
hai all jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya guys.......
ok cekidot.........
๐๐๐Princess of darkness๐๐๐
"BRENGS*K KAU LAKI LAKI SIALAN"
Bugh.......Bugh.......
pukulan tak main main jessy terjadi begitu cepat,telak dan keras.gadis itu berlari dengan wajah dipenuhi kemarahan dan langsung menghantamkan tinjunya pada wajah tampan Steven .
"STEV......"kaget Robert,Beni juga seno saat tubuh sahabat mereka tumbang dihajar oleh gadis pentolan atlet sma rajawali.
ke 3 pemuda itu berlari hendak menolong steven yang habis terkena bogeman mentah Jessy.
Jessy berdiri penuh amarah memandang ke 4 pemuda itu dengan emosi meluap luap,nafas gadis itu memburu,rambut acak acakan serta dasi sudah tidak rapi.semula Jessy sudah akan pulang bersama angel dan Daisy karna naya tidak masuk sekolah hari ini.namun ponselnya tertinggal,tak sengaja saat melewati kelas 12 ipa 1 samar samar gadis itu mendengar pembicaraan Steven dan kawan kawannya tentang taruhan mereka pada Naya dan bagaimana rencana mereka pada awalnya hingga steven memutuskan menyerah.
#flasback on#
"ini kukembalikan taruhan kalian"ucap steven menaruh kunci mobil dan motor sport pada Robert dan beni.
"kenapa?bukankah taruhan ini tinggal besok?"heran beni.
"kau mundur?"sinis Robert.
"bagaimana rencanamu ingin memutuskan Naya saat pensi tahunan didepan seluruh murid Rajawali?apa kau batalkan?"pancing Seno.
"ya,aku sudah tidak perduli lagi.taruhan ini batal"ucap steven acuh.
"jadi benar,kalian sudah putus?"tanya robert.
"kapan?"penasaran beni menatap ke 3 sahabatnya itu.
"saat naya mengajak dia membolos,kalian tau gadis itu memutuskan steven"ucap Seno menginggat kejadian saat steven mengamuk di kediaman Rush.
"aku sudah tidak perduli lagi,gadis itu tidak ada artinya lagi bagiku"ucap steven bertolak belakang dengan isi hatinya,namun egonya terlalu tinggi untuk sekedar mengiyakan perasaannya sendiri.
tanpa mereka sadari Jessy sudah mengepalkan erat kedua telapak tangan,emosi sudah membakar akal pikiran dan tanpa berfikir lagi,gadis itu langsung berlari masuk dan memberi bogem mentah pada pria yang sudah berani menyakiti hati sahabatnya itu.
#flasback off#
Jessy mendorong ke 3 sahabat steven keras,dan tanpa banyak bicara.gadis itu mencengkram kuat kerah seragam steven dan kembali memukul perut pemuda itu hingga jatuh menghantam lantai.
Bugh......
"********"
Bugh......
"manusia sampah"
Bugh.....
"beraninya kau menyakiti sahabatku"
maki Jessy kalap,pukulan pukukannya hanya bisa ditangkis oleh Steven.
Robert langsung berlari menahan tubuh Jessy menjauhi steven.beni dan seno langsung memapah steven ,Jessy memberontak sekuat tenaga,amarahnya masih membara meluap luap tak terkendali .
"LEPASKAN AKU DASAR KALIAN SEMUA BAJING*N SAMPAH BANGS*T,LEPASKAN AKU DAN AKAN KUHABISI KALIAN"teriak Jessy geram,sungguh Robert kualahan.tenaga gadis itu sungguh membuat Robert harus mengeluarkan tenaganya habis habisan demi menahan si juara Karate sma rajawali.
"JESSY HENTIKAN ADA APA DENGANMU"teriak Daisy begitu melihat sahabatnya tengah mengamuk dan steven yang sudah cukup terlihat memar di wajahnya.kacau,pemandangan kelas 12 ipa 1 terlihat berantakan akibat ulah Jessy yang tengah mengamuk.
"KAU LEPASKAN JESSY"teriak Daisy pada Robert.
