasai rasa terkejutnya.
"aku tidak tahu"jawab Steven lemas.
"tidak masalah bukan jika pada akhirnya dia tahu"ucap Seno tersenyum kecut.
Steven terdiam mencoba mencerna ucapan seno,benar.tidak ada masalah juga jika Naya sudah tahu.kenapa steven harus seemosional begini ,namun tidak bisa dipungkiri pengaruh seorang Naya si gadis cupu begitu besar.
"kau butuh menenangkan pikiranmu ,besok kita ber 4 kumpul dan tentukan masalah ini bagaimana"ucap seno menyentuh bahu Steven bijak.
"ya,kau benar aku harus tenang"_gumam steven pelan.
*****************
pagi hari yang cerah di SMA Rajawali,terdengar teriakan heboh para murid saat sebuah mobil sport BMW I8 berwarna putih memasuki area parkir SMA Rajawali.
sebuah mobil mewah yang berderet diatara salah satu mobil para most wanted Rajawali.
"astaga siapa itu"
"lihat...lihat mobilnya keren banget"
"pasti most wanted baru"
"anak orang kaya tuh"
"bla bla bla"
bisik bisik heboh para murid terdengar memenuhi sepanjang area menuju pintu masuk sekolah,sedangkan didalam 2 orang gadis sedang terlibat percakapan absurd tidak berfaedah.
"yakh,Naya kau yakin akan keluar dengan gaya baru?"ucap Jessy tidak yakin.
"pakai bertanya lagi,mana sempat aku ganti lagi Jess.dan semalam seragamku hilang di rumah mu dan hanya ada ini"grutu Naya kesal.
"Naya sahabatku yang paling oon,inikan seragam pas banget kamu pakai.tidak seperti seragam besar kemarin melar sana sini"ungkap Jessy jengkel.yah,perlu tahu mobil ini adalah milik Jessy,gadis itu memang tidak pernah kesekolah naik mobil sendiri dan selalu diantar jemput supir tapi karna semalam naya menginap,alhasil gadis tomboy itu mau pamer sedikit.sombong memang tapi siapa perduli,Jessy sudah gerah mendengar umpatan mengatai ia dan 3 sahabatnya orang miskin,tidak tau saja seberapa kaya mereka namun dengan bujukan Naya.mereka memilih hidup sederhana dengan tidak menonjolkan kekayaan orangtua,tidak seperti murid yang orangtuanya hidup pas pasan namun gayanya selangit.
Naya melirik jengkel pada Jessy.
__ADS_1
"pasti kau ya yang menyembunyikan seragam ku kemarin?"tuduh Naya sengit.
"hehehe...aku bosan melihat seragam kedodoran itu jadi aku buang"ungkap Jessy enteng.
"dasar"ucap Naya pasrah.
Jessy keluar terlebih dahulu menimbulkan pekikan kaget semua orang,Jessy murid tomboy menaiki sebuah mobil mewah dengan menyetirnya seorang diri,wah benar benar langka.Jessy diam saja tidak mau ambil pusing dan melangkah pasti.
namun tidak lama,terbuka lagi pintu sebelah kursi kemudi.semua murid melongo takjup begitupun ke 4 most wanted Rajawali yang masih setia bersandar manis disamping mobil mereka masing masing.
disana,dari dalam mobil BMW itu.keluar seorang gadis Cantik dengan wajah dingin bermata coklat bening,tubuh mungil dengan rambut coklat luruh jatuh bebas dibekakangnya.kulitnya amat putih halus dengan wajah putih merah merona tanpa make up alami yang sangat cantik.seragam pas body namun tidak terlalu ketat dan masih dalam batas kesopanan,kaki jenjang yang indah dengan kaus kaki panjang yang membalutnya sempurna.
gadis itu berjalan angkuh lurus kedepan,tatapan mata sorot akan kedinginan dan terlihat kosong.
namun tak ada seorang pun yang menyadari siapakah gadis manis yang terlihat dingin itu.