Duak........
angel tanpa aba aba menendang kaki Robert hingga Jessy terlepas ,tanpa membuang waktu Jessy kembali menerjang steven .
Bugh......
pukulan pertama dihindari steven,namun naas wajah Beni menjadi korban.tidak berhenti.
Bugh.....
dengan geram Jessy kembali menghajar Steven,namun sayang kali ini Seno yang harus merelakan perutnya terkena tendangan Jessy.
"KYAAAA......JESSY STOP IT"teriak angel panik.
"sial,ini semua karnamu Daisy "geram robert menatap jengkel pada Daisy.gadis itu masa bodo dan lebih memilih memperhatikan Jessy,kenapa sahabatnya itu bisa sampai lost control seperti ini.
"JESSY CUKUP,ADA APA DENGAMU?"teriak Daisy kesal,kini ia sudah menahan tubuh Jessy .
__ADS_1
"APA MASALAHMU GADIS GILA"maki steven geram.
"LEPAS DAISY,BIAR KUREMUKKAN WAJAH SOK NYA ITU"teriak Jessy menggeram marah.
"Jessy katakan ada apa?"ucap angel mencoba tenang.
"APA KALIAN TAU,SELAMA INI MEREKA 4 SAMPAH INI SUDAH MEMBUAT NAYA MENJADI BAHAN TARUHAN"geram Jessy.
Daisy dan angel terbelalak kaget,syok,marah semua menjadi satu.bodoh sekali rasanya mereka sebagai sahabat tidak mengetahui derita sahabat mereka sendiri.
"kau benar Jessy,berikan mereka pelajaran.pukul saja hingga mereka tidak bisa berjalan"ucap Daisy dengan sorot mata tajam.
Duak........
"hiks....tega sekali kalian pada naya kami hiks....kalian menjijikkan,kalian fikir karna kalian most wanted di sini hiks....kalian bisa seenaknya mempermainkan perasaan orang lain"ucap angel sesunggukan menahan tangis sambil memukul beni yang berada di dekat nya.
Duak......
"kalian bajing*n"
Duak....
"kalian sekumpulan sampah"
Duak.....
"mati saja sana"
kali ini Daisy ikut ikutan memukul seno dengan luapan emosi .
"sudah hentikan,mau kalian memukul kami seperti apa,semua sudah terjadi"ucap seno menahan tangan Daisy.
sementara itu Robert sibuk menahan tubuh Jessy agar tidak kembali mengamuk.
"JESSY STOP"
"NAYA"teriak Daisy,angel danjessy bersamaan .
"naya wajahmu kenapa?siapa yang melakukan ini?"tanya steven panik melihat lebam biru dipipi naya.tanpa sadar ia merangkap wajah naya dengan tangan besarnya.
"BAJING*N MENJAUH KAU DARI SAHABATKU"geram Daisy.
"lepas,jangan berpura pura lagi.aku sudah muak padamu"ucap Naya menghempas kasar tangan steven darinya.Dan menghampiri Jessy sahabat ya.
"cih...kau tunggu saja ,aku tidak akan membiarkan mu mendekati sahabatku lagi"desis Daisy memandang benci pada steven dan kawan kawannya.
"ayo kita pergi,jangan membuang buang waktu lagi disini kalau tidak, aku tidak janji bisa melepaskannya atau dia akan berakhir dirumah sakit"sinis Jessy .
"ayo nay kita kerumahku,aku akan obati wajahmu"ucap angel sendu.
untuk pertama kkalinya,dalam hidup ke 4 pemuda kaya itu merasakan penyesalan yang amat dalam,terlebih steven.ingin rasanya ia merangkul dan memeluk tubuh rapuh Naya.tapi ia sadar,dia bukan lagi siapa siapa dalam hidup naya.
**************
"Math,semua sudah siap.surat keputusan hak asuh sudah legal,kita bisa menjemput adik angkatmu kapan saja"terang Aiden begitu masuk ke ruang kerja Mathew.
pria tampan itu tersenyum tipis
"siapkan pesawat pribadiku.begitu ulang tahun ke 16 adikku,kita jemput dia pulang"perintah Mathew antusias.
"ok"jawab Aiden ikut senang.
"sebentar lagi sayang,kakak akan jemput kamu.kau tidak perlu lagi berada di neraka sialan itu"gumam Mathew emosi.
****************
malam ini nampak suasana kediaman Alexander tengah ramai demi menyambut pesta ulang tahun ke 18 Stefani.
Plak.........
suara tamparan yang begitu keras terdengar menggema diseluruh taman belakang rumah mewah Alexander.
semua aktifitas terhenti seketika,semua tamu undangan yang tadinya ramai berbincang dengan gelak tawa yang tiada henti langsung senyap seketika.
bahkan semua keluarga rekan bisnis William yang hadir memandang penuh tanya pada seorang gadis yang baru saja terkena tamparan tak main main william.
disana nampak keluarga Holland,Atmaja,Dwikarta,Rush,Albert,Sanjaya,Pradipta dan semua kenalan Alexander menahan nafas melihat kemarahan william dan tangisan Stefani.ada apa ?.
"APA YANG KAMU LAKUKAN QUENNAYA,APA SALAH STEFANI SAMPAI KAU TEGA MENDORONGNYA HINGGA JATUH KE KOLAM HAH?"murka william setelah melihat putri tirinya itu terjatuh di kolam renang saat hanya ada Naya disana.
Naya yang belum memahami situasi yang terjadi hanya bisa mematung dan menyentuh pipinya yang kembali terkena tamparan william.
__ADS_1
"hiks....papa sudah Fani gak apa apa kok,Naya pasti tidak sengaja mendorong Fani"ucap Stefani dengan suara yang dilemas lemaskan.gadis licik itu melirik kearah Naya yang hanya diam setelah william menamparnya.
"rasakan kau naya haha"batin Fani senang.
"kau tidak apa apa fani,mana yang sakit kasih tau papa?"tanya william setelah membantu fani berdiri,monika datang memvawa handuk tebal untuk dipakaikan pada putri liciknya itu.
"ia papa,fani baik baik aja kok"jawab fani dengan senyum palsu nya.
"JIKA KAMU TIDAK SUKA PADA KAKAK TIRIMU,JANGAN KAMU MAIN KASAR DAN MENYAKITINYA.KAU TIDAK LIHAT GARA GARA KAMU TUBUH FANI BASAH KUYUP BEGINI.HARI INI ULANG TAHUNNYA DAN KAMU MENGACAUKAN SEMUANYA.DASAR ANAK KURANG AJAR"maki william kalap.
"memang apa yang sudah Naya lakukan pah?"akhirnya Naya membuka suara setelah terdiam cukup lama.dengan suara bergetar ia memandang nanar pada wajah ayahnya.
"KAMU MENDORONGNYA,BAHKAN KAMU MASIH BERTANYA PADAKU.APA SEBEGITU BENCINYA KAU PADA FANI SAMPAI PERBUATAN JAHATPUN KAU TIDAK SADAR HAH?"geram william.
"apa papa melihatku mendorong dia jatuh?"tanya Naya tanpa sudi memandang wajah william,gadis itu menunduk dengan tangan terkepal menahan air mata.
"sudah jelas hanya ada kamu disamping fani saat itu,apa sebegitu susahnya mengakui kesalahanmu dan meminta maaf"suara william melemah lelah berteriak sejak tadi.pria itu berusaha meredam emosinya.
"PAPA MELIHATKU MENYENTUH DAN MENDORONGNYA TIDAK!!!"teriak Naya tiba tiba,kali ini manik matanya menatap sang ayah tajam.nafasnya memburu akibat menahan luapan amarah.dia tidak pernah mendorong Stefani,namun saat dia berjalan mendekat.entah mengapa fani tiba tiba menjatuhkan dirinya sendiri ke arah kolam.
william tersentak,pria itu dapat melihat sudut bibir Naya berdarah.dengan sedikit penyesalan ia berjalan hendak menghampiri putrinya itu.
"Naya,bibirmu berdarah maafkan pa-"ucapannya terhenti saat melihat kebencian dimata bening milik putrinya itu.
"cih...."Naya membuang ludah yang terdapat darah dan mengusap sudut bibirnya kasar.sungguh perasaan bersalah menghantam william,karna panik ia tida bisa berfikir jernih.