"wah cantik sekali"
"murid barukah?"
"wah bodynya goals banget jadi iri"
"wah bisa nyaingin si Stefani tuh"
semua mata menatap tidak berkedip,bahkan murid laki laki ada yang sampai jatuh tersandung atau bertabrakan dengan temannya yang lain sangking fokusnya menatap Naya.hingga sebuah teriakan keras membangunkan keterdiaman semua orang.
"NAYAAAA..........MY SISTER MY BEST FRIENDS.......IM COMING"teriak Daisy heboh berlari bersama angel mendekati naya dan Jessy.
"pagi Daisy,angel"senyum cerah naya terbit sambil melambai anggun kepada 2 orang sahabatnya itu.
sementara para murid terbelalak syok tidak percaya termasuk steven dan kawan kawannya.fakta ini seakan menampar semua orang yang dulu sering menghina Naya.sekolah gempar pagi itu,Quennaya si gadis cupu kini menjadi si peri cantik berwajah dingin catat itu.
Jessy merangkul angel dan Daisy merangkul Naya.
"wow,this is really my naya?"heboh Daisy terkagum.
"ini baru Naya"tambah angel bertepuk tangan heboh.
Naya hanya tersenyum lembut dan merangkul sahabat sahabatnya memasuki kelas.
"i...itu tadi benar Naya?"gagap robert .
"ku...kurasa aku sedang bermimpi"tambah beni syok.
steven mengepal emosi,entah mengapa ia benci saat murid laki laki menatap naya memuja.
"benarkah itu kau naya?hahah...kau bahkan menutupi dirimu dariku,kau bahkan tidak pernah tersenyum setulus itu padaku,sial kau mempermainkanku naya.dan bodohnya aku sampai mengagumimu seperti sekarang"batin steven miris.
robert menyerigai melihat steven bungkam.
"kau menyesal"ucap robert tepat sasaran.
"bukan urusanmu"acuh Steven berlalu pergi karna bel telah berbunyi.
tidak terasa waktu istirahat telah tiba ,semua murid kini sibuk berhamburan menuju kantin.
"wah coba lihat guys,ke 3 babu si cupu sudah pindah haluan.hei gadis jadi jadian dimana teman cupu kalian?"tanya lusi terkekeh sombong,yah.lusi dan helena teman temanya fani dan lusi kini tengah sibuk menghina Naya dan sahabat sahabatnya.
Naya mendengus jengah.
Brak.........
tiba tiba Jessy menggeprak meja emosi.
"pergi gak kalian,sebelum nih tangan bikin muka tepung kalian hancur"_geram Jessy.
lusi masa bodoh dan semakin gencar mencari gara gara.
"kurasa si cupu itu sudah ditendang dari Rajawali hahahah"tambah Helena tertawa mengejek.
DUAK.........
__ADS_1
Daisy mendorong keras bahu helena hingga gadis itu hampir saja jatuh jika lusi tidak menahan badannya.
"apa mau kalian Breng*ek"maki Daisy emosi.
semua murid menahan nafas dan tidak mau berurusan dengan genk tukang bully fani dan Jessy si gadis karate.
Naya menggeleng pelan agar Jessy dan Daisy tidak terpancing emosi.namun helena yang tidak terima atas perlakuan Daisy,hendak membalas menampar Daisy keras.
Plak.......
sayang seribu sayang,niatnya menampar Daisy tidak terlaksana,namun justru helenalah yang terkana tamparan keras Naya.
semua murid terbelalak horor melihat sudut bibir helena sobek dan mengeluarkan darah.
"dengar,jika kau masih berani mencari gara-gara dengaku atau sahabat sahabatku.aku tidak akan mengampuni kalian "tekan Naya tajam.
"sialan siapa kau,berani beraninya melawan kami?"sinis lusi berang.
"teman-teman ayo pergi,untuk apa kita mengurusi hal yang sia sia"Naya menghela nafas sejenak dan memandang sahabat sahabatnya.