"tanyakan pada putri kesayanganmu,apa aku yang mendorongnya atau tidak?"ucap Naya tajam melirik Fani dingin.
"ku...kurasa naya tadi tidak sengaja mendorongku"tiba tiba Fani merasa gugup melihat sorot dingin Naya.
"jadi maksudmu,aku yang mendorongmu kakak?"tanya naya menekan kata kakak.
Fani gelagapan dan sedikit panik.
"tentu sa..saja,saat aku ingin mengajakmu memotong kue bersama.kau tiba tiba marah dan mendorongku "jawab fani mengada ada,untung saja tadi tidak ada siapapun yang melihat aksinya.
"SUDAH CUKUP,FANI MENGAJAKMU MEMOTONG KUE BERSAMA DAN KAU MALAH MENDORONGNYA DIMANA HATIMU ITU HAH?"sudah cukup,perasaan sesalnya hilang dan kini hanya ada kemarahan dimata william untuk naya.
"papa percaya dengan ucapan ya?"tanya naya miris.
"jelas papa percaya pada putri papa"jawab william tegas.
"baiklah,mau saya menyangkal juga percuma,kau tidak akan percaya padaku .dan asal anda tahu,saya tidak akan meminta maaf lagi atas perbuatan yang tidak saya lakukan"ucap saya dingin dengan bahasa formalnya,semua orang terdiam menatap kasihan pada putri kandung william itu.andai ada yang melihat kejadian itu tentu mereka bisa menolong gadis manis nan rapuh itu.
Naya memutar badanya menatap teman temanya yang diundang oleh william.
"maaf atas kekacauan ini,dan terima kasih sudah menyaksikan drama murahan seperti ini.asal kalian semua tahu,saya juga putri dari tuan William Alexander,namun seumur hidup setelah ibu saya tiada.tidak pernah sekalipun tuan william yang terhormat setidaknya mengingat ulang tahun saya.tapi bukan masalah selama keluarga Alexander bahagia"terang naya tersenyum pedih.
william menatap punggung naya yang sudah menjauh,baru ia sadari sejak umur 5 tahun sampai sekarang memang tidak ada satupun pesta untuk putrinya itu,seketika hatinya berdenyut sakit.
"teganya kau pada putimu sendiri william"ucap Tuan Albert.
"orang tua macam apa kau ini,berfikirlah sebelum bertindak will"tambah tuan sanjaya tak habis fikir.
"kenapa paman memperlakukan Naya seperti itu"tanya jason geram.
"sudah kita pulang saja,tak ada gunanya berlama lama disini"geram nyonya sandra ibu dari steven.
sedari jauh,steven dan kawan kawannya menyaksikan semua itu dengan sorot mata yang tak dapat diartikan.
"kalau bukan karna Naya,kami sekeluarga tidak akan datang kemari"ucap Nyonya dwikarta prihatin.
kini pesta ulang tahun Stefani bahkan batal sebelum dimulai,meski geram.monika dan fani cukup puas melihat william melayangkan tanganya kepada naya.William masuk ke dalam rumah dengan perasaan kacau tak perduli lagi ulang tahun Stefani.
"apa mama dan kak Stefani puas?"sinis Lukas berlalu pergi menyusul ayahnya.
"puas banget hahhaha"tawa culas monika dan Stefani.
************
"hiks......hiks....hiks...aku ingin pergi dari sini mama,dia....dia menamparku didepan banyak orang karna kesalahan yang tidak pernah kulakukan"Naya menangis menumpahkan segala emosinya dibalik pintu kamar dengan kesunyian dan kegelapan.
"hiks....hiks...akan kuselesaikan sekolahku dan aku akan tinggalkan tempat terkutuk ini hiks....."gumam Naya setelah itu semua gelap....Naya tertidur dalam linangan air mata kekecewaan.
***********
ting tong..............
suara bel pintu terdengar berbunyi di pagi hari,william yang baru turun langsung membuka pintu.seorang pria tampan berdiri dengan senyum aneh diwajahnya.
"ia anda mencari siapa?"tanya william heran.
"saya Aiden"
__ADS_1
TBC..........