"tunggu,siapa yang mengizinkan kalian pergi,oh aku tau.kau pasti babu barunya si cupu"ejek Helena menunjuk tepat di wajah Naya.
"HELENA"teriak Jessy emosi.
Bugh.........
Jessy sudah tidak lagi bisa menahan rasa gatal ingin memukul Helena,dan yah.gadis itu berhasil menedang helena hingga jatuh tersungkur.
seluruh penghuni kantin menahan nafas bahkan tak mampu berkedip sedetikpun.pertama kalinya seorang Jessy memakai keahliannya memukul murid perempuan dan itu artinya,gadis tomboy itu kini sangat marah.Jessy yang biasanya petakilan dan blak blakan serta heboh ceria ternyata seorang temperamental dan sangat mengerikan jika sudah marah.
lusi menahan nafas ketakutan melihat Helena yang terkapar lemas akibat tendangan Jessy.Daisy sudah bertepuk tangan heboh dan angel gadis itu menggeleng pasrah,kini teman tomboynya itu sudah mengamuk dan hanya Naya yang bisa membujuknya tenang.
"cukup Jessy,jangan kotori tanganmu untuk mereka ,mereka hanya sampah tidak berguna"ucap Naya dingin .
"cih.......untung kau senior,tapi awas saja jika mulut kotormu itu berani bertingkah.aku tidak akan segan lagi meronntokkan gigimu saat itu juga"jessye membuang ludah sinis dan menekan tajam .
Helena,lusi bahkan seluruh penghuni kantin sudah bergetar ketakutan melihat ekspresi buas Jessy.kedua gadis itu sudah berkeringat dingin mendengar nada ancaman dari Jessy.belum lagi sorot mata dingin naya dan ke 2 sahabatnya .
"ingat ini baik baik,aku Quennaya kalau kau lupa namaku"senyum smirk Naya membuat Helena dan lusi terbelalak syok,bagaimana mungkin mereka tidak menyadari gadis cantik itu adalah si cupu .si nerd berubah dalam semalam.
"wow itu beneran si naya"
"ih kok bisa berubah gitu"
"si fani kalah itu"
"keren banget"
"Jessy ternyata anak orang kaya,pagi tadi mereka berangkat pake BMW gila"
bisik bisik kagum dari semua murid membuat panas kuping Helena dan lusi dan mereka harus segera memberitahu fani nanti.
************
saat ini Naya sedang berjalan bersama angel menuju ruang guru.dan ditengah jalan mereka berpapasan dengan steven,pemuda itu melirik Naya intens namun naya hanya berlalu acuh layaknya orang asing.dan itu sukses membuat ego steven tersentil.
robert,beni dan seno mengeryit heran begitupun para murid lainya.apa sekarang naya benar benar mengacuhkan steven.semua orang tidak tahu bahwa sebesar apapun rasa cinta naya dulu ,kini telah berganti dengan rasa kecewa yang hampir menjelma menjadi kebencian.
"tunggu ,ada yang perlu kita bicarakan"ucap steven sambil mencengkram kuat lengan naya .
"lepas"balas naya dingin.
"kita perlu bicara nay"ucap steven sengit.
"kau tuliya,tidak dengar naya bilang lepas.wah wah wah tampan-tampan kok budeg"sinis Daisy yang datang bersama Jessy.
"diam ini bukan urusan kalian"ucap steven mulai emosi.
"apa hak mu bicara kasar pada sahabatku"balas jessy sewot.
"lepaskan tanganmu dariku,tangan kotormu tidak pantas menyentuhku dan ingat baik baik tuan muda steven,kini bagiku kau hanya sampah tidak berguna"ucap naya pedas tanpa takut sedikitpun.naya menyentak kasar tangan steven hingga terlepas dan berlalu pergi bersama teman temanya.
steven terdiam kaku,entah bagaimana hatinya sakit.dan teman temanyapun tidak bisa berbuat apa-apa,semua sudah terlambat.
__ADS_1
TBC.................